Cara Membuat Dimsum Daging Sapi Kenyal
Cara Membuat Dimsum Daging Sapi-Dimsum merupakan salah satu makanan China yang sekarang sudah mendunia karena memiliki tekstur lembut dan kenyal yang sangat cocok disantap ketika sarapan, makan siang, dan malam. Di balik kelezatannya menggoda, ternyata dimsum juga memiliki sejarah menarik, loh.
Sejarah Dimsum
Dimsum merupakan cemilan tradisional yang berasal dari China, sudah populer sejak ribuan tahun lalu tepatnya pada zaman Dinasti Han (206 – 220 SM). Pada awalnya kebiasaan memakan dimsum ini bermula saat periode Jalur Sutra di bagian Asia Tengah dan Dinasti Han sampai Yuan (Abad 14 M). Ketika itu para petani, buruh, dan pedagang yang sering melakukan perjalanan kerap mampir ke kedai teh di pinggir jalan untuk istirahat sejenak sambil minum teh serta makanan ringan saat sore hari.
Kebiasaan ini sempat memudar pada abad ketiga dikarenakan salah satu Tabib terkenal pada zaman itu, Hua Tuo mengatakan kebiasaan makan dimsum sambil minum teh dapat menyebabkan badan jadi gemuk. Akan tetapi, orang Kanton (Kwangtung/Guangdong) di Cina Selatan tidak memperdulikan imbauan tersebut, justru menjadikan dimsum sebagai makanan tradisional yang bisa dinikmati sambil minum teh bersama teman-teman.
Nah, dari situ muncullah istilah yumcha dalam bahasa mandarin yincha yang berarti minum teh sambil menyantap dimsum di kedai bersama teman-teman. Dimsum dapat dibuat dengan dua cara yaitu digoreng dan dikukus. Untuk yang dikukus biasanya penyajian pada wadah seperti bambu agar saat disantap masih hangat.
Definisi Dimsum
Dimsum berasal dari bahasa Kantonis yang memiliki arti makanan kecil disajikan dalam keranjang bambu atau piring. Sedangkan dalam bahasa Mandarin yaitu Dianxin yang berarti ‘sedikit dari hati’ atau ‘menyentuh hatimu’.
Dimsum biasanya berukuran kecil dan jumlahnya tidak banyak, hanya sekitar tiga sampai empat buah dalam wadah kukusan bambu. Ukurannya kecil dikarenakan pada awalnya camilan ini hanya untuk dinikmati sambil minum teh.
Jenis-Jenis Dimsum

-
- Bakpao (bisa daging babi, ayam, sayur, selai)
- Gyoza (pangsit kukus dan daging giling)
- Fungzau (ceker ayam yang dibumbui)
- Hakau (berkulit transparan, udang)
- Siomai (bisa udang, kepiting, atau sapi)
- Dumpling (pangsit goreng dan sayur-sayuran)
- Xiaolongbao (berisi kuah)
Tips Membuat Dimsum Agar Kenyal
1. Menggunakan Es Batu
Saat menggiling daging, tepung, dan sayuran, sebaiknya mencampurkan dengan es batu terlebih dahulu menggunakan food processor. Sebab es batu membuat tekstur daging menjadi lebih kenyal, hal ini juga berlaku ketika membuat bakso.
2. Pemilihan jenis ikan
Jika kamu membuat siomay dimsum menggunakan ikan, pilih jenis ikan yang lengket misalnya tenggiri atau belida. Karena saat digigit mempunyai tekstur dagingnya padat dan garing. Bisa juga dicampur dengan bahan lainnya seperti daging dihaluskan atau ayam kemudian menambahkan tepung dan bumbu.
3. Memilih Daging Sapi Bebas Lemak
Pilih bagian daging sapi yang lemaknya tidak banyak, seperti pinggang, paha depan belakang, dan teksturnya kenyal. Tidak disarankan untuk membeli yang warnanya sudah kecokelatan, berlendir, atau tampak kotor.
Daging segar dan berkualitas sangat berbeda dengan daging yang busuk. Cara mudah untuk mengetahui kualitas daging adalah dari warnanya yaitu daging sapi yang masih fresh berwarna merah, bersih, segar, dan warnanya tidak pucat dan tidak kotor.
4. Udang Jangan Digiling Terlalu Halus
Tidak hanya dari daging sapi saja, kebanyakan orang membuat dimsum menggunakan campuran udang. Pilihlah jenis udang pancet yang renyah. Kemudian digiling jangan terlalu halus, cukup dicacah agak kasar. Karena tekstur daging yang kenyal menambah variasi pada dimsum.
5. Bandingkan Jumlah Campuran Sayuran
Perhatikan dengan teliti resep yang sudah tertera. Karena beberapa resep dimsum biasanya dicampur sayuran seperti bengkoang atau labu. Lebih tepatnya komposisi sayuran harus kurang dari komposisi daging.
6. Bahan Diuleni Agak Lama
Campur semua bahan untuk membuat dimsum, kemudian uleni agak lama sebaiknya menggunakan suhu yang rendah. Maka dari itu butuh bantuan es batu, jika tidak simpan daging sekitar satu malam di freezer agar saat digiling membeku.
Tips Agar Kulit Dimsum Tidak Keras dan Kering
1. Jangan membuka kemasan jika belum akan menggunakan kulit dimsum
Produknya baru dapat dipastikan pada kulitnya lentur, tidak kering, dan mudah dibentuk. Jika produknya sudah lama warnanya gelap, berbintik, berbau asam.
2. Jika tidak punya kulit dimsum, pastikan menggunakan kulit pangsit rebus bukan goreng
Jika kamu akan menyajikan dimsum yang direbus jangan gunakan kulit pangsit goreng, karena kulitnya akan tebal yang dapat menjadikan keras dan kering setelah di kukus.
3. Saat memasukkan adonan olesi permukaan dimsum dengan air
Olesi permukaan kulit dimsum dengan air sebelum dimasukkan adonan, agar kulitnya lebih lentur ketika dibentuk sehingga mudah untuk dilipat dan dibungkus. Kamu bisa menambahkan air hanya dibagian pinggirnya saja.
4. Saat sedang di kukus olesi dimsum dengan minyak
Mengolesi dimsum menggunakan minyal ketika sedang dikukus akan menjadikan tetap lembut saat dimakan, baik bagian dalam maupun bagian luarnya. Kamu juga bisa mencampurkan minyak kelapa dengan minyak wijen supaya aromanya harum.
Cara Membuat Dimsum Daging Sapi
Bagi kamu yang tidak menyukai makanan yang berbahan dasar ikan, daging sapi bisa digunakan agar bisa menikmati dimsum, karena gurihnya dan bertekstur sangat cocok untuk dipadukan, dijamin rasanya juga tidak kalah enak. Daging sapi juga bisa kamu olah menjadi rendang, tongseng, semur, bistik, dan sate.
Saat membuat dimsun kamu harus memperhatikan warna, rasa, aroma, bentuk, kualitas bahan dasarnya, bahan alami yang baik bagi kesehatan, dan memilih dimsum yang kandungan lemaknya rendah namun kaya karbohidrat seperti steamed rice-roll, bakpao kukus. Dimsum sengaja dibuat kecil supaya mudah untuk disantap dalam sekali suapan.
Karena bahannya yang mudah dan murah, sebenarnya cara membuat dimsum daging sapi tidak terlalu sulit. Kamu bisa mencobanya dengan pilihan resep dibawah ini :
1. Dimsum Daging Sapi Spesial
Bahan-bahan
-
- 250 gr daging sapi
- 5 sdm tepung kanji
- Kulit dimsum secukupnya
- 2 batang daun bawang
- 1 butir telur
- 1 buah wortel, parut kasar
Bahan Bumbu Halus
-
- 3 siung bawang putih dan merah, haluskan
- 3 sdt minyak wijen
- Garam, gula, merica, dan kaldu sapi bubuk secukupnya
Cara Membuat Dimsum Daging Sapi
- Pertama giling daging sapi kemudian tauh ke dalam baskom.
- Masukkan tepung kanji, daun bawang yang sudah diiris halus, garam, gula, merica bubuk, kaldu sapi bubuk, bawang merah, dan putih ke dalam baskom yang berisi daging giling lalu aduk sampai tercampur rata.
- Isikan adonan ke dalam kulit dimsum dengan meletakkan 1 sendok makan di bagian tengah, lalu bentuk dengan merekatkan ujung kulit dimsum dan gunting ujungnya.
- Tambahkan sedikit wortel parut pada bagian atas dimsum sebagai hiasan, lakukan sampai adonan habis.
- Kemudian didihkan air dalam panci pengukus dengan api berukuran sedang. Kukus dimsum sampai matang, selama kurang lebih 25 menit.
- Angkat dan tiriskan, Dimsum Daging Sapi siap disajikan bersama saus sambal.
2. Cara Membuat Dimsum Jiaozi Daging Sapi

Bahan-bahan
-
- 100 gr daging sapi giling
- 4 lembar daun kol
- Jahe, haluskan
- 3 sdt minyak wijen
- Kulit dimsum
- 6 sdt tepung tapioka, larutkan dengan air sedikit
- 1 siung bawang putih, haluskan
- 3 sdt saus tiram
- Garam, merica bubuk, dan minyak goreng secukupnya
- 250 ml air
- Daun Pisang
Bahan Membuat Saus
-
- 4 sdm kecap asin
- 3 sdt cuka
- Minyak cabai (minyak dari cabai digoreng lalu disaring)
Cara Membuat Dimsum Jiaozi
- Pertama iris halus dan cincang daun kol, lalu tambahkan 1 sdt garam, diamkan selama kurang lebih 15 menit. Jika sudah tiriskan dan bungkus menggunakan kainserbet bersih. Peras kol dengan perlahan hingga cairannya keluar kemudian sisihkan.
- Masukkan daging giling, kol, bawang putih, jahe, minyak wijen, saus tiram, merica bubuk, dan garam secukupnya ke dalam baskom, lalu aduk sampai rata.
- Siapkan 15 lembar kulit dimsum, isi dengan adonan daging. Lipat sampai membentuk bulan sabit, kemudian rekatkan menggunakan tepung tapioka yang sudah dilarutkan dengan air, olesi permukaan dimsum dengan minyak.
- Siapkan panci yang sudah diisi air dan dipasang sarangan, kemudian alasi menggunakan daun pisang. Masukkan dan tata jiaozi, lalu kukus hingga matang.
- Ketika jiaozi akan disajikan, siapkan wajan antilengket. Olesi minyak goreng sedikit, lalu masukkan Masak hingga renyah dan warnanya coklat keemasan.
- Campur semua bahan membuat saus, lalu sajikan bersama jiaozi yang sudah matang.
3. Dimsum Bakpao Daging Sapi (Char Siu Bao)

Bahan-bahan
-
- Tepung terigu protein rendah dan sedang
- 1 sdt baking powder
- 3 sdt ragi instan
- Air, gula, dan mentega secukupnya
Bahan Isian
-
- 300 gr daging sapi giling
- 2 batang daun bawang, iris halus
- Tepung maizena
- 2 siung bawang putih, haluskan
- Kaldu ayam
- Kecap asin
- 1 sdt minyak wijen
- Minyak goreng, garam, merica bubuk, dan gula pasir secukupnya
Cara Membuat Kulit Luar
- Pertama campur 250 gr tepung terigu protein rendah, ragi instan, dan 150 ml lalu uleni sampai adonan kalis dan tutup menggunakan plastik selama 30 menit, tunggu sampai adonan mengembang. Pukul-pukul adonan agar udaranya keluar.
- Kemudian masukkan 150 gr tepung terigu protein sedang, baking powder, 50 ml air, gula bubuk, dan mentega ke dalam adonan, uleni lagi sampai tercampur rata dan kalis.
- Gulung adonan memanjang lalu potong dan bentuk seperti bulatan, diamkan selama kurang lebih 20 menit.
Cara Membuat Isian
- Panaskan minyak lalu tumis daun bawang dan bawang putih sampai aromanya harum.
- Kemudian masukkan daging sapi giling, aduk-aduk sampai warnanya berubah. Tambahkan kaldu ayam, kecap asin, minyak wijen, garam, merica bubuk, dan gula pasir lalu aduk sampai rata.
- Tuangkan tepung maizena yang sudah dilarutkan dengan air sampai isian mengental, kemudian angkat.
Cara Membuat Dimsum Bakpao Daging Sapi
- Ambil satu bagian kulit yang sudah didiamkan selama 20 menit, pipihkan dan kasih adonan isian, lalu ditutup. Lakukan sampai adonan habis.
- Letakkan bakpao di atas kertas roti yang sudah dipotong kemudian disusun dalam dandang mendidih.
- Kukus sekitar 15 menit atau sampai matang, kemudian angkat dan sajikan bakpao daging sapi selagi masih Kalau ingin tekstur kulitnya renyah kamu bisa menggorengnya.
Manfaat Dimsum Dan Daging Sapi
Manfaat Dimsum
-
Membantu Menguatkan Tulang
Dimsum terdiri dari beberapa campuran isian, salah satunya udang. Tahukah kamu, bahwa udang mempunyai kandungan fosfor yang sangat dibutuhkan tubuh. Fosfor dan kalium bisa membantu proses pembentukan tulang dan gigi.
Udang lebih baik dimasak bersama kulitnya karena mengandung vitamin. Kulit udang juga mengandung zat “glucosamine” yang berfungsi sebagai pembentukan tulang rawan.
-
Membuat Kuku, Rambut, Dan Kulit Lebih Sehat
Tidak hanya menguatkan tulang, dimsum juga bermanfaat untuk membuat kuku, kulit, dan rambut kamu menjadi lebih sehat. Hal ini karena olahan dimsum mengandung banyak protein yang menyehatkan tubuh. Makanan ini juga rendah kalori sehingga cocok untuk kamu yang sedang menjalankan program diet.
-
Mencegah Penyakit Kanker
Manfaat selanjutnya adalah mampu mencegah penyakit kanker. Kanker diketahui menjadi salah satu penyakit yang mematikan di dunia. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari penyakit ini.
Dimsum yang berbahan dasar udang merupakan salah satu makanan yang mengandung selenium yang sangat dibutuhkan bagi tubuh agar dapat bisa mencegah kanker. Selenium ini mencegah kanker prostat dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh.
Manfaat Daging Sapi Bagi Kesehatan
Daging sapi merupakan sumber protein dan nutrisi yang baik bagi tubuh. Namun, juga memiliki kolesterol tinggi dan lemak jenuh yang dapat menjadikan timbunan lemak dalam darah. Maka dari itu daging sapi dapat menjadikan kamu sehat, tetapi jangan dikonsumsi terlalu berlebihan, dan pilih potongan tanpa lemak.
Nutrisi yang terkandung dalam daging sapi adalah 250 kalori, 26 gram protein, 61 persen air, dan 18 miligram kalsium. Daging sapi juga mengandung vitamin B3, B6, B12, seng, glutathione, selenium, kolesterol, fosfor, taurin, kreatin, dan zat besi.
-
Menyembuhkan Anemia
Masalah anemia dapat ditangani dengan daging sapi. Anemia merupakan kondisi ketika terjadi penurunan jumlah sel darah merah, kemudian berkurangnya kemampuan darah dalam membawa oksigen. Kekurangan zat besi merupakan penyebab paling umum dari anemia yang membuat tubuh menjadi kelelahan dan kelemahan.
Daging sapi merupakan sumber zat besi yang cukup kaya sehingga dapat meningkatkan produksi hemoglobin darah. Terutama bentuk zat besi heme sebab tubuh akan menyerap lebih efisien daripada zat besi non-heme yang ada dalam makanan nabati.
-
Kesehatan Darah
Daging Sapi merupakan sumber zat besi yang sangat baik supaya dapat membantu tubuh memproduksi hemoglobin, yaitu protein yang membawa darah dengan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Kekurangan mengonsumsi zat besi bisa menyebabkan anemia defisiensi besi, yang berarti tubuh tidak cukup mendapatkan oksigen. Gejala yang dirasakan seperti lelah, pusing, lemah, dan lesu. Oleh karena itu, jika kamu merupakan orang yang beresiko, mengonsumsi daging sapi dapat membantu mencegah anemia.
-
Kekebalan dan Penyembuhan
Daging sapi juga memiliki sumber seng yang sangat baik bagi tubuh berfungsi untuk menyembuhkan jaringan rusak dan mendukung sistem kekebalan tubuh agar sehat. Anak-anak dan remaja juga membutuhkan kandungan seng yang sehat agar tumbuh dan berkembang dengan baik.
-
Meningkatkan Fungsi Otot
Jika kamu mengonsumsinya daging sapi sesuai porsi yang sudah dianjurkan bisa membantu meningkatkan massa otot. Hal ini dikarena adanya kandungan protein yang cukup banyak.
Protein sangat penting bagi kesehatan otot, fungsinya yaitu untuk membangun kembali jaringan otot yang hilang, memperbaiki tulang, kulit, tulang rawan, dan menjadikan lebih banyak otot jika melakukan latihan kekuatan.
Daging sapi juga mempunyai senyawa yang terbentuk dari asam amino yang berfungsi merangsang atau meningkatkan serat otot, memperbaiki sel jaringan otot itu sendiri, dan membuat kamu semakin kuat.