Cara Membuat Keripik Jengkol Yang Mudah Dibuat Dirumah

Cara Membuat Keripik Jengkol

cara membuat keripik jengkol

Cara Membuat Keripik Jengkol

Berikut ini adalah cara membuat kerpik jengkol yang enak dan berkhasiat, yang dapat anda coba dirumah

Bahan

  • 1 kg jengkol
  • 2 kg tepung tapioca
  • 300 ml air hangat
  • 50 gr bawang putih yang sudah dihaluskan
  • 2 liter minyak goreng
  • Penyedap rasa secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Keripik Jengkol :

Pertama bersihkan jengkol, lalu kupas, cuci sampai benar benar bersih, kemudian rendam dalam air bersih selama kurang lebih 20 menit kemudian kalau sudah ganti air rendamannya dan rendam kembali selama 20 menit. Lakukan sampai minimal 3 kali,jika sudah Angkat dan tiriskan

  1. Kedua siapkan panci tuang air dan masukan jengkol , tambahkan garam kemudian rebus jengkol sampai kulit arinya mengelupas, angkat dan tiriskan.
  2. Bersihkan kulit ari jengkol, kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan tepung tapioka, bawang putih halus, air hangat, garam dan juga tidak lupa penyedap rasa, uleni sampai semua bahan tercampur rata.
  3. Bentuk bulat memanjang seperti lontong, bungkus dengan daun pisang atau bisa juga plastik, lalu kukus Selama sekitar 40 menit atau sampaai matang lalu angkat dan dinginkan.
  4. Setelah dingin iris tipis –tipis adonan kemudian jemur sampai benar-benar kering.
  5. Setelah kering, goreng keripik dalam minyak banyak dan dengan api yang sedang, goreng sampai matang lalu angkat dan tiriskan.

Manfaat Jengkol

1. Sumber Protein

Seperti yang Anda tahu bahwa tubuh membutuhkan asupan protein yang harus cukup. Umumnya, kita mendapatkan asupan protein tersebut dari daging, tahu, tempe, susu, dan juga makanan lainnya.

Tahukah kalian bahwa jengkol dapat menjadi sumber protein? Kandungan protein yang ada di dalam jengkol juga dipercaya melebihi dari kandungan protein dalam kacang hijau.

Akan tetapi, yang perlu kita perhatikan adalah jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak dan konsumsilah dalam porsi dan jumlah yang wajar. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

2. Mencegah Penyakit Maag

Mempunyai kebiasaan menunda makan atau telat makan akan menyebabkan timbulnya penyakit maag. Jika Anda mempunyai penyakit maag, maka akan berdampak pada lambung anda dan tentu saja akan sangat berbahaya.

Manfaat makan jengkol secara rutin ternyata dapat mencegah penyakit maag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan jika tikus yang makan jengkol cenderung terlindungi dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti maag. Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membenci jengkol!

3. Menangkal Radikal Bebas

Jika tubuh anda kekurangan antioksidan, maka racun atau radikal bebas akan mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Sebaiknya, mulai dari sekarang Anda rutin mengonsumsi jengkol.

Hal ini karena jengkol mengandung banyak antioksidan yakni polifenol, terpenoid, dan alkaloid yang mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik yang lainnya.

4. Pembentukan Jaringan Tubuh

Kandungan protein yang tinggi dalam jengkol bisa membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan keledai.

5. Mencegah Anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi di mana zat besi merupakan peran yang sangat penting untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah yang ada di dalam tubuh. Anda tentu tahu bahwa ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan menjadi berkurang.

Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga akan menjadi berkurang. Efek kurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel akan menurunkan fungsi atau kinerja dari sel.

Tidak heran jika seseorang mempunyai kekurangan zat besi, dia akan terlihat lemah, mudah lelah, dan putus asa. Nah, untuk Anda para wanita, ketika sedang menstruasi, mengonsumsi jengkol sangat disarankan jika tubuh Anda tidak kekurangan zat besi karena jumlah darah menstruasi keluar dari tubuh.

6. Mencegah Tulang Yang Rapuh Dan Memperkuat Tulang Dan Gigi

Selain ada zat besi dan protein, kandungan zat lain yang ada di dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang dibutuhkan oleh tulang kita.

Kalsium dan fosfor bisa mencegah tulang rapuh (osteoporosis). Jadi sering mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup dapat membuat tulang di tubuh Anda menjadi lebih kuat.

7. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Jengkol yaitu makanan yang bersifat diuretik (pembuangan urine menjadi halus). Pembuangan urine yang halus dan sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

8. Merampingkan Perut

Jengkol juga dapat membantu merampingkan perut buncit. Kandungan serat yang tinggi bisa melancarkann BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing. Salah satu penyebab perut buncitnya seseorang adalah karena buang air besar tidak lancar dan juga tidak teratur.

9. Mencegah Diabetes

Hebatnya, jengkol bisa mencegah timbulnya diabetes. Jengkol mempunyai zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lainnya. Zat itu disebut dengan asam Jengkolat. Asam jengkolat ini membentuk kristal yang tidak bisa larut oleh air.

Karena sifat diuretik jengkol ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi orang-orang yang mengalami gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan dapat menyaring buah jengkol asam jengkolat. Akibatnya ginjal tidak dapat menyaring asam jengkolat yang sulit berhentinya buang air kecil.

Previous post Cara Membuat Kerupuk Gendar Dengan Bleng
cara membuat krecek kerupuk kulit Next post Termudah Cara Membuat Krecek Kerupuk Kulit