Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal Akan Memperoleh Buah Sempurna

Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Nah, kali ini kita akan menjelaskan mengenai Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut dengan seksama.

Pengertian Kelapa Hibrida

Definisi Kelapa Hibrida

Kelapa Hibrida merupakan tanaman buah hasil persilangan antara “kelapa dalam” dan “kelapa genjah” yang menghasilkan varietas unggul baru karena memiliki dua keunggulan dibandingkan dua jenis kelapa yang berbeda.

Kelapa hibrida ini umumnya mulai berbuah saat pohon berumur 5-7 tahun. Keunggulan lain dari jenis hibrida ini adalah dapat ditanam di halaman depan atau di pekarangan rumah, karena tinggi dan ukuran pohon ini cukup pendek dibandingkan jenis pada umumnya.

Sabut kelapa juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan lho. Apa saja sih kerajinan dari sabut kelapa itu? contoh kerjinan sabut kelapa adalah keset, pot bunga, tali sabut kelapa dan masih banyak lagi.

Keunggulan Kelapa Hibrida

  • Tanaman buah varietas ini berbuah jauh lebih cepat, hanya butuh 5-7 tahun bagi kita untuk memanen buahnya.
  • Kelapa hibrida sangat produktif karena rata-rata menghasilkan 140 biji per pohon per tahun
  • Buah kelapa hibrida rata-rata dapat menghasilkan kopra 6-7 ton / hektar per tahun pada saat tanaman berumur 10 tahun.
  • Daging kelapa hibrida tebal, cukup keras, minyak tinggi, dan tebal daging sekitar 1,5 cm.
  • Karangan atau tandan buah sangat produktif, dari 12 tandan dapat mengandung 10-20 butir buah.

Setelah kita mengetahui seberapa produktif jenis ini, maka tidak ada salahnya mencoba menanam pohon ini sebagai investasi jangka menengah. Jika kita memiliki cukup lahan dan modal kecil, keuntungan akan berlipat ganda dalam 5-7 tahun.

Budidaya Kelapa Hibrida

Sebelum memutuskan apakah akan membeli atau menanam jenis ini agar tidak menyesal, sebaiknya terlebih dahulu kita pastikan apakah tanah atau lingkungan tempat kita akan menggunakannya memenuhi syarat pertumbuhan pohon untuk mengetahuinya

  • Kelapa hibrida dapat ditemukan di daerah antara 0 dan 450 meter di atas permukaan laut dan tumbuh secara optimal
  • Tanaman ini menyukai curah hujan antara 1300-2300 mm / tahun
  • Dianjurkan untuk menanam tanaman ini di area yang suhunya antara 20 ° C hingga 27 ° C.
  • Kekeringan yang cukup lama dapat menurunkan produksi hingga 50%. Jika terlalu lembab dapat menyebabkan jamur menyerang pohon.
  • Tanah yang direkomendasikan untuk penanaman varietas ini adalah tanah vulkanik, berpasir, berbatu, liat, dan aluvial dengan pH tanah sekitar 5 hingga 8.
  • Pastikan negara yang kita pilih terpapar sinar matahari minimal 4 jam sehari

Cara Menanam Kelapa Hibrida

Cara Menanam Kelapa Hibrida

1. Pemilihan Bibit Kelapa Hibrida Berkualitas Tinggi

Sekarang setelah kita mengetahui persyaratan untuk menanam kelapa hibrida, langkah selanjutnya adalah memilih benih hibrida yang akan kita tanam. Hanya benih berkualitas tinggi dan unggul yang menghasilkan buah lebih cepat dan mencapai hasil maksimal.

Untuk mengidentifikasi benih kualitas terbaik dan tertinggi serta karakteristiknya:

  • Pastikan benih berasal dari induk yang berumur antara 20 sampai 40 tahun.
  • Bibit yang baik adalah yang memiliki batang kuat dan lurus.
  • Benih bebas hama dan penyakit
  • Pastikan benih hibrida berasal dari indukan dengan produktivitas tinggi.
  • Kelapa yang dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai benih adalah buah yang berumur sekitar 12 bulan.
  • Bibit yang dipilih memiliki buah yang bulat agak lonjong dengan panjang 22-25 cm dan lebar 17-22 cm.
  • Bibit induk memiliki kulit buah yang licin dan agak licin berwarna coklat.
  • Buahnya mengandung air yang cukup banyak. Jika kami menggoyangnya, kamu akan mendengar suaranya.

2. Proses Menyiapkan Lahan Untuk Ditanami

Setelah mendapat bibit unggul, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan tanam atau taman yang sudah kita pilih. Proses persiapan ini sebaiknya dilakukan minimal sebulan sebelum bibit dipindahkan ke areal tanam.

Berikut langkah-langkah persiapan lahan tanam:

  • Pertama, bersihkan area tanam dari bahan dan tanaman yang mengganggu seperti gulma, rumput, batu, sampah plastik, sampah anorganik, dll.
  • Setelah itu kita longgarkan tanah dengan cangkul, jika tanah yang dipilih ternyata memiliki keasaman tinggi, barulah kita bisa membuat kapur.
  • Kemudian buatlah lubang berukuran sekitar 70cmx70cmx70cm
  • Lalu pastikan jarak antar lubang tanam kurang lebih 8 m per lubang. Setelah lubang siap, masukkan 300 gram pupuk TSP di setiap lubang.
  • Biarkan lubang tanam setidaknya selama sebulan.

3. Proses Penanaman Bibit Pohon

Setelah satu bulan kita meninggalkan lubang tanam, maka langkah selanjutnya adalah proses penanaman. Agar lebih jelas, ikuti langkah-langkah penanaman berikut:

  • Buka polybag benih kelapa hibrida secara perlahan dan hati-hati agar tidak merusak akarnya.
  • Selanjutnya taruh bibit pada lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya, pastikan kita taruh tepat di tengah lubang dan jangan miringkan agar pertumbuhan pohon kelapa lurus.
  • Tutupi lubang dengan tanah yang sudah dicampur pupuk organik atau pupuk kandang
  • Terakhir bilas dengan air.

Biasanya kami membutuhkan sekitar 160 bibit pohon untuk 1 hektar areal tanam dan biasanya tersisa 17 bibit untuk penyulaman.

4. Proses Perawatan Pohon Kelapa Hibrida

Proses perawatan dianggap sebagai proses yang paling penting karena membutuhkan komitmen dan kesabaran agar kami dapat mencapai hasil yang memuaskan.

5. Menjahit

Biasanya ada benih hibrida yang tidak bisa beradaptasi kemudian mati atau tumbuh kurang sempurna, sehingga menyulam benih tersebut dengan benih cadangan baru.

6. Penyiangan

Rerumputan dan gulma selalu tumbuh di lahan sekitar lahan budidaya. Jadi periksa dan lakukan penyiangan secara rutin, minimal sebulan sekali.

7. Irigasi

Seperti yang sudah kita ketahui, jika lahan kering terlalu panjang dapat menurunkan produksi buah hingga hampir 50%. Oleh karena itu, sirami setiap 2-3 hari sekali yaitu pada sore hari.

8. Proses Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman kelapa hibrida berumur satu bulan setelah tanam, biasanya dengan pupuk urea. Dosisnya 100 g per pohon.

Pemupukan bisa kita lakukan dengan cara menebarkannya 6 inchi dari pangkal batang pohon. Kami memupuk dua kali setahun, biasanya di akhir musim hujan di bulan Mei dan di awal musim hujan di bulan Oktober.

Selain itu, bagian bagian dari pohon kelapa memiliki manfaat masing masing. Contohnya bagian sabut kelapa, dapat digunakan atau dimanfaatkan untuk membuat keset, pot bunga, tali sabut kelapa dan sebagainya.

Nah, yang paling penting adalah sabut kelapa juga dapat kita manfaatkan untuk membuat sebuah cocomesh sabut kelapa. Yang dimana Manfaat cocomesh sabut kelapa ini sangat besar, yaitu dapat mengurangi terjadinya erosi di tebing.

Demikian Penjelasan mengenai Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal yaitu 8 meter. Semoga Bermanfaat, sekian dan terimakasih.