Cara Merawat Pohon Kelapa Agar Tumbuh Dengan Sehat

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Nah kali ini kita akan menjelaskan mengenai bagaimana sih Cara Merawat Pohon Kelapa yang baik dan benar. Untuk lebih jelasnya, Yuk simak penjelasan dibawah dengan seksama.

Definisi Kelapa

Definisi Kelapa

Cocos nucifera, atau lebih dikenal dengan kelapa, adalah satu-satunya anggota keluarga kelapa. Selain itu, karena hampir seluruh Indonesia berada di pesisir pantai, maka kelapa ini lebih mudah kita dapatkan, dan tanaman ini merupakan tanaman yang paling banyak dimanfaatkan baik secara ekonomi maupun dalam kehidupan sosial masyarakat pesisir tersebut.

Sebagai contoh, budidaya kelapa merupakan salah satu contoh usaha yang dapat menghasilkan uang yang relatif besar karena kebutuhan makan selalu membutuhkan kelapa, terutama es krim.

Tips Menanam Pohon Kelapa

Tips Menanam Pohon Kelapa

1. Kondisi Tumbuh Tanaman Kelapa Berdasarkan Iklim.

Tanaman kelapa merupakan tanaman yang tumbuh sempurna pada daerah dengan curah hujan antara 1300 – 2300 mm / tahun dan bahkan dapat bertahan hidup hingga 3800 mm atau lebih dengan drainase yang sangat baik.

Karena fotosintesis diperlukan, dibutuhkan setidaknya 120 jam / bulan untuk jumlah waktu minimum untuk terkena sinar matahari.
Tanaman ini tumbuh pada suhu sekitar 20-27 derajat Celcius. Karena tanaman ini sangat sensitif terhadap suhu dingin (sekitar 15 derajat Celcius), perubahan psikologis terjadi pada tanaman kelapa.

Kelembaban yang dibutuhkan tanaman kelapa per bulan rata-rata 70 – 80%. Kelembaban minimum yang dibutuhkan sekitar 65%. Jika lebih tinggi dari 80%, tanaman lebih rentan terserang penyakit dan hama dari biasanya.

2. Persyaratan Menanam Kelapa Berdasarkan Ketinggian Tempat Penanaman

Pertumbuhan maksimal tanaman kelapa ini antara 0 sampai 450 m dpl. Ketika tanaman kelapa ditanam di dataran tinggi dan tengah (sekitar 450-1000m dpl), waktu pemupukannya lebih lambat pada umumnya dan rendah minyak.

Jenis Varietas Kelapa Untuk Ditanam

1. Varietas Tanaman Kelapa Tipe Dalam

Pada penyerbukan silang yang dilakukan tanaman kelapa. Hal tersebut memberikan  variasi yang baik antara pohon atau individu dengan populasi tinggi yang mekar dalam waktu 3 hingga 7 tahun sejak penanaman, batang kayu yang berbonggol dengan kualitas yang relatif baik, dan kelopak besar pada batang. Pada spesies ini, kelapa yang tumbuh paling banyak adalah kelapa merah

2. Varietas Tanaman Kelapa Tipe Genjah

3. Varietas Tanaman Kelapa Tipe Hibrida

Jenis ini merupakan gabungan dari dua jenis kelapa, kelapa dalam dan awal. Untuk mencapai sifat tanaman yang lebih baik dari biasanya. Kemudian tanahnya berpasir, memiliki abu gunung dan liat dengan pH sekitar 5,2 – 8.

Cara Merawat Pohon Kelapa

Untuk meningkatkan produksi kelapa bisa diberikan pemupukan dengan pupuk organik MOSA GOLD.

  • Campurkan MOSA GOLD 500gr + NPK 25kg/secukupnya untuk memupuk sekitar 25 tanaman.
  • Tiap tanaman ditabur merata dibawah tajuk dan dengan campuran MOSA GOLD tersebut.
  • Pemupukan dilakukan 2 kali setahun, di awal musim kemarau dan awal musim hujan

Manfaat Pohon Kelapa

Manfaat Pohon Kelapa Dari Akarnya

1. Sebagai Bahan Medis

Akar pohon kelapa sebenarnya dapat digunakan untuk pengobatan seperti penurun demam dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Filter akar kelapa yang dimasak dapat menyembuhkan sejumlah gangguan pencernaan seperti diare, disentri, dan lainnya.

2. Untuk Bahan Bangunan

Akar kelapa yang kuat dapat digunakan untuk menopang bangunan atau material konstruksi.

3. Mencegah Bencana Banjir

Pohon kelapa dapat menampung banyak air dan mencegah banjir.

4. Bahan Kerajinan

Kelebihan pohon kelapa dari akarnya adalah bagian ini dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan seperti kalung dan gelang.

5. Mengganti Material Kayu

Furnitur rumah tangga, komponen rumah, palang lantai dan lain-lain dapat dibuat dari batang pohon kelapa.

6. Untuk bahan kerajinan

Kelebihan pohon kelapa dari batang ini adalah dapat digunakan untuk mainan anak-anak, berbagai jenis oleh-oleh, dan berbagai keperluan rumah tangga.

7. Bahan pembuatan kertas

Batang pohon kelapa juga bisa digunakan untuk membuat kertas, mirip seperti kayu dari pohon lain.

8. Bahan pembuatan arang dan jangkrik

Mereka sering memanggang makanan, biasanya arang bisa dibuat dari batok kelapa atau batang pohon kelapa.

Selain itu batang pohon kelapa ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat jangkrik yang memiliki banyak keunggulan.

Manfaat Pohon Kelapa Dari Daunnya

9. Bahan ketupat

Ketupat dibuat dari daun kelapa muda yang memiliki tradisi panjang. Ketupat merupakan sajian utama saat perayaan Idul Fitri dan Idul Adha.

10. Bahan atap

Daun kelapa juga digunakan untuk atap rumah, daun setengah kering dianyam dan digunakan sebagai atap.

11. Sebagai dekorasi pernikahan

Jika anda belum mengenal daun kelapa kuning untuk acara pernikahan, maka daun kelapa muda melambangkan hajatan pernikahan.

12. Untuk pakan ternak

Daun kelapa muda beserta kelopaknya dapat digunakan sebagai alternatif pakan ternak seperti sapi dan kerbau.

13. Bahan kerajinan

Manfaat pohon kelapa dari daunnya digunakan sebagai bahan artisanal seperti keset, sapu, keranjang, kepang, dan lain-lain.

Manfaat Kelapa Dari Buah-Buahannya

Buah kelapa ini terdiri dari beberapa bagian seperti batok, kelapa, air kelapa, dan daging kelapa.

14. Air kelapa untuk kesehatan tubuh

Manfaat pohon kelapa yang terbuat dari air kelapa bukan hanya sekedar minum dan melepas dahaga. Air kelapa baik untuk ibu hamil, penderita diabetes, daya tahan tubuh, dan lainnya.

15. Daging kelapa untuk makanan

Kandungan buah kelapa ini sebenarnya digunakan untuk meracik es krim buah dan berbagai jenis minuman lainnya.

16. Isi buah kelapa untuk minyak kelapa

Daging kelapa ini dapat dimanfaatkan untuk membuat minyak kelapa yang memiliki banyak khasiat terutama untuk kesehatan.

17. Buah kelapa untuk pembuatan santan

Santan merupakan salah satu bahan masakan terpenting di Indonesia yang terbuat dari daging kelapa.

18. Batok kelapa sebagai arang

Salah satu arang terbaik untuk memasak makanan berasal dari batok kelapa yang dikeringkan.

19. Batok kelapa untuk bahan kerajinan

Ternyata batok kelapa juga bisa dimanfaatkan untuk kerajinan tangan seperti sekop, sendok besar, dan lain-lain.

20. sabut kelapa untuk bahan kerajinan

Kelapa Kelapa bisa digunakan untuk bahan kerajinan seperti karpet, boneka, tikar, tali, cocomesh sabut kelapa dan lain-lain.

Tapi perlu kita ketahui bahwa kerajinan bukan hanya terbuat dari sebut kelapa. Ada kerajinan dari tali rafia, dari sedotan, plastik bekas, dan masih banyak lagi.

21. Sabut kelapa sebagai alat pembersih

Bahan ini juga bisa digunakan untuk membersihkan peralatan dapur pada lantai yang kotor.

22. Sabut kelapa untuk digunakan sebagai media tanam

Manfaat Pohon Kelapa yang terbuat dari Kelapa adalah media tanam yang juga dikenal sebagai kelapa.

Manfaat Pohon Kelapa Dari Bunganya

23. Bunga kelapa untuk cuka dan alkohol

Bunga kelapa dapat digunakan sebagai bahan pembuatan cuka dan alkohol, yang diperoleh dengan cara memfermentasi sari bunga.

24. Bunga kelapa untuk bahan artisanal

Selain untuk membuat cuka dan alkohol, bunga kelapa juga bisa digunakan untuk bahan artisanal seperti topi dan tas.

25. Bunga kelapa untuk obat

Selain itu, bunga kelapa juga dapat dimanfaatkan untuk bahan pengobatan tradisional dan memulihkan tenaga.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana Cara Merawat Pohon Kelapa yang baik dan benar. Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah Sempurna

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Jadi, kali ini kita akan membahas bagaimana Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah. Yuk simak penjelasannya dengan seksama.

Definisi Kelapa

Definisi Kelapa

Cocos Nucifera, atau lebih dikenal dengan kelapa, merupakan satu-satunya anggota keluarga Cocos. Selain itu, karena sebagian besar wilayah Indonesia berada di pesisir pantai, maka lebih mudah kita mendapatkan kelapa, dan tanaman ini merupakan tanaman yang paling melimpah di masyarakat pesisir, baik secara ekonomi maupun sosial.

Budidaya kelapa merupakan salah satu contoh usaha yang dapat menghasilkan pendapatan yang relatif tinggi. Karena kebutuhan akan bisnis restoran selalu membutuhkan kelapa untuk dijadikan es.

cara menanam kelapa ini juga tidak terlalu sulit namun kita harus telita dalam menanamnya. Sabut kelapanya dapat kita manfaatkan untuk membuat kerajinan.

Contoh kerajinan dari sabut kelapa diantaranya ada, keset, pot bunga. Selain dapat dibuat kerajinan, sabut kelapa juga dapat dibuat cocomesh sabut kelapa yang memiliki fungsi tersendiri.

Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah

Cara Tanam Kelapa Aga Cepat Berbuah

Persyaratan Tumbuh

  • Lahan yang ideal untuk menanam kelapa adalah berpasir, tanah abu-abu pegunungan dan tanah berlumpur.
  • Tanah dengan pH 5,2 sampai 8 dan struktur remah memungkinkan akar berkembang dengan baik.
  • Sinar matahari yang cukup untuk setidaknya 120 jam sebulan ketika produksi buah kurang dari itu akan rendah.
  • Suhu yang paling sesuai adalah 27 ° C dengan variasi rata-rata 5-7 ° C, suhu di bawah 20 ° C dan tanaman kurang produktif.
  • Curah hujan baik 1300-2300 mm / tahun. Selama kemarau panjang, produksi turun hingga 50%, sedangkan penyakit jamur terjadi saat kelembapan tinggi.
  • Angin yang terlalu kencang terkadang merusak tanaman yang terlalu tinggi, terutama dengan varietas yang dalam.

Cara Menanam Pohon Kelapa

1. Pemilihan bibit kelapa

Bibit yang digunakan berasal dari tanaman pohon induk yang berumur sekitar 20-40 tahun.

Produksi buah 80-120 buah / pohon / tahun atau dengan perkiraan lain 25 kg / pohon / tahun. Batangnya lurus dan kuat dengan daun dan tanaman bersih yang bebas hama dan penyakit.

Untuk memilih bibit, Anda bisa memilih tanaman yang berumur lebih dari 12 bulan. Carilah batok kelapa tipe 4/5 yang berwarna coklat, bulat, agak lonjong, buahnya licin dan licin, berukuran sekitar 22-25 cm, dan lebar buah sekitar 17-22 cm.

2. Produksi atau pembuatan lubang tanaman

Pasak ditempatkan di sepanjang kerah sebagai tanda untuk mengebor lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang ditentukan. Dengan teknik penanaman kelapa hibrida jarak ideal sekitar 5 x 6 meter atau 4 x 7 meter.

Lubang tanam sekitar sebulan sebelum benih ditanam. 40 x 40 x 50 cm. Ukuran lubang tanam bisa disesuaikan dengan berat tanah.

3. Pengaturan lubang tanaman

Tanah yang lebih berat membutuhkan lubang tanam yang lebih besar, sedangkan tanah yang lebih ringan membutuhkan lubang tanam yang lebih kecil.

Sebelum benih dapat ditanam, campuran tanah dan 20 kg pupuk organik atau pupuk lainnya harus diisi 2 hingga 4 minggu sebelum lubang tanam. Bibit selanjutnya bisa ditanam di lubang tanam dengan cara ditanam setinggi 10 cm di atas permukaan tanah.

4. penyemaian benih

Bibit bisa disemai di bedengan. Untuk bedengan sebelum menanam benih di areal tersebut, bibit dilonggarkan terlebih dahulu menjadi 30-40 cm, kemudian bedengan akan berukuran kira-kira sebesar ini. 2 m untuk lebar dan sekitar 25 cm untuk tinggi dan jarak bedengan sekitar 60-80 cm.

Selanjutnya, lakukan pembibitan dengan pisau atau benda lain dengan lebar maksimal 5 cm.

Saat bibit telah ditanam sebanyak 2/3 bagian dengan posisi sayatan di atas pada bedengan. Setelah benih tumbuh panjang sekitar 3-4 cm, benih dipindahkan ke kantong serba guna.

5. penanaman benih

Penanaman bibit kelapa dengan pola segitiga agar pemanfaatan lahan dan penyerapan sinar matahari optimal. Jarak bibit sekitar 9 x 9 x 9 meter. Penanaman yang baik dilakukan pada awal musim hujan.

Kemudian potong bagian bawah polybag membentuk lingkaran dan buang ujungnya, sisakan bibit kelapa hijau dengan media inokulasi. Kemudian bibit dimasukkan ke dalam lubang tanam dan dipotong sampai ke ujung. Saat menanam, arahnya harus sama. Setelah benih ditanam, benih disiram dengan air secukupnya untuk meningkatkan kelembapan.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana Cara Tanam Kelapa Agar Cepat Berbuah dan menghasilkan kelapa yang berkualitas tinggi. Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.

Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal Akan Memperoleh Buah Sempurna

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Nah, kali ini kita akan menjelaskan mengenai Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal. Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut dengan seksama.

Pengertian Kelapa Hibrida

Definisi Kelapa Hibrida

Kelapa Hibrida merupakan tanaman buah hasil persilangan antara “kelapa dalam” dan “kelapa genjah” yang menghasilkan varietas unggul baru karena memiliki dua keunggulan dibandingkan dua jenis kelapa yang berbeda.

Kelapa hibrida ini umumnya mulai berbuah saat pohon berumur 5-7 tahun. Keunggulan lain dari jenis hibrida ini adalah dapat ditanam di halaman depan atau di pekarangan rumah, karena tinggi dan ukuran pohon ini cukup pendek dibandingkan jenis pada umumnya.

Sabut kelapa juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan lho. Apa saja sih kerajinan dari sabut kelapa itu? contoh kerjinan sabut kelapa adalah keset, pot bunga, tali sabut kelapa dan masih banyak lagi.

Keunggulan Kelapa Hibrida

  • Tanaman buah varietas ini berbuah jauh lebih cepat, hanya butuh 5-7 tahun bagi kita untuk memanen buahnya.
  • Kelapa hibrida sangat produktif karena rata-rata menghasilkan 140 biji per pohon per tahun
  • Buah kelapa hibrida rata-rata dapat menghasilkan kopra 6-7 ton / hektar per tahun pada saat tanaman berumur 10 tahun.
  • Daging kelapa hibrida tebal, cukup keras, minyak tinggi, dan tebal daging sekitar 1,5 cm.
  • Karangan atau tandan buah sangat produktif, dari 12 tandan dapat mengandung 10-20 butir buah.

Setelah kita mengetahui seberapa produktif jenis ini, maka tidak ada salahnya mencoba menanam pohon ini sebagai investasi jangka menengah. Jika kita memiliki cukup lahan dan modal kecil, keuntungan akan berlipat ganda dalam 5-7 tahun.

Budidaya Kelapa Hibrida

Sebelum memutuskan apakah akan membeli atau menanam jenis ini agar tidak menyesal, sebaiknya terlebih dahulu kita pastikan apakah tanah atau lingkungan tempat kita akan menggunakannya memenuhi syarat pertumbuhan pohon untuk mengetahuinya

  • Kelapa hibrida dapat ditemukan di daerah antara 0 dan 450 meter di atas permukaan laut dan tumbuh secara optimal
  • Tanaman ini menyukai curah hujan antara 1300-2300 mm / tahun
  • Dianjurkan untuk menanam tanaman ini di area yang suhunya antara 20 ° C hingga 27 ° C.
  • Kekeringan yang cukup lama dapat menurunkan produksi hingga 50%. Jika terlalu lembab dapat menyebabkan jamur menyerang pohon.
  • Tanah yang direkomendasikan untuk penanaman varietas ini adalah tanah vulkanik, berpasir, berbatu, liat, dan aluvial dengan pH tanah sekitar 5 hingga 8.
  • Pastikan negara yang kita pilih terpapar sinar matahari minimal 4 jam sehari

Cara Menanam Kelapa Hibrida

Cara Menanam Kelapa Hibrida

1. Pemilihan Bibit Kelapa Hibrida Berkualitas Tinggi

Sekarang setelah kita mengetahui persyaratan untuk menanam kelapa hibrida, langkah selanjutnya adalah memilih benih hibrida yang akan kita tanam. Hanya benih berkualitas tinggi dan unggul yang menghasilkan buah lebih cepat dan mencapai hasil maksimal.

Untuk mengidentifikasi benih kualitas terbaik dan tertinggi serta karakteristiknya:

  • Pastikan benih berasal dari induk yang berumur antara 20 sampai 40 tahun.
  • Bibit yang baik adalah yang memiliki batang kuat dan lurus.
  • Benih bebas hama dan penyakit
  • Pastikan benih hibrida berasal dari indukan dengan produktivitas tinggi.
  • Kelapa yang dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai benih adalah buah yang berumur sekitar 12 bulan.
  • Bibit yang dipilih memiliki buah yang bulat agak lonjong dengan panjang 22-25 cm dan lebar 17-22 cm.
  • Bibit induk memiliki kulit buah yang licin dan agak licin berwarna coklat.
  • Buahnya mengandung air yang cukup banyak. Jika kami menggoyangnya, kamu akan mendengar suaranya.

2. Proses Menyiapkan Lahan Untuk Ditanami

Setelah mendapat bibit unggul, langkah selanjutnya adalah menyiapkan lahan tanam atau taman yang sudah kita pilih. Proses persiapan ini sebaiknya dilakukan minimal sebulan sebelum bibit dipindahkan ke areal tanam.

Berikut langkah-langkah persiapan lahan tanam:

  • Pertama, bersihkan area tanam dari bahan dan tanaman yang mengganggu seperti gulma, rumput, batu, sampah plastik, sampah anorganik, dll.
  • Setelah itu kita longgarkan tanah dengan cangkul, jika tanah yang dipilih ternyata memiliki keasaman tinggi, barulah kita bisa membuat kapur.
  • Kemudian buatlah lubang berukuran sekitar 70cmx70cmx70cm
  • Lalu pastikan jarak antar lubang tanam kurang lebih 8 m per lubang. Setelah lubang siap, masukkan 300 gram pupuk TSP di setiap lubang.
  • Biarkan lubang tanam setidaknya selama sebulan.

3. Proses Penanaman Bibit Pohon

Setelah satu bulan kita meninggalkan lubang tanam, maka langkah selanjutnya adalah proses penanaman. Agar lebih jelas, ikuti langkah-langkah penanaman berikut:

  • Buka polybag benih kelapa hibrida secara perlahan dan hati-hati agar tidak merusak akarnya.
  • Selanjutnya taruh bibit pada lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya, pastikan kita taruh tepat di tengah lubang dan jangan miringkan agar pertumbuhan pohon kelapa lurus.
  • Tutupi lubang dengan tanah yang sudah dicampur pupuk organik atau pupuk kandang
  • Terakhir bilas dengan air.

Biasanya kami membutuhkan sekitar 160 bibit pohon untuk 1 hektar areal tanam dan biasanya tersisa 17 bibit untuk penyulaman.

4. Proses Perawatan Pohon Kelapa Hibrida

Proses perawatan dianggap sebagai proses yang paling penting karena membutuhkan komitmen dan kesabaran agar kami dapat mencapai hasil yang memuaskan.

5. Menjahit

Biasanya ada benih hibrida yang tidak bisa beradaptasi kemudian mati atau tumbuh kurang sempurna, sehingga menyulam benih tersebut dengan benih cadangan baru.

6. Penyiangan

Rerumputan dan gulma selalu tumbuh di lahan sekitar lahan budidaya. Jadi periksa dan lakukan penyiangan secara rutin, minimal sebulan sekali.

7. Irigasi

Seperti yang sudah kita ketahui, jika lahan kering terlalu panjang dapat menurunkan produksi buah hingga hampir 50%. Oleh karena itu, sirami setiap 2-3 hari sekali yaitu pada sore hari.

8. Proses Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman kelapa hibrida berumur satu bulan setelah tanam, biasanya dengan pupuk urea. Dosisnya 100 g per pohon.

Pemupukan bisa kita lakukan dengan cara menebarkannya 6 inchi dari pangkal batang pohon. Kami memupuk dua kali setahun, biasanya di akhir musim hujan di bulan Mei dan di awal musim hujan di bulan Oktober.

Selain itu, bagian bagian dari pohon kelapa memiliki manfaat masing masing. Contohnya bagian sabut kelapa, dapat digunakan atau dimanfaatkan untuk membuat keset, pot bunga, tali sabut kelapa dan sebagainya.

Nah, yang paling penting adalah sabut kelapa juga dapat kita manfaatkan untuk membuat sebuah cocomesh sabut kelapa. Yang dimana Manfaat cocomesh sabut kelapa ini sangat besar, yaitu dapat mengurangi terjadinya erosi di tebing.

Demikian Penjelasan mengenai Jarak Tanam Kelapa Hibrida Yang Ideal yaitu 8 meter. Semoga Bermanfaat, sekian dan terimakasih.

Cara Menanam Pohon Kelapa Agar Memperoleh Bibit Unggul

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Jadi, kali ini apa yang akan kita bahas? Nah, kita akan membahas bagaimana Cara Menanam Pohon Kelapa Yang benar, karena setiap tanaman memiliki cara tanam tersendiri. Yuk simak baik baik penjelasannya.

Definisi Pohon Kelapa

Definisi Pohon Kelapa

Pohon kelapa adalah tanaman asli yang berasal dari daerah tropis. Tanaman ini hampir selalu ditemukan di daerah sepanjang garis katulistiwa. Pohon kelapa tidak hanya tumbuh secara liar, tetapi juga tumbuh subur melalui budidaya.

Maka tak heran jika buah kelapa juga banyak ditemukan di seluruh Indonesia, mulai dari daerah pantai yang datar hingga daerah pegunungan yang tinggi.

Sekarang di daerah padat penduduk seperti Jawa dan Bali. Pada umumnya pohon kelapa banyak ditanam di lahan kering atau di lahan pertanian. Di daerah dengan kepadatan penduduk yang lebih rendah, seperti Daerah transmigrasi, pohon-pohon ini lebih banyak ditanam di daerah terbuka dan lebih luas dengan pola monokultur.

Ciri Ciri Pohon Kelapa

Tumbuhan yang biasanya beradaptasi dengan baik di daerah berpasir seperti pantai memiliki ciri umum yang mudah dikenali, antara lain:

  • Pohonnya terdiri dari batang tunggal, berakar berbentuk ijuk dengan struktur tebal dan berkayu, yang disatukan menjadi punuk.
  • Batang pohonnya beruas-ruas dan bila pohon sudah tua ruasnya mengecil, batang kelapa merupakan jenis kayu yang cukup kuat namun sayangnya belum cukup baik untuk dijadikan bangunan.
  • Daun kelapa berbentuk satu daun dengan tulangan menyirip.
  • Daun kelapa merupakan daun tunggal dengan pertalian menyirip.
  • Bunganya majemuk dan berjajar dilindungi oleh bractea. Bunganya terdiri dari bunga jantan dan betina. Bunga betina berada di pangkal karangan bunga, sedangkan bunga jantan jauh dari pangkal.
  • Buah kelapa umumnya berukuran besar dan diameternya sekitar 10 sampai 20 cm atau bahkan lebih. Warna buah kelapa tergantung pada jenis pohonnya (bisa kuning atau hijau), dengan buah yang sudah tua berubah warna menjadi coklat.

Cara Menanam Pohon Kelapa

Cara Menanam Pohon Kelapa

1. Pilih Benih

Bibit yang digunakan berasal dari tanaman induk yang usianya sudah mencapai 20 hingga 40 tahun. Laju produksi buah 80-120 lembar / pohon / tahun atau diperkirakan sekitar 25 kg / pohon / tahun batang lurus dan kuat dengan daun bersih dan tanaman bebas hama dan penyakit. Untuk memilih bibit, Anda bisa memilih tanaman berumur 12 bulan.

Carilah buah kelapa dengan 4/5 batok kelapa yang berwarna coklat, bulat, agak lonjong, halus dan halus, memiliki panjang buah sekitar 22-25 cm dan lebar buah sekitar 17-22 cm.

2. Siapkan Benih

Setelah memilih bibit, bibit sebaiknya dirawat sekitar 1 bulan di tempat yang segar, tidak bocor, kering dan terhindar dari sinar matahari langsung dengan suhu yang tepat untuk tempat sekitar 25-27 derajat Celcius.

3. Penaburan Dengan Polybag

  • Potong biji kelapa sekitar 2 inci (5 cm), dengan ijuk menghadap ke sisi terlebar dengan pisau di sisi pegangan. Pemberian luka tidak dilakukan dua kali.
  • Tanam benih hingga kedalaman sekitar 2/3 dari sisi potongan ke atas dan mikrotil ke timur.
  • Posisi tanam menghasilkan posisi segitiga melintang.
    Dalam satu meter persegi itu diisi sekitar 30-35 biji.
    Posisi tanam menghasilkan posisi segitiga melintang. Dalam satu meter persegi terisi sekitar 30-35 biji.
  • Penanaman dalam polybag membutuhkan waktu sekitar 6-12 bulan dan sekitar 6 helai daun dengan tinggi batang sekitar 90-100 cm.

4. Pemindahan Bibit

Perhatikan cara menanam pohon kelapa berikut pada pembibitan: Pemindahan harus dilakukan pada musim hujan.

Bibit polybag perlu dipindahkan saat tanaman mencapai umur 9-12 bulan. Akar yang muncul di luar polybag harus dipangkas dua hingga tiga hari sebelumnya.

5. Media Tanam

Karena tanaman kelapa dapat tumbuh di berbagai media pertumbuhan seperti laterit, pasir, tanah berbatu, dan tanah aluvial. Agar kelapa yang ditanam memiliki produktivitas terbaik, maka kelapa harus ditanam di lahan aluvial.

Kelapa membutuhkan lahan dengan airtanah yang tersedia untuk pertumbuhannya. Selain itu, airtanah yang diperoleh harus memiliki ketersediaan yang sama dengan air yang terdapat pada hujan pada bulan pertama.

Lahan tempat penanaman kelapa merupakan lahan datar. Jika memiliki kemiringan (sekitar 3-50%), sebaiknya teras tidak mengikis tanah dan juga menjaga kesuburan tanah.

6. Pengolahan Media Tanam

  • Pengapuran bila tanah sangat asam. Lakukan ini hingga pH tanah mencapai 6-8.
  • Berikan pupuk dengan 300 gram pupuk TSP untuk setiap lubang yang akan ditanam.

7. Teknologi Atau Teknik Penanaman

  • Lakukan cara tanam dengan metode tanam segitiga dari lahan yang digunakan, sedapat mungkin menjemur tanaman.
  • Tanam tanaman dengan jarak 9 x 9 x 9 meter.
  • Sebelum memasuki 1 – 2 bulan sebelum tanam, buat lubang tanam untuk menghilangkan keasaman tanah.
  • Ukuran yang digunakan mulai dari 60 x 60 x 60 cm sampai dengan 100 x 100 x 100 cm. Kemudian waktu tanam pada bulan berikutnya, saat curah hujan sebelumnya mencapai 200 mm.

8. Metode Penanaman

Bagian atas tanah dicampur dengan pupuk fosfat dengan dosis 300 gram per lubang, kemudian benih dimasukkan ke dalam lubang tanam. Letakkan di polybag bagian bawah lubang tanam dan potong sampai ujung.

9. Penyiangan

Penyiangan tanaman kelapa dilakukan dengan lebar 1 meter pada tahun pertama, 1,5 meter pada tahun kedua dan 2 meter pada tahun ketiga.

Yang perlu dilakukan adalah menggunakan parang yang menghadap ke dalam untuk memotong parasit dan hama tanaman hingga batas permukaan tanah. Penyiangan dilakukan selama 4 minggu pada musim hujan dan 6 minggu – 2 bulan pada musim kemarau.

10. Penjarangan Dan Penyulaman

Penjarangan dan penyulaman adalah pengganti tanaman yang tumbuh cacat. Jika tanaman menunjukkan pertumbuhan yang tidak normal, sebaiknya gantilah tanaman dengan biji lain.

11. Perampalan

Penjarahan adalah membuang daun yang sudah menjadi coklat karena sudah kering. Panjatlah tanaman kelapa, lalu buang daun-daunnya yang mati.

12. Pemupukan

Pemupukan terjadi ketika tanah yang ditanam kekurangan unsur hara bagi tanaman. Biasanya 100 g pupuk urea digunakan untuk bulan pertama, dioleskan 15 cm dari pangkal batang tanaman kelapa.

Pemupukan berikutnya dilakukan setahun dua kali yaitu saat musim hujan berakhir sekitar bulan April atau Mei dan saat musim hujan dimulai yaitu bulan Oktober atau November.

13. Teknik Perawatan

Siram saat Anda memasuki bulan kemarau dan jarang turun hujan. Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya gunakan sprinkler.

Oh ya temen temen sabut kelapa dapat dibuat menjadi sebuah kerajinan, contohnya tali sabut kelapa dan pembuatan cocomesh sabut kelapa . Nah tali sabut kelapa dapat dibuat secara manual atau bisa menggunakan mesin pemintal tali sabut kelapa.

Selain itu, macam macam tali juga bukan hanya tali sabut kelapa, melainkan ada tali tambang, tali rafia, tali webbing, tali prusik, dan tali yang terbuat dari serat tumbuhan dan hewani. Dan cara membuat tali juga berbeda beda.

Dan cara membuat cocomesh juga tidak terlalu sulit asal kita mau mencobanya. Manfaat cocomesh sangat berpengaruh pada kehidupan manusia lho, karena dapat mengurangi erosi ditebing.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana Cara Menanam Pohon Kelapa yang benar dan dapat menghasilkan kelapa yang bagus. Semoga bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Cara Menanam Kelapa Yang Baik, Benar, Dan Tepat

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi di website ini. Nah, Kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana sih Cara Menanam Kelapa yang benar dan baik. Yukk simak penjelasannya dengan seksama.

Definisi Kelapa

Definisi Kelapa

Kelapa (Cocos nucifera L.) termasuk dalam genus Cocos dan mudah ditanam di daerah tropis. Tanaman kelapa banyak ditemukan di daerah pesisir karena membutuhkan kelembaban yang tinggi.

Buah kelapa berbentuk bulat panjang dan seukuran kepala manusia. Komposisi buah kelapa terdiri dari 33 persen sabut kelapa, 12 persen kulit buah atau tempurung, 28 persen daging buah, dan 25 persen air.

Kelapa (Cocos nucifera) merupakan tanaman palem dengan buah yang cukup besar. Batang kelapa umumnya tegak daripada bercabang dan bisa mencapai 10 hingga 14 meter lebih. Daunnya pelepah dan panjangnya bisa mencapai 3 sampai 4 meter dengan sirip menopang setiap helai.

Buahnya dibalut ijuk dan dikupas cukup kuat untuk dijadikan kelapa, perlu dikupas dulu. Kelapa yang besar dan subur bisa menghasilkan 2 sampai 10 butir kelapa per batang.

Diperkirakan kelapa ditemukan di lebih dari 80 negara. Indonesia merupakan negara agraris yang menempati urutan ketiga setelah Filipina dan India sebagai penghasil kelapa terbesar di dunia.

Sabut Kelapa juga dapat dibuat menjadi sebuah tali yaitu tali sabut kelapa. Karena kita tahu macam macam tali itu banyak contoh yang ada disekitar kita saja, misal tali rafia, tali sabut kelapa, tali tambang dan masih banyak lagi.

Komponen Gizi Kelapa

Buah kelapa berbentuk bulat dan terdiri dari 35% kelapa (exocarp dan mesocarp), 12% kulit (endocarp), 28% pulp (endosperm) dan 25% air.

Buah kelapa tua mengandung kalori yang tinggi, yaitu sebanyak 359 kalori per 100 gramnya. Daging kelapa setengah baya mengandung 180 kalori per 100 gram.

Manfaat Kelapa

Kelapa merupakan tanaman serba guna dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Seluruh bagian pohon kelapa dapat memberikan manfaat bagi manusia mulai dari akar hingga daunnya hingga buahnya. Berikut beberapa manfaat buah kelapa bagi manusia, diantaranya:

  • Pada bagian akarnya, dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bir dan zat pewarna.
  • Di batangnya, yang digunakan sebagai bahan baku untuk perabot, furnitur, kayu atau kayu bakar.
  • Bagian daun yaitu daun kelapa dapat digunakan sebagai bahan pembungkus atau anyaman untuk membuat atap rumah, sedangkan bagian penutupnya biasa digunakan untuk membuat sapu.
  • Pada bagian bunganya yang menghasilkan cairan yang disebut air sari buah berasa manis bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula sari buah atau sebagai minuman.
  • Bagian buah yaitu untuk bagian ini terdiri dari kulit (kelapa), tempurung, daging buah kelapa dan air kelapa. Kulit buah (coconut coconut) banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan tikar, batok kelapa dapat digunakan sebagai arang, buah kelapa untuk konsumsi atau untuk pengolahan minyak kelapa dan air kelapa sebagai pelepas dahaga, dan juga bermanfaat sebagai obat. ramuan untuk meningkatkan kesehatan. di tubuh.

Cara Menanam Kelapa

Cara Menanam Kelapa

1. Pemiihan Penih

Benih yang digunakan berasal dari pohon induk yang berumur 20-40 tahun. Produksi buah 80-120 buah / pohon / tahun atau menurut perkiraan lain sekitar 25 kg / pohon / tahun, batang lurus dan kuat dengan daun bersih dan tanaman bebas hama dan penyakit.

Untuk memilih bibit dapat dipilih tanaman yang berumur + – 12 bulan. Carilah buah kelapa dengan 4/5 sisi batok kelapa yang berwarna coklat bulat agak lonjong, licin dan licin, memiliki panjang buah sekitar 22-25 cm dan lebar buah sekitar 17-22 cm.

2. Siapkan Benih

Setelah benih dilakukan seleksi, bibit sebaiknya diistirahatkan selama kurang lebih 1 bulan di tempat yang udaranya segar, tidak bocor, kering dan tidak terkena sinar matahari langsung. Suhu udara yang benar untuk tempat ini adalah 25 hingga 27 ° C.

3. Penaburan Dengan Polybag

Buat luka pada biji kelapa sepanjang kurang lebih 5 cm, dimana batang kelapa dengan pisau di sisi batang mengarah ke sisi yang paling lebar. Pemberian luka sebaiknya tidak dilakukan dua kali.

  • Tanam benih sekitar 2/3 bagian dalam luka menghadap ke atas dan mikrotil menghadap ke timur.
  • Posisi penanaman berbentuk segitiga bersingnggung. Dalam per meter persegi itu diisi sekitar 30-35 biji.
  • Penaburan dalam polybag membutuhkan waktu sekitar 6-12 bulan dan mulai tumbuh sekitar 6 helai daun dengan tinggi batang sekitar 90-100 cm

4. Pemindahan Bibit

Perhatikan cara menanam kelapa berikut saat memindahkan bibit:
Bibit sebaiknya dipindahkan pada awal musim hujan.

  • Bibit polybag perlu dipindahkan saat tanaman mencapai umur 9-12 bulan. Akar yang muncul di luar polybag harus dipangkas dua hingga tiga hari sebelumnya.

5. Media Tanam

Karena tanaman kelapa dapat tumbuh di berbagai media tanam seperti laterit, pasir, tanah berbatu dan tanah aluvial. Agar kelapa yang ditanam memiliki produktivitas terbaik, sebaiknya ditanam menggunakan lahan aluvial.

Untuk pertumbuhannya, dibutuhkan lahan dengan air tanah yang tersedia untuk menanam kelapa. Selain itu, airtanah yang diperoleh harus memiliki ketersediaan yang sama dengan air yang terdapat pada hujan pada bulan pertama.

Tanah tempat tumbuh tanaman kelapa ini adalah tanah datar. Jika memiliki kemiringan (sekitar 3-50%), sebaiknya dibuat teras agar tidak terjadi erosi tanah, dan juga untuk menjaga kesuburan tanah.

6. Pengolahan Media Tanam

  • Lakukan pengapuran bila pH tanah tinggi. Lakukan ini hingga pH tanah mencapai 6-8.
  • Pemupukan dengan TSP 300 gram pupuk untuk setiap lubang yang akan ditanam.

7. Teknologi Atau Teknik Penanaman

  • Lakukan cara tanam dengan metode tanam segitiga dari lahan yang digunakan, sedapat mungkin menjemur tanaman. Tanam tanaman dengan jarak 9 x 9 x 9 meter.
  • Sebelum memasuki 1 – 2 bulan sebelum tanam, buat lubang tanam untuk menghilangkan keasaman tanah. Ukuran yang digunakan mulai dari 60 x 60 x 60 cm sampai dengan 100 x 100 x 100 cm. Kemudian waktu tanam pada bulan berikutnya, saat curah hujan sebelumnya mencapai 200 mm.

8. Metode Penanaman

Bagian atas tanah dicampur dengan pupuk fosfat dengan dosis 300 gram per lubang, kemudian benih dimasukkan ke dalam lubang tanam. Letakkan di polybag bagian bawah lubang tanam dan potong sampai ujung.

9. Penyiangan

Lakukan penyiangan tanaman kelapa dengan lebar 1 meter pada tahun pertama, 1,5 meter pada tahun kedua dan 2 meter pada tahun ketiga.

Yang perlu dilakukan adalah menggunakan parang yang menghadap ke dalam untuk memotong parasit dan hama tanaman hingga batas permukaan tanah. Penyiangan dilakukan selama 4 minggu pada musim hujan dan 6 minggu – 2 bulan pada musim kemarau.

10. Penjarangan Dan Penyulaman

Penjarangan dan penyulaman adalah penggantian tanaman yang tumbuh cacat. Jika tanaman menunjukkan pertumbuhan yang tidak normal, sebaiknya gantilah tanaman dengan biji lain.

11. Perampalan

Perampalan adalah membuang daun yang sudah menjadi coklat karena sudah kering. Panjatlah tanaman kelapa, lalu buang daun-daunnya yang mati.

12. Pemupukan

Pemupukan terjadi ketika tanah yang ditanam kekurangan unsur hara bagi tanaman. Biasanya 100 g pupuk urea digunakan untuk bulan pertama, dioleskan 15 cm dari pangkal batang tanaman kelapa.

Pemupukan berikutnya dilakukan setahun dua kali yaitu saat musim hujan berakhir sekitar bulan April atau Mei dan saat musim hujan dimulai yaitu bulan Oktober atau November.

13. Teknik Perawatan

Siram saat Anda memasuki bulan kemarau dan jarang turun hujan. Untuk mencegah hal ini terjadi, penyiraman terkontrol harus dilakukan setiap tiga hari. Sebaiknya penyiraman ini dilakukan pada sore hari.

Demikian penjelasan mengenai bagaimana Cara Menanam Kelapa. Selain itu, sabut kelapa juga dapat dibuat menjadi cocomesh, manfaat cocomesh sabut kelapa itu sangat besar lho guys bagi kehidupan manusia. Semoga bermanfaat, selamat mencoba, sekian dan terima kasih.