Cara Menanam Pohon Kelapa Agar Memperoleh Bibit Unggul

Cara Menanam Pohon Kelapa

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Jadi, kali ini apa yang akan kita bahas? Nah, kita akan membahas bagaimana Cara Menanam Pohon Kelapa Yang benar, karena setiap tanaman memiliki cara tanam tersendiri. Yuk simak baik baik penjelasannya.

Definisi Pohon Kelapa

Definisi Pohon Kelapa

Pohon kelapa adalah tanaman asli yang berasal dari daerah tropis. Tanaman ini hampir selalu ditemukan di daerah sepanjang garis katulistiwa. Pohon kelapa tidak hanya tumbuh secara liar, tetapi juga tumbuh subur melalui budidaya.

Maka tak heran jika buah kelapa juga banyak ditemukan di seluruh Indonesia, mulai dari daerah pantai yang datar hingga daerah pegunungan yang tinggi.

Sekarang di daerah padat penduduk seperti Jawa dan Bali. Pada umumnya pohon kelapa banyak ditanam di lahan kering atau di lahan pertanian. Di daerah dengan kepadatan penduduk yang lebih rendah, seperti Daerah transmigrasi, pohon-pohon ini lebih banyak ditanam di daerah terbuka dan lebih luas dengan pola monokultur.

Ciri Ciri Pohon Kelapa

Tumbuhan yang biasanya beradaptasi dengan baik di daerah berpasir seperti pantai memiliki ciri umum yang mudah dikenali, antara lain:

  • Pohonnya terdiri dari batang tunggal, berakar berbentuk ijuk dengan struktur tebal dan berkayu, yang disatukan menjadi punuk.
  • Batang pohonnya beruas-ruas dan bila pohon sudah tua ruasnya mengecil, batang kelapa merupakan jenis kayu yang cukup kuat namun sayangnya belum cukup baik untuk dijadikan bangunan.
  • Daun kelapa berbentuk satu daun dengan tulangan menyirip.
  • Daun kelapa merupakan daun tunggal dengan pertalian menyirip.
  • Bunganya majemuk dan berjajar dilindungi oleh bractea. Bunganya terdiri dari bunga jantan dan betina. Bunga betina berada di pangkal karangan bunga, sedangkan bunga jantan jauh dari pangkal.
  • Buah kelapa umumnya berukuran besar dan diameternya sekitar 10 sampai 20 cm atau bahkan lebih. Warna buah kelapa tergantung pada jenis pohonnya (bisa kuning atau hijau), dengan buah yang sudah tua berubah warna menjadi coklat.

Cara Menanam Pohon Kelapa

Cara Menanam Pohon Kelapa

1. Pilih Benih

Bibit yang digunakan berasal dari tanaman induk yang usianya sudah mencapai 20 hingga 40 tahun. Laju produksi buah 80-120 lembar / pohon / tahun atau diperkirakan sekitar 25 kg / pohon / tahun batang lurus dan kuat dengan daun bersih dan tanaman bebas hama dan penyakit. Untuk memilih bibit, Anda bisa memilih tanaman berumur 12 bulan.

Carilah buah kelapa dengan 4/5 batok kelapa yang berwarna coklat, bulat, agak lonjong, halus dan halus, memiliki panjang buah sekitar 22-25 cm dan lebar buah sekitar 17-22 cm.

2. Siapkan Benih

Setelah memilih bibit, bibit sebaiknya dirawat sekitar 1 bulan di tempat yang segar, tidak bocor, kering dan terhindar dari sinar matahari langsung dengan suhu yang tepat untuk tempat sekitar 25-27 derajat Celcius.

3. Penaburan Dengan Polybag

  • Potong biji kelapa sekitar 2 inci (5 cm), dengan ijuk menghadap ke sisi terlebar dengan pisau di sisi pegangan. Pemberian luka tidak dilakukan dua kali.
  • Tanam benih hingga kedalaman sekitar 2/3 dari sisi potongan ke atas dan mikrotil ke timur.
  • Posisi tanam menghasilkan posisi segitiga melintang.
    Dalam satu meter persegi itu diisi sekitar 30-35 biji.
    Posisi tanam menghasilkan posisi segitiga melintang. Dalam satu meter persegi terisi sekitar 30-35 biji.
  • Penanaman dalam polybag membutuhkan waktu sekitar 6-12 bulan dan sekitar 6 helai daun dengan tinggi batang sekitar 90-100 cm.

4. Pemindahan Bibit

Perhatikan cara menanam pohon kelapa berikut pada pembibitan: Pemindahan harus dilakukan pada musim hujan.

Bibit polybag perlu dipindahkan saat tanaman mencapai umur 9-12 bulan. Akar yang muncul di luar polybag harus dipangkas dua hingga tiga hari sebelumnya.

5. Media Tanam

Karena tanaman kelapa dapat tumbuh di berbagai media pertumbuhan seperti laterit, pasir, tanah berbatu, dan tanah aluvial. Agar kelapa yang ditanam memiliki produktivitas terbaik, maka kelapa harus ditanam di lahan aluvial.

Kelapa membutuhkan lahan dengan airtanah yang tersedia untuk pertumbuhannya. Selain itu, airtanah yang diperoleh harus memiliki ketersediaan yang sama dengan air yang terdapat pada hujan pada bulan pertama.

Lahan tempat penanaman kelapa merupakan lahan datar. Jika memiliki kemiringan (sekitar 3-50%), sebaiknya teras tidak mengikis tanah dan juga menjaga kesuburan tanah.

6. Pengolahan Media Tanam

  • Pengapuran bila tanah sangat asam. Lakukan ini hingga pH tanah mencapai 6-8.
  • Berikan pupuk dengan 300 gram pupuk TSP untuk setiap lubang yang akan ditanam.

7. Teknologi Atau Teknik Penanaman

  • Lakukan cara tanam dengan metode tanam segitiga dari lahan yang digunakan, sedapat mungkin menjemur tanaman.
  • Tanam tanaman dengan jarak 9 x 9 x 9 meter.
  • Sebelum memasuki 1 – 2 bulan sebelum tanam, buat lubang tanam untuk menghilangkan keasaman tanah.
  • Ukuran yang digunakan mulai dari 60 x 60 x 60 cm sampai dengan 100 x 100 x 100 cm. Kemudian waktu tanam pada bulan berikutnya, saat curah hujan sebelumnya mencapai 200 mm.

8. Metode Penanaman

Bagian atas tanah dicampur dengan pupuk fosfat dengan dosis 300 gram per lubang, kemudian benih dimasukkan ke dalam lubang tanam. Letakkan di polybag bagian bawah lubang tanam dan potong sampai ujung.

9. Penyiangan

Penyiangan tanaman kelapa dilakukan dengan lebar 1 meter pada tahun pertama, 1,5 meter pada tahun kedua dan 2 meter pada tahun ketiga.

Yang perlu dilakukan adalah menggunakan parang yang menghadap ke dalam untuk memotong parasit dan hama tanaman hingga batas permukaan tanah. Penyiangan dilakukan selama 4 minggu pada musim hujan dan 6 minggu – 2 bulan pada musim kemarau.

10. Penjarangan Dan Penyulaman

Penjarangan dan penyulaman adalah pengganti tanaman yang tumbuh cacat. Jika tanaman menunjukkan pertumbuhan yang tidak normal, sebaiknya gantilah tanaman dengan biji lain.

11. Perampalan

Penjarahan adalah membuang daun yang sudah menjadi coklat karena sudah kering. Panjatlah tanaman kelapa, lalu buang daun-daunnya yang mati.

12. Pemupukan

Pemupukan terjadi ketika tanah yang ditanam kekurangan unsur hara bagi tanaman. Biasanya 100 g pupuk urea digunakan untuk bulan pertama, dioleskan 15 cm dari pangkal batang tanaman kelapa.

Pemupukan berikutnya dilakukan setahun dua kali yaitu saat musim hujan berakhir sekitar bulan April atau Mei dan saat musim hujan dimulai yaitu bulan Oktober atau November.

13. Teknik Perawatan

Siram saat Anda memasuki bulan kemarau dan jarang turun hujan. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya gunakan sprinkler.

Oh ya temen temen sabut kelapa dapat dibuat menjadi sebuah kerajinan, contohnya tali sabut kelapa dan pembuatan cocomesh sabut kelapa . Nah tali sabut kelapa dapat dibuat secara manual atau bisa menggunakan mesin pemintal tali sabut kelapa.

Selain itu, macam macam tali juga bukan hanya tali sabut kelapa, melainkan ada tali tambang, tali rafia, tali webbing, tali prusik, dan tali yang terbuat dari serat tumbuhan dan hewani. Dan cara membuat tali juga berbeda beda.

Dan cara membuat cocomesh juga tidak terlalu sulit asal kita mau mencobanya. Manfaat cocomesh sangat berpengaruh pada kehidupan manusia lho, karena dapat mengurangi erosi ditebing.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana Cara Menanam Pohon Kelapa yang benar dan dapat menghasilkan kelapa yang bagus. Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih.