Cara Membuat Tongseng Kambing Dengan Mudah
Halo teman-teman semua, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan resep dan cara membuat tongseng kambing dengan mudah yang rasanya JOSS GANDOSS!.
Tapi sebelum itu, mari kita ulik sedikit mengenai tongseng kambing ini supaya kalian lebih tau tentang hidangan ini.
Tongseng
Hidangan tongseng ini merupakan hidangan yang sejenis dengan gulai yang menggunakan komposisi bumbu yang lebih tajam.
Terdapat perbedaan yang signifikan antara gulai dan tongseng, yakni dalam penggunaan dagingnya.
Hidangan tongseng ini umumnya memakai bagian-bagian daging yang masih melekat pada tulangnya, bagian tulang iga dan bagian tulang belakang umumnya lebih sering dipakai untuk hidangan ini.
Umumnya, hidangan tongseng ini menggunakan daging kambing. Biarpun begitu, terdapat pula hidangan tongseng ini yang menggunakan daging selain daging kambing, seperti daging ayam, kerbau, ataupun sapi.
Dalam hidangan tongseng ini juga terdapat kuah yang memiliki tekstur kental, yang asalnya dari berbagai jenis dan bermacam-macam sayuran seperti kol, tomat, bawang putih, dan sayuran – sayuran lainnya.
Selain itu, hidangan tongseng ini menggunakan bumbu yang di oseng-oseng yang terdiri dari campuran garam, bawang putih, kecap, dan lada.
Hal unik dari hidangan ini adalah kalian dapat menemukannya dengan mudah, biasanya tongseng ini dijual bersamaan dengan sate.
Selain itu, masih banyak yang menganggap hidangan tongseng ini sebagai makanan khas wilayah Solo, Magelang, dan sekitarnya, tetapi terdapat pula varian tongseng daging suir tahu di wilayah Kebumen.
Sejarah Tongseng
Dibalik kenikmatannya, ternyata terdapat sesuatu yang unik pada hidangan tongseng ini, dan bisa dibilang hidangan ini bukan hanya sekedar hidangan pelepas lapar saja.
Hidangan tongseng ini juga memiliki cerita dan sejarah yang panjang hingga akhirnya berhasil menjadi bagian dari hidangan khasanah dunia kuliner di nusantara.
Pada abad ke-18 hingga abad ke-19 perlahan banyak kapal dagang asing yang singgah di indonesia. Kapal dagang asing tersebut kebanyakan berasal dari Arab dan India.
Tujuan utama mereka semata-mata hanya untuk berdagang pada awalnya, namun karena bersamaan dan hal lain terjadilah pertukaran budaya yang salah satu hal yang didapat adalah hidangan daging kambing.
Awal Mula Lahirnya Hidangan Daging Kambing
Sejak terjadinya pertukaran budaya antara budaya bangsa asing dengan budaya Indonesia, disaat itu juga hidangan tongseng lahir.
Pada saat itu, Arab dan India memiliki pengaruh yang paling besar dalam memperkenalkan dan melebarkan wawasan mengenai hidangan berbahan dasar daging domba dan kambing.
Seiring berjalannya waktu, sebagian dari mereka yang berasal dari bangsa Arab dan India ini tidak hanya datang ke Indonesia sesekali saja, namun mereka pada akhirnya menetap di wilayah nusantara.
Kebanyakan dari pendatang itu menetap dan tinggal di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan juga Jawa Timur.
Hingga seiring berjalannya waktu dibarengi dengan melakukan kegiatan peternakan kambing, dan berhasil membuat wilayah tersebut menjadi penghasil kambing dengan kualitas terbaik yang ada di Indonesia.
Melekatnya Tongseng Di Hati Masyarakat
Masyarakat yang sebelumnya telah menetap dan tinggal lama di sekitar daerah itu semakin terbiasa dalam persoalan mengolah, memasak, dan menyantap hidangan yang berbahan dasar berasal dari kambing.
Mereka menggunakan daging dari kambing untuk dijadikan hidangan makanan lain. Sedangkan tulang kambingnya digunakan untuk bahan pelengkap hidangan.
Pada waktu yang sama, saat itu terdapat pabrik baru yang berdiri, pabrik tersebut adalah pabrik penghasil gula yang menghasilkan sesuatu seperti gula pasir, gula merah. Ditambah pabrik kecap juga telah berdiri saat itu.
Masyarakat jawa yang tinggal dibagian selatan kemudian membuat menu baru yang terbuat dari daging kambing, santan, kecap, tomat, kubis, dan berbagai macam rempah. Dan hidangan itu disebut tongseng.
Menu hidangan ini dipercaya khasanah wilayah Boyolali, Jawa Tengah, yang kemudian menyebar hingga ke seluruh penjuru daerah nusantara.
Bahkan di Boyolali, lebih tepatnya di Kecamatan Klego terdapat patung sate tongseng yang menjadi ciri khas dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat sekitar.
Nutrisi Yang Terdapat Daging Kambing
Daging kambing merupakan daging yang termasuk kedalam jenis daging merah, jika dibandingkan dengan jenis daging merah lainnya, daging ini bisa dibilang daging yang mengandung kolesterol dan lemak yang rendah.
Selain itu zat besi dan potassium juga terkandung didalam daging kambing ini, yang dimana sangat bermanfaat sebagai penstabil jantung.
Kadar natrium yang terdapat dalam daging ini juga tergolong rendah sehingga sangat bermanfaat bagi mereka yang sedang menderita gangguan tekanan darah.
Namun perlu hal yang perlu diperhatikan dalam daging kambing ini adalah kandungan patogen yang tidak baik untuk kesehatan.
Karena itulah dibutuhkannya proses pengolahan yang baik guna untuk meminimalisir terjadinya resiko bagi kesehatan disaat mengkonsumsi daging kambing.
Manfaat Yang Ada Pada Daging Kambing
Daging kambing bisa menjadi sangat bermanfaat bila dipadukan dengan teknik pengolahan serta peralatan yang pas, berikut beberapa manfaat daging kambing untuk kesehatan:
Menjaga kesehatan tulang
Pada daging kambing terdapat kadar kalsium yang tinggi, oleh karena itu daging kambing dapat membantu dan mendukung pertumbuhan tulang.
Menjaga dan meningkatkan kesehatan mental
Di dalam kambing juga terdapat kandungan vitamin B12 guna untuk membantu meredakan rasa depresi dan stress.
Mencegah gangguan ginjal dan stroke
Pada daging kambing juga terdapat kandungan asam lemak omega 3 yang rendah kalium dan natrium, hal itu bisa membantu dalam persoalan pencegahan penyakit ginjal dan stroke.
Mencegah kanker
Conjugated Linoleic Acid (CLA) juga terkandung didalam daging kambing, kandungan tersebut dikenal dapat mencegah dan meminimalisir resiko peradangan dan kanker.
Mencegah peradangan pembuluh darah
Dengan mengkonsumsi daging kambing, peradang pembuluh darah dapat dicegah. Hal itu dikarenakan kandungan zat anti-inflamasi terdapat pada daging kambing.
Mencegah anemia
Dengan mengkonsumsi daging kambing juga dapat membantu mencegah anemia, khususnya wanita menstruasi dan juga ibu hamil. Selain itu mengkonsumsi daging kambing juga bisa meningkatkan sirkulasi darah.
Membakar lemak
Vitamin B yang terkandung di dalam daging kambing sangatlah kaya, hal itu bisa membantu tubuh untuk membakar lemak lebih.
Daging kambing juga cocok untuk dikonsumsi saat sedang diet, itu dikarenakan daging kambing mengandung protein yang tinggi serta rendah lemak jenuh.
Efek Samping Daging Kambing
Meskipun daging kambing mengandung banyak manfaat, jika di konsumsi secara berlebihan juga dapat membuat efek yang buruk bagi kesehatan, seperti kolesterol darah.
Efek tersebut hanya akan terjadi jika daging kambing dikonsumsi secara berlebihan. Dengan kita mengkonsumsinya dalam jumlah yang wajar, maka efek samping tersebut tidak akan terjadi.
Oiya, jangan lupa kunjungi juga artikel lain yang ada di website ini ya seperti cara membuat cakwe goreng sederhana.
Mitos dan Fakta Tentang Daging Kambing
Mitos : Daging kambing bikin darah tinggi.
Fakta : Sejauh ini belum terdapat penelitian ilmiah terkait daging kambing yang dikabarkan menjadi penyebab utama tekanan darah tinggi.
Pada dasarnya darah tinggi bisa saja disebabkan oleh banyak hal, meskipun begitu bagi penderita darah tinggi sebaiknya tidak disarankan untuk menkonsumsi daging terlalu banyak, terutama daging sapi dan kambing.
Mitos : Dilarang memakan daging kambing bersamaan dengan durian
Fakta : Daging kambing mengandung lemak jenuh dan buah durian merupakan buah yang menganduk lemak tinggi.
Jika keduanya dikonsumsi secara bersamaan sangatlah tidak baik bagi orang yang memiliki riwayat penyakit jantung atau darah tinggi, yang bisa membuat keadaannya semakin parah.
Disamping itu, jika dikonsumsi oleh orang yang sehat tidak akan menjadi masalah selagi mengkonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Mitos : Daging kambing dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil
Fakta : Sebenarnya daging kambing dapat dibilang aman untuk ibu hamil, hanya saja tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi terlalu banyak.
Dikhawatirkan jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan masalah bagi kesehatan ibu, seperti maag akut dan hipertensi yang tentu sangat tidak baik jika memiliki masalah kesehatan disaat mengandung.
Mitos : Daging kambing bisa meningkatkan libido pada laki-laki/pria
Fakta : Sebetulnya untuk permasalahan terkait libido yang meningkat biasanya terkait dengan hormon testoteron, yang dimana testoteron tersebut terbentuk dari protein.
Kandungan protein sendiri tidak hanya terdapat di daging kambing saja, melainkan daging selain kambing pun terdapat protein.
Dengan begitu, maka tidak hanya daging kambing saja yang bisa meningkatkan banyak libido pada laki-laki/pria.
Mitos : Daging kambing tidak lebih sehat dibandingkan dengan daging sapi
Fakta : Pada saat ini, banyak dari kalangan masyarakat yang beranggapan bahwasannya daging sapi lebih sehat dibandingkan daging kambing.
Padahal hingga sekarang masih belum ada penelitian ilmiah terkait persoalan ini.
Dan jikapun benar kemungkinan besar dipengaruhi oleh kandungan lemak jenuh yang terdapat pada daging kambing lebih tinggi dibandingkan lemak jenuh yang terdapat pada daging sapi.
Tongseng Kambing

Hidangan tongseng kambing ini adalah hidangan olahan daging kambing yang sangat digemari masyarakat indonesia.
Hidangan daging kambing ini dikombinasikan dengan kuah yang bercampur dengan aneka rempah-rempah yang bisa membuat rasa hidangan tongseng menjadi lebih kaya dan nikmat.
Hidangan tongseng kambing ini sangat tepat bila disajikan bersamaan dengan semangkuk nasi. Kenikmatan hidangan ini membuat banyak orang-orang mencari cara membuat tongseng kambing terbaik.
Cara Membuat Tongseng Kambing
Berikut resep dan cara membuat tongseng kambing dengan berbagai varian dan khas daerah nusantara.
Cara Membuat Tongseng Kambing Jogja
Tongseng khas jogja ini biasanya mengandung bahan-bahan penyedap makanan yang berbeda dan bervariasi.
Dengan adanya tambahan gula merah dan juga daun jeruk pada hidangan tongseng kambing ini.
Hal itu, membuat rasa tongseng kambing khas Jogja menjadi lebih ringan untuk dikenali setelah dirasakan. Berikut cara membuat tongseng kambing khas Jogja.
Bahan-bahan:
- 1/2 kg (kilogram) daging kambing
- Lengkuas (digeprek)
- 8 helai kol (dipotong tipis/diiris)
- 1 batang serai (digeprek)
- 2 cm (sentimeter) jahe (dihaluskan)
- 5 butir bawang merah (dihaluskan)
- 4 siung bawang putih (dihaluskan)
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
- 1 buah tomat
- 1 sdt (sendok teh) garam halus
- Kecap manis secukupnya
- Gula merah secukupnya
Tahap-tahapan Membuat Tongseng Kambing Jogja:
- Persiapkan alat-alat yang digunakan untuk menumis bumbu.
- Mulai panaskan minyak, sambil menunggu lakukan penghalusan bahan-bahan yang dibutuhkan.
- Masukkan bumbu halus disertai lengkuas, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas. Kemudian tumis sampai mengeluarkan wangi yang sedap.
- Selanjutnya, masukkan air secukupnya dan 1/2 kg daging kambing yang sebelumnya telah disiapkan.
- Tambahkan gula merah, garam, dan penyedap rasa.
- Lanjutkan memasaknya hingga daging terlihat matang .
- Jika kuah yang dimasak sudah memiliki tekstur kental, masukkan kol dan kecap manis sesuai selera.
- Kemudian, masukkan tomat dan masak sampai layu. Kalian juga bisa menambahkan rasa pedas dengan memasukkan cabai sesuai selera.
- Jika sudah matang, angkat dan sajikan tongseng kambing Jogja serta hias sesuai selera.
Cara Membuat Tongseng Kambing Tanpa/Non Santan Khas Solo

Berbeda dari resep tongseng pada umumnya yang beredar dimana biasanya dilengkapi santan, disini kita akan membahas resep tongseng kambing tanpa santan khas Wilayah Solo.
Meskipun tanpa menggunakan santan sama sekali, tongseng ini tidak akan kalah enak dari tongseng-tongseng lainnya.
Rasa yang dihasilkan akan tetap gurih karena pada resep kali ini, santan yang digunakan pada tongseng akan diganti dengan kaldu bubuk atau daging. Berikut cara membuat tongseng kambing non santan khas solo.
Bahan-bahan:
- 1/2 kg daging paha kambing (diiris)
- 1/2 kg helaian kol
- 3 buah tomat (dipotong dadu)
- Kecap manis sesuai kebutuhan
- 20 gram kaldu daging (jenis kaldu daging sesuai selera)
- Saus Tiram sesuai kebutuhan
Bahan-bahan Bumbu:
- 10 siung bawang putih
- 10-12 biji kemiri (disangrai)
- 3 kunyit (ruas jari telunjuk)
- Garam, merica, gula
- 50 gram jahe (dirajang tipis)
- 75 gr bawang merah (dirajang tipis)
- 5 buah cabai merah (diiris)
- 5 buah cabai rawit (diiris)
- Lengkuas ukuran sekitar 2-3 ruas jari telunjuk
- 5 batang serai
- 10 lembar daun jeruk
Tahap-tahapan Membuat Tongseng Kambil Non Santan Khas Solo
- Panaskan minyak atau mentega untuk persiapan tumis.
- Tumis bawang merah yang sudah dirajang sebelumnya hingga layu dan memberikan wangi sedap.
- Masukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, tumis sampai berubah warna.
- Tambahkan bumbu kasar dan aduk lagi sampai merata.
- Masukkan saus tiram dan kecap manis secukupnya.
- Masukkan daging kambing secara perlahan sedikit demi sedikit kemudian tumis supaya bumbu menyerap dan semakin matang.
- Masukkan air putih seperlunya, dan diaduk lagi hingga menyatu dan merata.
- Tambahkan kaldu bubuk atau daging yang sebelumnya telah disiapkan hingga bumbu merata, dan masak sampai mendidih.
- Setelah itu, tambahkan tomat yang telah dipotong-potong dan kol yang telah dirajang, kemudian masak hingga layu dan angkat.
- Masakan tongseng kambing non santan khas wilayah Solo sudah siap untuk disajikan dan disantap!.
Cara Membuat Tongseng Kambing Kering

Hidangan tongseng daging kambing umumnya memiliki kuah yang cukup banyak dan juga kental.
Nah, jika kamu bosan dengan tongseng kambing berkuah, kamu bisa mencoba resep tongseng kambing kering yang satu ini, Joss Gandoss!.
Berikut cara membuat tongseng kambing kering.
Bahan-bahan:
- 1/4 kg daging kambing
- 10 buah rawit setan
- 5 sdm kecap manis
- 3 buah tomat kecil
- 4 lembar daun jeruk
Bumbu Halus:
- 1 sdt merica
- 1/2 ruas kunyit
- 1/2 sdt jintan
- 2 buah bawang putih
- 2 butir kemiri
- 6 siung bawang merah
- Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
Tahap-tahapan Membuat Tongseng Kambing Kering:
- Haluskan semua bahan bumbu halus yang sebelumnya telah disiapkan.
- Selanjutnya, masak dengan menumis bumbu yang sudah dihaluskan lalu tambahkan daun jeruk. Aduk hingga harum dan matang.
- Lalu, masukan potongan daging yang sebelumnya sudah disiapkan serta kecap dan air secukupnya.
- Biarkan, hingga daging kambing menjadi empuk dan juga bumbu meresap dengan sempurna, kemudian aduk sesekali supaya merata.
- Tambahkan potongan cabai rawit dan tomat kemudian aduk, tongseng kambing siap disajikan dan disantap.
Nah, itulah tadi beberapa hal dan cara membuat tongseng kambing dari berbagai varian dan khas dari 2 daerah jogja dan solo.
Semoga artikel ini bisa membantu menambah wawasan dan pengetahuan teman-teman yang sedang tertarik dan pingin makan atau masak tongseng kambing. Sekian dan juga terima kasih sudah mampir ke artikel saya.