Resep Tentang Cara Membuat Croissant Sederhana yang Lembut

Resep Tentang Cara Membuat Croissant Sederhana yang Lembut

Pembahasan kita pada kali ini adalah mengenai tentang cara membuat croissant sederhana yang lembut, mengenyangkan, dan juga berkualitas nih guys tentunya, simak terus resep cara membuat croissant berikut ini. Siapa sih yang tidak tahu akan adanya kue ini, kue yang terkenal akan tampak kemewahannya dan kelezatan nya, berikut pengertian tentang kue croissant,

Croissant adalah sejenis roti renyah ikonik berbentuk bulan sabit. Seringkali orang beranggapan bahwa croissant adalah sebuah kuliner Prancis, namun sebetulnya croissant adalah ciptaan negara salah satu tetangga Prancis, yaitu Austria. Sebelum “berevolusi” menjadi croissant, bentuk asli croissant adalah roti yang dinamakan Kipferl.

Croissant dibuat dari lapisan adonan yang digulung dan dilipat membentuk bulan sabit. Setiap lapisannya dilapisi butter untuk memperoleh tekstur berlapis yg crispy namun lentur seperti puff pastry.Selain diisi dengan keju atau coklat, croissant juga umum dijadikan roti lapis isi daging asap dan selada serta dijadikan menu sarapan

Croissant pertama kali diperkenalkan ke publik Prancis melalui August Zang, seorang pengusaha berkebangsaan Austria, yang membuka toko bakery-viennoiserie mewah di Paris. Apalagi setelah berakhirnya Perang Dunia ke-2, croissant mulai diproduksi secara masal, memerkenalkannya ke masyarakat luas tak hanya di Prancis, tetapi ke seluruh Eropa dan seluruh dunia.

Misteri Asal-Usul Roti Croissant Berbentuk Bulan Sabit

Prancis memang terkenal dengan beragam menu kuliner yang lezat dan istimewa. Jika Anda mendengar istilah French gastronomy, Anda mungkin akan langsung terbayang dengan berbagai sajian khas Prancis yang eksklusif, dan mewah dari mulai escargot, bouillabaisse, dan foie gras. Tak hanya itu, banyak juga beragam jenis roti khas Prancis yang menjadi menu harian di setiap rumah sepert roti baguette hingga Croissant.

Melansir halaman Reader’s Digest pada Jumat (6/10/2017), ensiklopedi Larousse Gastronomique yang terbit di tahun 1960an menyebut bahwa croissant muncul pada masa perang di Buda (kini bernama Budapest), Hongaria tahun 1686. Dikisahkan bahwa tentara kekaisaran Ottoman Turki yang ingin merebut kembali kota Buda pada saat itu menggali terwongan di bawah kota. Para pembuat roti di kota tersebut yang biasa bekerja pada malam hari kerap mendengar suara aktivitas penggalian.

Roti Berbentuk Bulan Sabit

Hal tersebut lah yang akhirnya membuat strategi penyerangan dari militer Kekaisaran Turki gagal. Untuk merayakan hal tersebut para pembuat roti di Buda menciptakan pastri berbentuk bulan sabit yang kini dikenal sebagai croissant. Bentuk bulan sabit tersebut merujuk pada lambang di emblem kekasisaran Ottoman. Selain versi ini, teradapat beberapa cerita lain mengenai asal-usul croissant namun semua menyebut keterkaitan antara bentuk bulan sabit tersebut dengan lambang kekaisaran Ottoman.

Yang aneh ialah bahwa tak ada penjelasan yang memadai bagaimana akhirnya kreasi pastri tersebut sampai ke Prancis dan menjadi ikonik di negeri tersebut. Fakta menarik lainnya adalah tak ada kata “Croissant” di halaman kamus hingga tahun 1853. Pada tahun 1905, di Paris beredar resep tertulis pertama yang berisi cara membuat jenis pastri yang mirip dengan croissant.

Tekstur croissant garing, lembut, dan flaky dengan rasa mentega yang sedap. Tak heran jika kuliner ini digemari banyak orang dari berbeda-beda negara. Dahulunya, roti-rotian dan pastry hanya dapat dinikmati oleh kalangan elit, bangsawan, dan penguasa-penguasa monarki. Tetapi sekarang semua orang dapat menikmati kuliner lezat ini. Cara membuat croissant cukup rumit, tetapi menyenangkan. Yuk, kita simak cara membuat croissant dengan benar.

1.Cara Membuat Croissant Sederhana

cara membuat croissant sederhana

Bahan-Bahan :

  • Susu 250 ml
  • Air Hangat 125 ml
  • 1 sdm ragi
  • 500 gram tepung terigu
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula
  • 2 sdm minyak sayur/nabati
  • 200 gram mentega (unsalted)

 Cara Membuat Croissant Sederhana :

  1. Campurkan air hangat, gula, garam, dan ragi di sebuah mangkuk besar. Biarkan selama 5-10 menit hingga berbusa. Hangatkan susu (jangan sampai mendidih), lalu campurkan dengan tepung dan campuran ragi. Kamu dapat menggunakan mixer maupun spatula.
  2. Uleni adonan, pukul-pukuli adonan 8-10 kali sampai adonan berasa halus dan elastis.
  3. Taruh adonan di dalam mangkok dan biarkan adonan membesar sampai 1-2 jam. Jangan lupa untuk memberikan sedikit tepung di mangkok agar adonan mudah di ambil.
  4. Setelah adonan membesar, ratakan adonan. Gunakan rolling pin bila diperlukan. Pastikan pinggiran adonan rata.
  5. Setelah adonan diratakan, taruh mentega beku di tengah-tengah adonan. Lalu lipat adonan hingga mentega tertutup. Ratakan lagi adonan tersebut. Ulangi sekali lagi. Penting sekali untuk memastikan mentega tidak meleleh sampai waktu pemanggangan. Bila perlu, masukkan lagi dan diamkan di kulkas.
  6. Untuk memberikan kilap pada kulit croissant, berikan sedikit egg wash. (Cara membuat egg wash: pecahkan 2 telur. Ambil kuningnya saja, berikan 1 sendok teh air, lalu kocok).
  7. Potong adonan menjadi segitiga sama kaki (dengan tinggi yang panjang).
  8. Gulung adonan yang sudah diratakan dan dipotong-potong menjadi segitiga sama kaki. Awas, gulungan tidak boleh terlalu regang maupun terlalu ketat.
  9. Nyalakan dan panaskan oven ke 180 derajat celsius. Masukkan adonan yang sudah dibentuk, lalu panggang selama 10 menit. Jangan biarkan oven terlalu panas karena akan membuat roti menjadi terlalu kering.
  10. Setelah 10 menit, ambil croissant dari oven. Croissant akan bewarna coklat ke kuning-kuningan (golden brown) ketika sudah jadi. Jangan biarkan di oven terlalu lama karena akan menjadikan kering.
  11. Lalu biarkan selama beberapa menit sebelum mengkonsumsinya, karena croissant yang baru dari oven itu akan sangat panas.

Tips Sukses Cara Membuat Croissant :

  1. Panas pada masing-masing oven berbeda-beda ya, jadi sesuaikan saja dengan oven yang dipakai. Jika mengikuti resep masih belum matang, tambah lagi waktu pemanggangannya. Kalau saya sendiri menggunakan oven tangkring, dengan api besar dan lumayan lama sekitar 30 menit lebih manggangnya karena oven tangkring panasnya kurang merata. Pada 15 menit pertama saya olesi lagi croissant dengan campuran kuning telur dan juga susu. Lalu panggang lagi sampai terlihat matang atau garing dan bewarna kecoklatan.
  2. Teksture croissant yang bagus adalah berongga dan berlapis. Jika bunda mengikuti step by step cara membuat croissant ini dengan benar, hasilnya pun demkian. Berongga dan berlapis, nyuumiii.

Selama proses mengolah adonan roti croissant di perlukan ketelatenan dan kesabaran agar roti croissant menjadi empuk dan berongga. Walaupun sedikit melelahkan, namun jika sudah menikmati sedapnya roti bulan sabit ini rasa lelahpun akan segera terbayarkan.

Roti croissant dapat menjadi cemilan untuk menemani waktu santai di rumah bersama kerabat dan keluarga. selain itu bisa di jadikan peluang usaha UKM dengan menjual croisan hasil karya sendri dengan rasa yang tak kalah dengan olahan roti croissant kelas toko bakerry ternama.

Demikian ulasan dari kami mengenai artikel Cara Membuat Croissant yang Lembut  dan Enak. Selamat berkreasi sendiri, semoga bermanfaat. Bila kamu belum berhasil membuat croissant, jangan putus asa! Roti yang satu ini memang susah untuk di master.

Sekian dari saya tentang cara membuat croissant sederhana, Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih tentang Kue Mochi anda dapat mnegunjungi artikel kami yang berjudul cara membuat mochi kacang yang enak dan kenyal,