Beberapa Usaha Jualan Makanan, Yang Mudah Dan Praktis

Ada banyak  usaha jualan makanan yang bisa dijadikkan untuk belajar berbisnis yang sangat menguntungkan bagi anda.  Kamu bisa mulai menjual makanan yang banyak digemari oleh orang banyak.tanpa perlu banyak modal yang banyak.Berikut beberapa usaha jualan makanan yang harus anda ketahui .

  1. Tahu Bulat

Tahu bulat masih jadi  usaha jualan makanan yang menjanjikkan.Kita bisa buktikkan di beberapa kota besar yang menjual tahu bulat tersebut. Bahkan pedagang tahu bulat sudah merambah hingga ke perkampungan.

Biasanya,pedagang tahu bulat menjajakan jualannya melalu mobil pick up. Para pedagang ini menjual dagangannya secara dadakan. Namun, para pedagang yang tidak punya mobil pickup mulai berjualan dengan motor ataupun sepeda. Ada juga yang jualannya di depan rumah.

Nah, kamu bisa pilih tuh mau jualan pakai pick up, sepeda motor atau jualan di halaman rumah aja. Kamu bisa jual tahu bulat Rp 500 per butir.

2. Pisang Coklat

Camilan satu ini memang gak ada matinya. Makanan ini juga biasa dikonsumsi untuk hidangan penucuci mulut. Namun, saat in pamornya makin populer sehingga jadi makanan yang banyak dicari, sehingga anda dapat menjadikkan nya usaha jualan makanan.

3. Seblak

Gak disangka,seblak makanan terbuat dari krupuk yang direndam air panas hingga lunak ini jadi kuliner favorit saat ini. Bahkan banyak pedagang yang menciptakan kreasi aneka rasa seblak ini.

Di Bogor misalnya, banyak pedagang yang menjual seblak ceker, seblak makaroni hiongga seblak sosis. Dengan modal yang murah, bisnis seblak ini bisa mendatangkan untung melimpah.

4. Cireng

Cireng alias aci digoreng jadi makanan yang banyak digemari orang. Camilan ini bisa jadi peluang usaha makanan yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa jual aneka rasa mulai dari cireng kornet, daging, abon, oncon dan rasa lainnya. Modal untuk jualan cireng relatif murah dan untungnya juga lumayan.

5. Cilok

Bahan dasar cilok atau aci dicolok gak jauh beda dari cireng. Bedanya membuat cilok ini dikukus dan ditusuk menggunakan tusukan sate. Sementara bumbunya terbuat dari saus kacang dan kecap. Jualan cilok ini sangat mudah gak gak memerlukan banyak peralatan.

6. Gorengan

Biasanya untuk menjalankan bisnis gorengan ini membutuhkan modal yang tidak terlalu besar, modal di awal memang sangat terasa karena harus membeli banyak peralatan dan bahan-bahan untuk memulai usaha gorengan tersebut. Beberapa jenis usaha gorengan yang sangat laris di pasaran adalah;

  • Bisnis kuliner jualan goreng pisang
  • Buka usaha jualan bakwan udang
  • Usaha makanan jualan ubi dan singkong goreng
  • Usaha makanan jualan risoles
  • Berbisnis kuliner tahu isi goreng Bisnis makanan tempe goreng

Jika Anda berniat menjalangkan usaha gorengan, pastikan Anda selalu menyediakan jenis gorengan di atas tadi karena peminatnya pasti sangat banyak.

Mungkin membuka usaha kuliner gorengan terdengar kurang keren buat Anda, bahkan beberapa diantara calon pebisnis tidak mau menjalankannya karena gengsi atau malu. Tetapi, bagi seseorang yang punya jiwa pengusaha, bisnis gorengan ini adalah sebuah peluang usaha makanan ringan yang sangat berpotensi memberikan keuntungan.

7.  Sosis Bakar

Suka makan sosis bakar di pinggir jalan bersama pasangan? Ah, jangan jadi pembeli terus dong. Sesekali jadi penjual gitu. Kan lumayan pelanggan sosis bakar ini banyak banget.

Nah, sosis bakar ini jadi peluang usaha makanan yang menjanjikan lho. Dan modalnya pun gak perlu besar kok.

8. Aneka usaha kripik

Aneka keripik adalah makanan ringan yang banyak digandrungi oleh masyarakat kita. Ada beberapa jenis keripik yang selalu laris dijual di pasaran, misalnya;

-Bisnis kuliner keripik singkong
-Bisnis kuliner keripik kentang
-Usaha kuliner keripik pisang
-Usaha makanan keripik rebung
-dan lain-lain.
Usaha aneka keripik ini juga bisa dilakukan secara online lho. Ada cukup banyak pengusaha aneka keripik yang menjual produk mereka secara online, tentu saja target marketnya menjadi lebih luas dan bisa memberikan keuntungan yang lebih besar.

9. Usaha Makanan Aneka Kue

Saat ini ada banyak sekali jenis kue yang dijual di pasaran, baik secara online ataupun offline. Menurut saya, jenis kue secara umum ada dua, yaitu kue kering dan kue basah. Kue kering ini dapat bertahan lebih lama setelah diproduksi dan disimpan dengan baik.

Berbeda dengan kue basah, jenis kue ini tidak tahan lama dan harus cepat dimakan kalau tidak akan basi dan tidak enak. Perhatikan jenis kue seperti apa yang akan Anda jual, apakah cocok dengan target market Anda?

Berdasarkan pengalaman saya, kue-kue kering bisa dijual secara online ataupun offline karena lebih tahan lama. Biasanya jenis kue-kue ini banyak dicari pada momen-momen tertentu, misalnya saat akan lebaran, natal, dan tahun baru.

Beberapa jenis bisnis makanan kue kering ini diantaranya;

-Kue Nastar
-Putri salju
-Kue sagu keju
-Bisnis kuliner kue dahlia
-dan masih banyak lagi
Sedangkan kue basah biasanya dijual secara offline di pasar-pasar tradisional atau di pusat-pusat perbelanjaan. Kue-kue basah ini lebih sering dibeli dibandingkan dengan kue kering dan peminatnya sangat banyak. Beberapa kue basah yang sangat laris di pasaran adalah kue lapis, kue lemper, kue kukus, kue bolu, kue apem, dan lain-lain.

 Kunci Sukses Menjalankan Usaha Jualan Makanan

In addition, untuk bisa sukses menjalankan sebuah bisnis makanan maka kita harus menjalankannya dengan tekun dan dengan manajemen yang baik. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan sebuah usaha kuliner, diantaranya adalah;

1. Kualitas Makanan yang Dijual

Pastikan bahwa makanan yang dijual terjamin kualitasnya, baik dalam hal rasa, bahannya, dan pengemasannya. Selalu gunakan bahan makanan yang masih baik dan bersih, dan diolah dengan cara yang sesuai dengan standar pengolahan bahan makanan. Jika menggunakan kemasan, maka pastikan kemasan tersebut dalam kondisi baik dan terlihat menarik.

2. Inovasi dalam Menjalankan Usaha Jualan Makanan

Hanya mereka yang mau berinovasi dalam bisnis makanan lah yang bisa menjadi pemenang. Dengan inovasi, maka akan muncul varian baru dari jenis makanan yang pernah dibuat sehingga membuat konsumen tetap tertarik.

Tidak masalah bila produk tersebut sudah dijual usaha kuliner lain, bila Anda memberi sentuhan baru pada produk tersebut sehingga menjadi berbeda maka ini bisa menjadi hal menarik bagi sebuah usaha makanan.

3. Menjaga Hubungan Baik dengan Konsumen

Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen adalah sesuatu yang sangat bijak, walaupun Anda tidak pernah mengenalnya sebelumnya. Dengan memberikan pelayanan yang baik, maka konsumen tersebut akan mendapatkan kesan bahwa bisnis makanan Anda berjalan dengan profesional. Tentu saja hal ini akan membuat konsumen mau kembali lagi.

4. Membidik Target Pasar yang Tepat

Sejak awal membangun usaha makanan, kita harus mengerti siapa target market yang paling sesuai. Misalnya kita ingin menjual produk kuliner gorengan dengan harga murah meriah, maka target market yang paling cocok adalah dari kalangan menengah ke bawah atau bahkan semua kalangan.

Dalam menjalankan bisnis makanan ini, ada baiknya kita juga memberikan promosi. Misalnya memberi diskon untuk pembelian jumlah tertentu, memberikan sampel makanan secara gratis di area yang ramai, dan cara lainnya.

Yuk gaes yang mau membuka usaha kripik tahu renyah kalian bisa baca artikel ini .

5. Berpikir Positif

Semua jenis bisnis pasti membutuhkan pola pikir yang positif dari pelaku usahanya agar bisa berkembang, termasuk usaha kuliner. Kenapa demikian? Karena biasanya apa yang kita pikirkan secara terus-menerus maka hal itulah yang akan terjadi.

Salah satu contoh, misalnya di bawah alam sadar Anda selalu berpikir bahwa usaha makanan Anda akan mendapat banyak pembeli, maka Anda akan menemukan berbagai cara atau ide untuk mencapai tujuan tersebut. Ini terjadi di bawah alam sadar kita, karena itu biasakanlah untuk selalu berpikir positif.

 

6. Modal awal usaha

Banyak cara untuk menutupi kekurangan modal, misalnya melalui mencari rekanan yang bisa diajak kerja sama, meminjam ke koperasi atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.

Jika modal Anda sangat tipis dan ingin melakukannya sendiri itu lebih baik, karena Anda tak akan pusing dalam hal lain Anda dapat fokus dalam hal pemasaran, namun berhematlah untuk tambahan modal kelak, misalkan Anda ingin menjadi pengusaha keripik, Anda membuat keripik singkong dengan modal hanya Rp 10 ribu, Anda goreng dan bungkus menjadi 40 bungkus dengan harga satuan Rp 500.

Sisihkan separuh keuntungan untuk tambahan modal, menjadi 50, 60, 100, 500 dan bukan hal mustahil hingga ribuan bungkus atau pabrikan. Jika memilih usaha patungan, sebaiknya Anda membuat surat perjanjian yang mengatur pembagian wewenang dan hasil usaha guna menghindari masalah di kemudian hari.

Jika meminjam dari lembaga keuangan, maka biasakan untuk membuat laporan keuangan setelah usaha berjalan. Laporan keuangan tersebut mencantumkan pemasukan, pengeluaran, dan aset usaha yang dimiliki. Hal ini dilakukan agar lembaga keuangan tersebut mengetahui secara pasti perkembangan usaha Anda.

7. Lokasi usaha

Pilihlah lokasi usaha jualan makanan  yang banyak dikunjungi atau dilalui banyak orang. Saat menentukan lokasi usaha juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. Jangan sampai modal Anda terkuras hanya untuk menyewa atau membeli tempat usaha, Anda pun dapat melakukannya tanpa mempunyai tempat usaha tapi dengan menitip produk usaha Anda dengan memilih ke lokasi strategis atau tempat usaha mitra Anda.

Sejumlah lokasi usaha makanan yang strategis antara lain di sekitar sekolah atau kampus, kawasan perkantoran, lingkungan pasar dan mal, perumahan, dan tempat wisata.

8.  Menu andalan

Sebelum memulai usaha jualan makanan,  sebaiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu tentang menu yang beredar di pasar. Lalu, pilihlah menu yang belum banyak dijual di sana guna mengurangi tingkat persaingan. Namun pilihan menu tersebut harus disesuaikan dengan target pasar atau konsumen.

9. Pemasok bahan baku

Jualan Makanan juga harus memiliki pemasok tetap yang dapat memasok semua bahan baku produksi setiap harinya sangat dianjurkan guna kelancaran proses produksi. Selain bisa mendapatkan harga relatif murah, Anda pun dapat menjadi orang kepercayaan jika Anda dalam keadaan sulit atau terjepit modal, selain itu Anda juga bisa diprioritaskan bila suatu saat bahan baku yang Anda butuhkan langka di pasaran. Usahakan memiliki lebih dari satu pemasok sebagai alternatif bila pemasok yang satu tidak bisa menyediakan permintaan.

Pembelian bahan baku dari pemasok ini biasanya menggunakan sistem pembayaran kredit atau tunai dengan potongan harga. Besarnya potongan harga relatif, tergantung kesepakatan kedua belah pihak, tapi pada umumnya berada pada kisaran 15-20 persen.

Demikianlah penjelasan tentang usaha jualan makanan.Semoga dapat bermanfaat bagi yang membacanya.