resep ayam bakar teflon bumbu rujak

Resep Ayam Bakar Teflon Bumbu Rujak, Awas Nanti Ketagihan!

Kalian pengen masak ayam bakar tapi belum punya panggangan sosis? kalian tetap dapat membuatnya dengan resep ayam bakar teflon bumbu rujak pada artikel ini

Resep Ayam Bakar Teflon Bumbu Rujak

Bahan Utama :

  • Daging ayam 1 kg

Bumbu Halus :

  • Bawang putih 3 siung
  • Bawang merah 10 siung
  • 15 cabe merah (buang biji).
  • Cabe rawit sesuai selera
  • Kemiri sangrai 3 butir
  • Jahe dan Kunyit masing-masing 1 ruas
  • Gula dan garam secukupnya
  • Gula merah sisir sedikit
  • Merica 1 sdt

Bumbu Tumis :

  • Lengkuas geprek 1 batang
  • Sereh geprek 1 batang
  • Ā 2 lembar daun salam.
  • Daun jeruk geprek 2 lembar
  • Kecap secukupnya
  • Air seperlunya

Cara Membuat Ayam Bakar Teflon Bumbu Rujak :

  1. Potong daging ayam menjadi berapa bagian, lalu cuci bersih, kemudian beri sedikit garam dan daun salam dan tunggu beberapa menit
  2. Sembari menunggu haluskan bumbu halus, kemudian tumis bumbu sebentar saja. Sisakan bumbu halus karena dijadikan bumbu oles ketika membakar ayam
  3. Lalu tambahkan bumbu tumis kecuali kecap, setelah harum dan layu maka masukkan daging ayam lalu tumis kembali
  4. Tuang air dan tunggu hingga air mendidih lalu tambahkan kecap manis lalu aduk merata, tes rasa.
  5. Tunggu air sampai berkurang, lalu taruh dalam wadah.
  6. Siapkan teflon anti lengket kemudian Olesi minyak atau mentega.
  7. Setelah minyak panas bakar ayam dan olesi daging dengan sisa bumbu halus tadi sambil dibolak balik, tunggu bumbu meresap ke dalam daging dan sedikit gosong.
  8. Ayam bakar teflon bumbu rujak siap disajikan.

Tips Memilih Daging Ayam yang Segar

1. Cek Bau Daging Ayam

Tips memilih ayam yang segar adalah cek aroma daging. Ayam yang segar seharusnya tidak memiliki bau. Ayam utuh memiliki bau daging segar yang segar dan tidak berbau anyir yang menyengat.

Jika daging ayam berbau amis, disarankan kalian menghindarinya. DagingĀ  ayam seperti itu bisa saja telah lama dijual dan kualitasnya sudah menurun. Hindari juga daging ayam berbau bahan kimia, karena daging ayam sudah dicuci atau direndam dengan bahan kimia tersebut.

Ingin tau olahan bumbu rujak lainnya, cek artikelnya disini

2. Perhatikan Warna Daging Ayam

Daging ayam segar berwarna merah muda, bukan abu-abu atau menghitam. Jika kulit dan dagingnya terkesan putih kemerahan, artinya daging masih segar.

Hindari ayam yang berwarna pucat bahkan kebiruan. Hindari juga ayam yang warnanya mengkilap karena bisa jadi telah diberi formalin

3. Rasakan Tekstur Daging dan Kulit Ayam

Daging yang padat atau kenyal adalah bukti ayam yang masih segar. Jika daging ayam saat disentuhterlalu lembek, berair dan akan hancur tidak perlu dipilih. Selain itu, jangan pula memilih daging ayam yang bengkak atau keras, mungkin saja telah disuntik oleh penjual agar lebih berat.

Cara mengetes daging ayam dapat dilakukan dengan menyentuh dan mengusap kulitnya. Jika daging ayam memiliki tekstur bertepung atau berpasir, sebaiknya kalian menghindarinya karena ayam tersebut telah diberi bahan kimia. Tekstur seperti tepung pada daging merupakan sisa-sisa bahan kimia yang tidak terbilas

4. Perhatikan Darah pada Daging Ayam

Cara memilih daging ayam segar dapat dilihat dari darahnya. Ayam yang tidak mengeluarkan banyak darah merupakan pilihan yang tepat.

Ayam yang masih banyak mengeluarkan darahberarti ayam tersebut diperlakukan dengan cara kasar, dan memilik risiko kontaminasi bakterinya yang lebih tinggi. Atau bisa jadi ayam tersebut telah dibekukan dan dicairkan berkali-kali

5. Perhatikan Ada Tidaknya Lalat yang Hinggap

Lalat merupakan binatang yang perlu dihindari karena membawa bibit penyakit. Namun, dalam tips memilih ayam segar ini, lalat malah dapat sebagai indikator yang baik.

Jika kalian membeli ayam utuh, perhatikan apakah ada lalat yang hinggap pada daging ayam. Jika tidak ada, kalian malah harus curiga sebab ayam bisa jadi mengandung bahan kimia.

Baca juga : Cara Membuat Ayam Bakar Yang Enak Dan Meresap

6. Tekan Daging Ayam

Ayam yang masih segar memiliki tekstur yang elastis. Jika kalian menekan daging ayam dan langsung kembali ke bentuk semula, maka ayam tersebut masih segar.

Sebaliknya, jika ayam ditekan, tidak segera kembali ke bentuk semula, maka ayam sudah cukup lama. Bisa jadi ayam sudah disimpan terlalu lama sehingga sel dagingnya sudah rusak dan tidak elastis.

 

Membuat Puding Roti Tawar Previous post Cara Membuat Puding Roti Tawar di Jamin Enak 100%
macam olahan telur puyuh Next post Macam Olahan Telur Puyuh, Cocok Untuk Menu Berbuka Puasa