Cara Buat Emping Jengkol Pedas Manis Bikin Nagih

Cara buat Emping Jengkol Mantap, Pedasny Banget. Siapa yang tidak kenal dengan jengkol. Makanan berbau menyengat ini dapat dengan mudah dijumpai. Bangsa barat menyebut jengkol dengan nama dog fruit.

Jengkol memiliki bau yang khas sama seperti dengan petai. Selain memiliki bau yang kha buah yang satu ini apabila dikonsumsi juga akan mempengaruhi bau urine. Namun meskipun bau dari jengkol yang begitu menyengat banyak masyarakat yang menyukai bahan makanan yang satu ini.

Cara Buat Emping Jengkol

cara buat emping jengkol

Apabila jengkol diolah dengan benar maka bau dari jengkol akan hilang selain itu rasa yang begitu gurih membuat jengkol banyak diolah dengan berbagai masakan. Perpaduan bumbu rempah yang dipadu padankan dengan jengkol yang gurih akan menghasilkan masakan yang begitu nikmat.

Bahan:

  • 500 gram jengkol tua
  • 1 sendok teh garam
  • 1 liter minyak sayur

Cara Membuat Emping Jengkol:

  1. Jengkol dibelah 2, rendam air dibaskom semalaman. Sampai kulit nya terlepas. Tiriskan airnya.
  2. Goreng jengkol dengan minyak sampai 1/2 matang. Angkat taro dibaskom, beri garam, aduk2, dinginkan.
  3. Siapkan plastik, oles sedikit minyak, ambil 1 jengkol, pipihkan dengan batu atau palu, sampai melebar dan tdk pecah. Susun ditampah, jemur bolak balik hingga kering.
  4. Siapkan minyak, setelah panas, kecilkan api. Goreng keripik jengkol bolak balik, segera angkat. Karana cpt hangus. Simpan ditoples. Sajikan keripik dengan sambel terasi lebih nikmat.

Demikian tadi resep Emping Jengkol yang enak banget dan bebas dari bau jengkol yang menyengat. Semoga resep diatas bermanfaat. Selamat mencoba. Yuk, baca jugaProses Pembuatan Emping Jagung 

Manfaat Jengkol Bagi Tubuh

Dalam 100 gram jengkol terdapat 133 kkal energi, 23.3 gram protein, 20.7 gram karbohidrat, 240 SI Vitamin A, 0.7 mg Vitamin B, 80 mg Vitamin C, 166.67 mg Fosfor, 140 mg Kalsium, 4.7 mg Zat Besi, dan 49.5 gram Air.

Dengan berbagai kandungan gizi, jengkol dipercaya ampuh mencegah dan mengobati diabetes, menjaga kesehatan jantung, dan menurunkan kadar gula.

Meski jengkol bermanfaat bagi kesehatan tubuh, jengkol tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Pertama karena di dalam jengkol terkandung asam jengkolat yang tinggi sehingga dapat menyebabkan penumpukan kristal pada saluran urin yang kemudian dikenal dengan istilah “jengkolan”.

Biasanya seseorang yang mengalami jengkolan akan merasakan nyeri pada perut, muntah-muntah, nyeri saat buang air kecil, urin keluar sedikit, urin berdarah, pada urin terdapat titik putih seperti tepung, bahkan urin tidak keluar sama sekali.

Alasan kedua adalah bau jengkol yang sebenarnya tidak menyengat, namun setelah dikonsumsi akan menyebabkan bau nafas dan bau urine tidak sedap.

Keripik Jengkol Crispy Dengan Menggunakan Tepung Pilihan

Keripik Jengkol Crispy Dengan Menggunakan Tepung Pilihan – keripik jengkol biasanya dibuat dengan menggunakan tepung namun berbeda dengan ini,kami akan membuat keripik jengkol crispy.

Dalam artikel ini kami akan membagikan cara membuat keripik jengkol crispy dengan menggunakan tepung pilihan yang dapat anda buat dirumah.

Berikut ini adalah cara membuat keripik jengkol crispy yang dapat anda jadikan panduan untuk membuatnya.

Keripik Jengkol Crispy Dengan Menggunakan Tepung Pilihan

Keripik Jengkol Crispy Dengan Menggunakan Tepung Pilihan

Keripik Jengkol Crispy Dengan Menggunakan Tepung Pilihan

Bahan Cara Membuat Keripik Jengkol:

  • 1 kg jengkol
  • 2 kg tepung tapioca
  • 300 ml air hangat
  • 50 gr bawang putih yang sudah dihaluskan
  • 2 liter minyak goreng
  • Penyedap rasa secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Keripik Jengkol :

  1. Pertama bersihkan jengkol, lalu kupas, cuci sampai benar benar bersih, kemudian rendam dalam air bersih selama kurang lebih 20 menit kemudian kalau sudah ganti air rendamannya dan rendam kembali selama 20 menit. Lakukan sampai minimal 3 kali,jika sudah Angkat dan tiriskan
  2. Kedua siapkan panci tuang air dan masukan jengkol , tambahkan garam kemudian rebus jengkol sampai kulit arinya mengelupas, angkat dan tiriskan.
  3. Bersihkan kulit ari jengkol, kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan tepung tapioka, bawang putih halus, air hangat, garam dan juga tidak lupa penyedap rasa, uleni sampai semua bahan tercampur rata.
  4. Bentuk bulat memanjang seperti lontong, bungkus dengan daun pisang atau bisa juga plastik, lalu kukus Selama sekitar 40 menit atau sampaai matang lalu angkat dan dinginkan.
  5. Setelah dingin iris tipis –tipis adonan kemudian jemur sampai benar-benar kering.
  6. Setelah kering, goreng keripik dalam minyak banyak dan dengan api yang sedang, goreng sampai matang lalu angkat dan tiriskan.

Itulah cara membuat keripik jengkol crispy yang saya rekomendasikan untuk kalian, tidak sulit kan? tentu tidak jika kalian ingin berusaha.

Semoga resep cara membuat keripik jengkol crispy kali ini bermanfaat untuk kalian,selamat mencoba dirumah.

Apa Itu Jengkol?

Jengkol atau juga jering (Archidendron pauciflorum, sinonim: A. jiringaPithecellobium jiringa, dan P. lobatum) adalah tumbuhan khas dari wilayah Asia Tenggara,bangsa Barat sering menyebutnya sebagai dog fruit.

Bijinya digemari di Negara Malaysia (disebut “jering”), Myanmar (disebut “da nyin thee'”), dan Thailand (disebut “luk-nieng” atau “luk neang”). Masyarakat Indonesia mengenalnya untuk sebagai bahan pangan.

Jengkol termasuk ke dalam suku polong-polongan (Fabaceae). Buahnya yaitu berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua.

Biji buah berkulit ari tipis dengan warna yang coklat mengilap. Jengkol bisa menimbulkan bau tidak sedap pada urin setelah diolah dan diproses oleh sistem pencernaan, terutama jika dimakan segar sebagai lalap.

Jengkol diketahui bisa mencegah diabetes dan bersifat diuretik dan baik untuk kesehatan jantung.

Tanaman jengkol diperkirakan juga mempunyai kemampuan yakni menyerap air tanah yang tinggi sehingga dapat bermanfaat dalam konservasi air di suatu tempat.

Asal Usul Jengkol

Jengkol atau Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum, adalah jenis tanaman khas wilayah tropis Asia Tenggara.

Pohon ini dapat anda temukan di Indonesia, Malaysia, Myanmar dan Thailand. Di negara-negara itu juga biji jengkol diolah menjadi rupa-rupa menu makanan.

Di Indonesia, beberapa daerah mempunyai istilah sendiri-sendiri untuk menyebut tanaman ini.

Misalnya jengkol atau erring dipakai oleh orang Jawa, lubi istilah orang Sulawesi, jariang untuk wilayah Minangkabau, jaring bagi daerah Lampung dan joring atau jering untuk masyarakat daerah Batak.

Untuk orang Indonesia, biji pohon jengkol ini juga dapat diolah menjadi berbagai menu makanan. Misalnya dijadikan sebagai  keripik dengan cara membuat keripik jengkol yang benar, semur atau jenis makanan yang  lain.

Menurut Sejarah Keraton

Dalam buku “Sejarah Keraton Yogyakarta” cetakan tahun 2009, penulis Ki Sabdacarakatama mengutip yakni buku babad “Giyanti” tulisan Yosodipuro.

Dia menyebut,bahwa pohon erring atau jengkol pernah digunakan sebagai patok cikal bakal calon kota Yogyakarta oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I,usai perjanjian Giyanti.

Namun dengan demikian, makanan dari biji jengkol atau erring itu kurang popular untuk masyarakat Jawa.

Jengkol lebih popular di kalangan masyarakat Betawi, Pasundan dan juga Sumatra. Bagi orang Sumatera jengkol cenderung dianggap untuk sebagai makanan murahan.

Penyebabnya, biji jengkol dapat menimbulkan bau tak sedap pada napas dan juga sisa hasil pencernaan. Pemakan jengkol sering menjadi korban ejekan dari orang disekelilingnya.

Tapi menariknya, tetap banyak orang-orang yang memakan jengkol.

Di Sumatera, pohon jengkol tumbuh di lereng-lereng pegunungan dari Bukit Barisan, pekarangan dan ladang-ladang penduduk sekitar. Orang Sumatera belum terbiasa membudidayakan tanaman jengkol ini.

Mereka umumnya memperoleh biji-biji jengkol mentah dari tanaman liar di sekitar hutan atau juga yang tumbuh secara tidak sengaja di ladang-ladang.

Begitu juga di Daerah Jakarta. Konon orang-orang Betawi banyak yang menanam pohon ini di pekarangan-pekarangan daerah rumahnya. Misalnya di wilayah Pondok Gede dan juga Lubang Buaya.

Sekarang daerah itu terkenal karena semur jengkolnya yang khas, yang disebut-sebut sebagai makanan khas orang Betawi.

Selama ini memang tidak ada catatan resmi sejak kapan Jengkol itu dikenal di tengah penduduk Indonesia ini. Jengkol agaknya sudah ada sepanjang umur peradaban manusia di Nusantara Indonesia.

Manfaat Jengkol

1. Sumber Protein

Seperti yang Anda tahu bahwa tubuh membutuhkan asupan protein yang harus cukup. Umumnya, kita mendapatkan asupan protein tersebut dari daging, tahu, tempe, susu, dan juga makanan lainnya.

Tahukah kalian bahwa jengkol dapat menjadi sumber protein? Kandungan protein yang ada di dalam jengkol juga dipercaya melebihi dari kandungan protein dalam kacang hijau.

Akan tetapi, yang perlu kita perhatikan adalah jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak dan konsumsilah dalam porsi dan jumlah yang wajar. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

2. Mencegah Penyakit Maag

Mempunyai kebiasaan menunda makan atau telat makan akan menyebabkan timbulnya penyakit maag. Jika Anda mempunyai penyakit maag, maka akan berdampak pada lambung anda dan tentu saja akan sangat berbahaya.

Manfaat makan jengkol secara rutin ternyata dapat mencegah penyakit maag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan jika tikus yang makan jengkol cenderung terlindungi dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti maag. Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membenci jengkol!

3. Menangkal Radikal Bebas

Jika tubuh anda kekurangan antioksidan, maka racun atau radikal bebas akan mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Sebaiknya, mulai dari sekarang Anda rutin mengonsumsi jengkol.

Hal ini karena jengkol mengandung banyak antioksidan yakni polifenol, terpenoid, dan alkaloid yang mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik yang lainnya.

4. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang tinggi dalam jengkol bisa membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan keledai.

5. Mencegah Anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi merupakan peran yang sangat penting untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Anda tentu tahu bahwa ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan menjadi berkurang.

Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga akan menjadi berkurang. Efek kurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel akan menurunkan fungsi atau kinerja dari sel.

Tidak heran jika seseorang mempunyai kekurangan zat besi, dia akan terlihat lemah, mudah lelah, dan putus asa. Nah, untuk Anda para wanita, ketika sedang menstruasi, mengonsumsi jengkol sangat disarankan jika tubuh Anda tidak kekurangan zat besi karena jumlah darah menstruasi keluar dari tubuh.

6. Mencegah Tulang Yang Rapuh Dan Memperkuat Tulang Dan Gigi

Selain ada zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang dibutuhkan oleh tulang kita.

Kalsium dan fosfor bisa mencegah tulang rapuh (osteoporosis). Jadi sering mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang di tubuh Anda menjadi lebih kuat.

7. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Jengkol yaitu makanan yang bersifat diuretik (pembuangan urine menjadi halus). Pembuangan urine yang halus dan sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

8. Merampingkan Perut

Jengkol juga dapat membantu merampingkan perut buncit. Kandungan serat yang tinggi bisa melancarkann BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing. Salah satu penyebab perut buncitnya seseorang adalah karena buang air besar tidak lancar dan juga tidak teratur.

9. Mencegah Diabetes

Hebatnya, jengkol bisa mencegah timbulnya diabetes. Jengkol mempunyai zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lainnya. Zat itu disebut dengan asam Jengkolat. Asam jengkolat ini membentuk kristal yang tidak bisa larut oleh air.

Karena sifat diuretik jengkol ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi orang-orang yang mengalami gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan dapat menyaring buah jengkol asam jengkolat. Akibatnya ginjal tidak dapat menyaring asam jengkolat yang sulit berhentinya buang air kecil.

10. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung dapat menjadi lancar.

Kandungan mineral dalam jengkol itu bisa melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol menjadi terlalu matang.

11. Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Wanita hamil sering mengalami kejadian konstipasi. Kandungan serat dalam jengkol bisa mengatasi masalah konstipasi. Dengan kata lain, serat dalam jengkol membantu pencernaan dan juga buang air besar. Tapi tetap tidak terlalu banyak mengonsumsi jengkol. Makan jengkol sesuai dengan porsi dan jumlah yang disarankan.

12. Pertumbuhan Tulang Dan Gigi Pada Janin Yang Masih Dalam Kandungan

Jengkol juga bermanfaat dalam pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Tumbuhnya tulang dan gigi dapat berjalan maksimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi dalam jengkol ini.

13. Menstabilkan Organ Vital Di Dalam Tubuh

Organ penting dalam tubuh kita akan berfungsi dengan baik dan stabil ketika tubuh memenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Situasinya berbeda ketika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6.

Tidak heran ketika ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya asam folat untuk perkembangan janin. Salah satu contoh makanan yang kaya asam folat yaitu jengkol.

Namun perlu diingat bahwa konsumsi jengkol dalam jumlah yang sedang. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi berlebihan jengkol akan kurang baik efeknya untuk ginjal.

14. Cegah Cacat Pada Bayi

Kandungan asam folat dalam jengkol juga bisa mencegah cacat bawaan pada bayi.

15. Mengontrol Kadar Gula Darah

Khasiat jengkol lainnya adalah bisa mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Jengkol mengandung gula yang ‘ramah’ untuk penderita diabetes. Gula dalam jengkol adalah gula yang paling mudah diurai sehingga aman untuk penderita diabetes.

Berbeda dengan gula dalam makanan lain seperti makanan yang mengandung karbohidrat. Gula yang mudah terurai di jengkol ini kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Akibatnya, stamina tubuh akan menjadi meningkat. Proses penguraian gula sempurna tidak akan menyebabkan timbunan gula darah di dalam tubuh kita.

Itulah cara membuat keripik jengkol crispy yang dapat anda buat dirumah. Selamat mencoba semoga bermanfaat sukses selalu.

Sekian dan terimakasih.