Cara Memperbanyak Tongkol Jagung Untuk Tanaman Jagung Anda

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Cara Memperbanyak Tongkol Jagung –  Jika anda ingin menanam jagung manis dan bertongkol besar di tempat anda. Ada beberapa cara menanam jagung dan cara  memperbanyak tongkol jagung manis agar lebih menghasilkan buah yang banyak dan besar.
Mengapa tidak ? Jagung hanya beda varietas atau jenis saja meskipun ada beberapa cara mungkin perbedaanya tidak jauh, misalkan anda akan menanam jagung manis.
 
Jagung memang bukanlah kebutuhan pokok utama di Indonesia seperti halnya tanaman padi, bawang, cabe dan lain sebagainya.
 
Budidaya tanaman atau menanam jagung adalah bisnis yang sangat jelas sekali, mengingat tanaman ini merupakan golongan tanaman pokok di beberapa daerah di Indonesia.
 
Tongkol jagung yang besar akan mempengaruhi harga jual panen anda. Berikut Cara memperbesar tongkol jagung atau memperbanyak yang benar.
 

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung

Benih yang Baik

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Saran saya sebaiknya jangan  menggunakan benih hasil panen karena itu lebih beresiko.
Sebaiknya bila kita ingin menanam jagung gunakan benih hibrida yang bisa didapatkan di toko pertanian terdekat dengan kemasan yang baik.
 
Sekarang ini sudah banyak pabrik-pabrik yang membuat benih jagung berkualitas yang bisa kita dapatkan, dengan menggunakan benih tersebut minimal  kita sudah meminimalalisir 1 kegagalan dalam penanaman jagung tersebut.
 
Penanaman jagung tidak perlu penyemaian apabila sudah mendapatkan benih kita bisa menaburkan kelahan saat lahan sudah siap untuk ditanami.

Persiapan Lahan

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Proses pembajakan sangat penting di lakukan selain bermanfaat untuk mengemburkan tanaman. Proses pembajakan juga bisa menghilang kan gulma seperti rumput yang tumbuh di lahan.
 
Ketika proses pembajakan di lakukan rumput akan terbalik tertimbun tanah sehingga rumput akan mati dan tanah yang tadinya sudah mulai mengeras akibat proses menanam sebelumnya akan gembur lagi dan baik untuk di tanami kembali.

Penaburan Pupuk

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Setelah proses pembajakan selesai sebaiknya melakukan langkah selanjutnya untuk persiapan lahan ini di lakukan penaburan pupuk kohe. Pupuk tersebut berasal kotoran hewan bisa dari kohe kambing, sapi, ayam dan lain sebagainya.
 
Penaburan kohe dilakukan seminggu sebelum proses penanaman dan satu hari setelah proses pembajakan atau bisa bersamaan setelah proses pembajakan selesai di lakukan.
 
Penaburan ini penting di lakukan ini karena sebagian lahan akan mengalami penurunan kadar kesuburan akibat penanaman sebelumnya. Pemakaian pupuk kimia membuat tanah akan menjadi rusak sehingga dengan melakukan penebaran kohe kembali diharapkan.

Penanaman Benih Jagung

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Penanaman benih bisa dilakukan dengan cara pembuatan kubang dengan menggunakan kayu dengan diameter 6 cm berbentuk tongkat. Bambu yang di lancipkan pada bagian bawah berfungsi untuk membuat lubang.
 
Buat lubang dengan kedalaman lebih kurang 7 cm berjarak antara lubang ke lubang yang lain sekitar 30 cm. Hal itu bertujuan agar saat jagung tumbuh zat hara dalam tanah tidak saling berebut.
 
Setelah lubang dibuat masukkan benih jagung tersebut ke dalam lubang kemudian tutuplah kembali benih tersebut dengan menggunakan tanah setelah di masukkan ke lubang tersebut.

Pemeliharaan

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Pemupukan bisa kita lakukan dengan menggunakan pupuk yang mengandung unsur NPK bisa pupuk jadi atau pupuk pupuk campuran, namun biasanya petani lebih sering menggunakan pupuk campuran.
 
Proses pemeliharaan yang lain yang harus di lakukan adalah melakukan penyiangan yaitu proses pembersihan rumput pada sekitar jagung,
 
Proses penyiangan di lakukan sebaiknya 2-3 minggu setelah proses pemupukan atau 2 minggu sebelum proses pemupukan agar pupuk yang di tabur tidak ikut terbuang dengan percuma.
 
Pemupukan ulang bisa di lakukan 1 kali lagi atau bisa juga tidak lagi di lakukan namun penyiangan sebaiknya di lakukan lagi ketika rumput sudah mulai tumbuh lagi.
 
Berikut ini adalah beberapa tahapan pemeliharaan tanaman jagung manis agar jagung yang kalian tanam mendapatkkan hasil panen yang baik.
 

1.  Penyulaman

Penyulaman dilakukan Jika bibit jagung tidak dalam kondisi pertumbuhan yang baik maka bisa dilakukan proses penyulam atau pergantian bibit baru.

Namun proses penyulam hanya bisa dilakukan pada tanaman yang berusia muda sehingga dapat tumbuh seragam dengan tanaman jagung manis yang lainnya.

Jika melakukan penyulaman,jangan sampai terlambat anda memiliki waktu 1 minggun dan jangan lebih dari 1 minggu.

2. Penjarangan

Lakukan penjarangan dan kontrol terus pertumbuahan dan perkembangan tanaman jagung anda.

Untuk penjarangan biasanya di lakukan pada jagung yang sudah berumur 1 minggu lebih atau 10 hari.

3.  Pembubunan

Pembubunan dilakukan dengan cara menggali parit antar bedengan dan tanah di balik pada bagian perakaran tanaman.

Hal ini di bertujuan agar tanaman jagung tidak mudah rebah dan membuat jagung lebih kokoh untuk menompang batang dan calon buah yang akan tumbuh.

Galian pada parit memungkinkan air untuk masuk dan air itu akan diserap oleh tanaman dengan mudah, jadi saya rasa ini sangat penting dilakukan untuk perkembangan si jagung.

4.  Pemupukan

Taburkan pupuk organik separti pupuk kandang dan berikan nutrisi pada tanaman, saya rasa anda sudah paham dalam hal pemupukan.

5.  Pengairan

Tentu saja air sangat penting untuk tanaman jagung menjelang awal hingga panen tiba.

Pastikan anda memahami hal ini, ada beberapa fase jagung sangat membutuhkan air dan mereka lebih mengutamakan air.

Pada fase bunga akan tumbuh berkisar antara usia tanaman 45 – 55 hari setelah tanam dan anda harus menyediakan banyak  air.

Pada tanaman menjelang pengisian biji mereka berusia 50 – 80 hari dihitung setelah tanam juga membutuhkan air. Dan saya rasa jagung lebih membutuhkan air ketika pada fase pertumbuhan bunga.

Waktu Panen

Cara Memperbanyak Tongkol Jagung 
Tahapan terakhir dari cara memperbanyak tongkol jagung adalah proses panen.
 
Tanaman jagung manis umumnya dipanen pada usia kisaran 60 hingga 150 hari sejak awal penanaman. Saya sarankan pemanenan anda jangan terlalu lama, jika hal ini terjadi maka banyak biji jagung akan menjadi rusak.
 
Hal lain yang anda bisa lakukan adalah dengan mengecek kematangan biji jagung dan tongkol jagung sudah berukuran besar, kupas saja semple yang ada.
 
Lakukan pengupasan jagung dengan melihat bijinya saja jika memang dirasa pas dan cocok oleh anda, maka anda bisa melakukan pemanenan.
 

Manfaat Jagung Manis

Sebelum kami membahas mengenai cara budidaya jagung ada baiknya anda sebagai konsumen atau produsen mengetahui terlebih dulu apa saja manfaat yang diperoleh tubuh setelah mengkonsumsi jagung manis ini, yaitu :

Mencegah Penyakit Kanker

Tanaman jagung mengandung banyak asam fenolit serta asam ferulik, sehingga baik untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dan tumor didalam tubuh.

Sumber Asam Linolet

Selain baik untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dan tumor, tanaman jagung manis juga kaya akan asam linolet yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh, menambah asupan gizi serta sebagai saran tranportasi vitamin D kedalam tubuh.

Meningkatkan Kekebalan Tubuh Serta Mencegah Anemia

Jagung manis banyak mengandung vitamin B12 yang baik untuk mencegah terjadinya penyakit anemia akibat kekurang vitamin B serta kandung vitamanin B12 tinggi dapat meningkatkan kekebelan tubuh.

Sehingga tahan terhadap berbagai serangan penyakit yang diakibatkan oleh virus maupun bakteri berbahaya.

 
Jadi,itulah cara memperbanyak tongkol jagung yang tepat. Pastikan hasil yang anda terima akan memuaskan setelah mencoba menanamnya. Cukup sekian dari saya semoga bermanfaat bagi usaha pertanian anda. Sekian dan selamat mencoba.