Cara Membuat Anyaman Tikar Yang Kreatif

Cara Membuat Anyaman Tikar -Siapa sih yang tidak tau dengan namanya anyaman kertas ? anyaman kertas sudah menjadi ketrampilan tangan khas Indonesia.

Anyaman merupakan salah satu teknik yang sering di terapkan atau di kaitkan dengan karya seni tradisional Nusantara.

Seperti yang kita ketahui dan sesuai dengan julukannya, teknik anyaman masih menggunakan teknik manual yaitu menggunakan tangan.

Dengan mempunyai bakat ketrampilan menganyam Anda dapat membuat berbagai macam kerajinan tangan yang dapat memberi guna kehidupan manusia seperti tas, hiasan, aksesoris, tempat makan.

tempat santai dan yang menakjubkan lagi pada masa dulu dinding pada rumah di buat dengan menggunakan teknik anyaman yang berbahan dasar bambu.

Namun, tahukah Anda bahwa anyaman kertas sangatlah mempunyai nilai estetis yang dapat menjaga kelestarian alam dikarenakan bahan dasar pembuatan anyaman adalah bahan-bahan yang mudah di daur ulang dan bahan-bahan bekas.

Pasti Anda masih ingat saat duduk di bangku SD ! saat itu saya yakin Anda pernah mempelajari anyaman.

Atau saat ini Anda sedang duduk di bangku SD untuk mempelajari anyaman atau Anda mendapat tugas dari Guru untuk membuat anyaman dari kertas. Bila betul begitu disini kita akan belajar anyaman dari kertas.

Cara Membuat Anyaman Dari Kertas Warna

Membuat anyaman kertas warna dengan berbagai macam motif pasti sangat menyenangkan untuk memanfaatkan waktu dan menjadi aktivitas yang bermanfaat.

Seperti yang kita tahu bahwa menganyam dapat menjadi obat penghilang rasa jenuh.

Namun, sebenarnya tidak hanya itu yang akan Anda dapatkan, dengan mempelajari dengan teliti dan serius Anda juga bisa menambah penghasilan.

Meskipun anyaman Anda tidak bisa di jual tapi ilmu yang sudah Anda pelajari dapat membantu Anda untuk menambah penghasilan seperti membuat tikar dan lain sebagainya.

Bahan dan Alat yang di Persiapkan

1. Siapkan bahan dasar terlebih dahulu yaitu 2 lembar kertas warna, untuk warnanya Anda bisa pilih sesuai selera masing-masing.

2. Gunting, gunting sangat di perlukan untuk merapikan bagian sisi pada kertas anyaman,

3. Silet atau Karter, alat ini sangat membantu Anda untuk mempermudah saat pemtongan kertas menjadi kecil dan rapi.

4. Pensil, alat ini untuk mempermudah kita untuk membuat pola tanpa takut salah.

5. Penggaris, alat yang satu ini wajib ada karena dengan penggaris kita akan membuat pola dengan rapi dan memotong kertas dengan penggaris juga akan membuat kertas anyaman menjadi rapi.

6. Lem kertas, kegunaan lem kertas untuk memperkuat bagaian sisi pigura dan bisa untuk menempelkan anyaman pada dinding.

Langkah – langkah Membuat Anyaman Tikar Menggunakan Kertas Warna

Nah, bila semua alat dan bahan-bahan sudah terkumpul lengkap, sekarang kita lanjut keproses pembuatannya yaitu membuat anyaman kertas.

Berikut langkah demi langkah membuat anyaman tikar menggunakan kertas warna.

  • Hal yang pertama yang harus dilakukan adalah membuat pola pada kertas yang di gunakan. Jadi buatlah garis-garis pada bagian kertas menggunakan penggaris dan pensil. Jarak antara garis adalah 1-1,5cm,
  • Dan sisakan bagian sisi tepi kertas sekitar 2 cm.
  • Setelah selesai, berikutnya membuat garis-garis pada kertas, lalu potong kertas mengikuti garis yang sudah dibuat menggunakan silet atau karter.
  • Kemudian ambilah kertas yang kedua, setelah itu gunting memanjang menggunakan gunting dengan lebar sekitar 1 cm. Kertas pertama dan kedua harus memiliki lebar yang sama, jadi semakan lebarnya.
  • Langkah berikutnya mulai menganyam dengan pola/motif anyaman yang sudah Anda persiapkan. Akan lebih baik bila Anda menggunakan motif yang sederhana, bila sudah terbiasa dengan motif sederhana, Anda akan lebih mudah membuat motif yang sulit.
  • Apabila Anda sudah selesai menganyam menggunakan motif yang sudah Anda siapkan, selanjutnya merapikan bagian ujung-ujung kertas agar lebih rapi dan enak di pandang.
  • Bila sudah rapi, baru tambahkan lem kertas pada sisi tepi kertas. Hal ini dilakukan agar mencegah terlepasnya anyaman dari bagian tepi.
  • Sampai disini Anda sudah berhasil membuat anyaman kertas warna, Anda bisa menambahkan figura atau tidak sama sekali.
  • Selesai . . . Kini karya Anda sudah berhasil di buat, Bisa Anda pajang di dinding. Bila karya Anda rapi dan memiliki motif tersendiri Anda bisa memajangkannya di sebuah pameran atau dijual.

Sebenarnya membuat sebuah anyaman kertas harus memiliki motif dan gambaran yang jelas agar memudahkan saat proses pembuatan.

Dan hal yang penting adalah selalu gunakan penggaris dan pensil untuk membuat pola, bila gambaran pola Anda baik dan proses pemotongan rapi sudah cukup untuk memiliki sebuah nila seni yang baik.

Sedikit tambahan saat membuat anyaman kertas biasakan agar tetap tenang agar setiap langkah-langkahnya tidak terlewatkan.

Sejarah&Asal Usul Anyaman 

Adapun sejarah seni anyaman yang merupakan tradisi masyarakat Melayu dan masih sangat di kagumi juga di minati sampai saat ini.

Kegiatan tersebut  telah ada sejak zaman dulu kala. Hal ini bisa kita lihat dari kediaman orang zaman dahulu, yang mana dinding rumah mereka masih menggunakan anyaman dari bambu.

Selain dindingnya juga atap rumah mereka masih menggunakan anyaman dari nipah (bambu yang sudah di anyam. Seni kerajinan anyaman tangan ini adalah sebuah karya unik dan rumit di dalam proses pembuatannya.

Akan tetapi untuk usaha mempertahankanya tetap diteruskan agar tidak kalah atau termakan oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi

Menurut Siti Zainun di dalam buku Reka bentuk kerajinan tangan tradisi Melayu, menyatakan bahwa pada zaman pemerintahan Long Yunus (1756-1794) di negeri Kelantan. Penggunaan anyaman ini digunakan oleh sang Raja, dan anyaman tersebut di kenal dengan sebutan “tikar Raja”.

Macam-Macam Anyaman Bambu

Ada banyak sekali anyaman yang di ciptakan dari bahan bambu. Semuanya terlihat unik,cantik dan kreatif, berikut ini merupakan contoh beberapa anyaman yang kerap di gunakan di Indonesia:

  • Anyaman Mengkuang

Jenis atau bentuk anyaman yang satu ini biasanya terbuat dari daun mengkuang. Contoh yang bisa di hasilkan seperti tikar, tudung saji dan lain sebagainya

  • Anyaman Pandan

Selanjutnya anyaman ini terbuat dari daun pandan. Hasil anyamannya seperti tikar untuk sholat dan hiasan dinding dan lain-lain.

  • Anyaman Buluh

Anyaman yang satu ini terbuat dari beberapa jenis buluh. Contoh anyamannya seperti bakul bekas pakaian, nyiru, beg dan lain sebagainya masih banyak lagi.

  • Anyaman Lidi

Anyaman ini terbuat dari lidi yang tercipta dari tulang daun kelapa. Cntohnya seperti lekar, Anyaman ini terbuat dari sebuah tanaman paku pakis ribu-ribu, dan contohnya seperti bakul, tempat tembakau, dan lain sebagainya

  • Anyaman Ribu-Ribu

Yang pertama adalah anyaman ribu-ribu, Anyaman ini terbuat dari salah satu tanaman paku pakis ribu-ribu, dan contohnya seperti bakul, tempat tembakau, dan lain-lain.

Baca Juga Cara Membasmi Tikus Dengan Bensin

  • Anyaman Rotan

Yang kedua adalah anyaman rotan, Anyaman ini terbuat asli dari bahan rotan, dan hasilnya seperti bakul, tempat buaian anak dan lain-lain.

  • Anyaman Kertas

Yang terakhir anyaman terbuat dari kertas, contohnya seperti hiasan dinding origami dan lain-lain.

Sekian Artikel Mengenai Cara Membuat Anyaman Tikar

Cara Membasmi Tikus Dengan Bensin Yang Benar

Cara membasmi tikus dengan bensin – siapa yang tidak ingin terbebas dari hama tikus? Setiap orang pasti menginginkannya.

Namun tidak semua orang tahu bagaimana cara menangani hama tikus dengan baik.

Perkembang biakan tikus serta buruknya faktor kebersihan lingkungan membuat orang sangat kesulitan menyingkirkan tikus dari wilayahnya.

Sehingga perlu cara khusus untuk menanganitikus dengan mudah dan cepat.

Racun tikus adalah salah satu cara tersebut. Pemberian racun tikus pada lingkungan yang lewati tikus akan membuat tikus-tikus tersebut mati.

Tapi perlu Anda tahu juga. Tidak semua racun tikus mampu bekerja dengan baik.

Sebab, dari semua racun tikus yang banyak dijual, ada satu atau dua merk yang palsu, alias tidak bisa digunakan. Untuk itu, pintar-pintarlah memilih racun tikus.

Cara Mudah Membasmi Tikus dengan Bensin

Bensin adalah jenis bahan bakar yang mudah menguap apabila terkena panas.

Uap bensin sendiri mengandung banyak sekali kandungan yang berbahaya untuk manusia.

Namun tidak hanya untuk manusia saja, kandungan berbahaya dalam uap bensin juga ternyata buruk untuk makhluk hidup lainnya, tidak terkecuali tikus.

Tikus yang sejatinya mamalia pengerat adalah hewat yang memiliki hidung dan indra penciuman yang baik.

Tapi jika indra penciuman tersebut menghirup uap bensin, lama kelamaan tubuh tikus akan terkulai lemas akibat keracunan bensin.

Nah, di sinilah, bensin bertindak sebagai racun alami untuk tikus. Sehingga bisa digunakan untuk membasmi hama tikus dengan cara-cara seperti di bawah ini:

1. Cara membasmi hama tikus dengan bensin yang pertama adalah dengan menyiapkan 1 liter bensin dengan sehelai kain
Bensin di sini harus berjenis premium yang memiliki oktan paling rendah di antara yang lain.

Sedang untuk kain, Anda bisa menggunakan kain apa pun. Yang penting kain tersebut harus bisa menyerap bensin dengan baik.

Dan dapat memberikan ruang pada bensin untuk menguap saat suhu panas.

2.    Saat bensin dan kain sudah siap, lanjutkan dengan mencari letak bersembunyian tikus di rumah atau di ladang Anda

Kitarilah lingkungan rumah Anda. Cari lubang dimana tikus-tikus itu bersembunyi dan berkembang biak.

Kalau memang sudah menemukan satu lubang, cari terus, dan pastikan tidak ada lubang lagi yang terbuka.

Kalau pun ada, tutup dengan kain lain, atau apa pun yang bisa digunakan untuk menutup lubang tersebut.

Tahapan cara membasmi tikus dengan bensin ini memungkinkan tikus untuk tetap berada dalam sarang saat proses peracunan dilakukan.

Sebab itu, pastikan hanya ada 1 jalan keluar untuk mereka melarikan diri.

Baca Juga Peraturan Penggunaan Dana Desa

3.   Setelah lubang dipastikan Cuma ada satu, kucurkan ½ liter bensin ke dalam lubang tersebut

Lakukan cara ini dengan perlahan. Pastikan bensin benar-benar masuk ke lubang yang ditinggali tikus.

Ingat, jangan sampai mengucurkan bensin di luar. Optimalkan bagian dalam sarang. Kalau perlu pastikan bensin masuk semua ke dalam sarang.

4.    Celupkan kain pada sisa bensin tadi, dan pastikan kain tersebut benar-benar basah oleh bensin.  

Lalu kucurkan sisa bensin tadi ke dalam lubang yang sama sampai habis

Tahapan cara membasmi tikus dengan bensin di rumah dan ladang ini adalah yang terakhir sebelum nantinya menunggu hasil.

Bensin sisa yang tadi dikucurkan harus semuanya masuk ke dalam lubang.

Baru, setelah lubang tersebut sudah dipenuhi oleh bensin, tutup lubang tersebut dengan kain yang sudah dilumuri bensin. Pastikan tidak udara yang keluar. Dan biarkan bensin itu menguap.

5.    Tunggulah 3 – 4 hari, biarkan bensin tersebut bekerja dengan baik. Lalu cek lubang pada keesokan harinya.

Kalau ada bau bangkai, segera periksa dan buang bangkai tikus tersebut

Proses penguapan bensin sebenarnya Cuma 1 hari. Cuma, untuk memastikan tikus tersebut teracuni oleh uap bensin tadi, maka kita harus menunggunya sampai kurang lebih 3 – 4 hari.

Baru setelah itu dilakukan pemeriksaan pada lubang tersebut. Dan pastikan, apakah ada bangkai tikus di sana atau tidak.

Cara membasmi tikus dengan bensin di atas baiknya diterapkan pada lingkungan yang tidak di tinggali manusia.

Kalau pun lingkungan tersebut adalah rumah, maka si pemilik rumah harus bersedia untuk mencari dan menemukan bangkai tikus yang teracuni tadi.

Macam-Macam Tikus

1. Mencit

Mencit ini sangat mudah anda jumpai di rumah-rumah anda dan dikenal sebagai hewan yang suka menganggu. Sebab kebiasaannya mengrogoti barang-barang mebel, barang kecil lainnya, dan kerap bersembunyi di sudut dan belakang lemari.

Mencit sangat mudah menyesuaikan dengan perubahan yang dibuat manusia. Mencit ini merupakan binatang asli Asia, India, dan Eropa barat.

Tikus mencit ini mendapat makanan dari makanan manusia dan barang-barang kecil lainnya yang ada di dalam rumah anda.

Mencit ini sekarang ada yang menjadi kewan peliharaan, dan kerap dipergunakan untuk percobaan ilmiah.

2. Tikus Rumah

Tikus rumah merupakan binatang pengerat yang kerap kita temui di dalam rumah-rumah dengan ekor yang panjang dan pintar memanjat, juga pintar melompat.

Pada saat ini tikus rumah sering terlihat tersebar di daerah yang lebih hangat karena di daerah dingin tikus rumah kalah bersaing dengan tikus got.

Tikus rumah adalah tikus yang tidak bisa berenang berbeda dengan tikus got. akan tetapi sangat gesit, pandai dalam memanjat dan melompat bahkan berani terbang .

Warna tikus rumah ini biasanya hitam atau coklat terang. Hewan ini termasuk kedalam hewan nokturnal (beraktivitas pada malam hari), pemakan segala (menyukai bulir-bulir).

Ukuran tikus rumah ini berkisar antara 15-20cm dengan ekor ± 20cm. Umurnya mencapai 2-3 tahun dan hidupnya berkelompok. Betinanya mampu beranak kapan saja, dengan jumlah anak 3-10 ekor /kelahiran.

3. Tikus Sawah

Tikus ini berukuran sedang, bisa dibilang lebih kecil daripada tikus got. Dengan panjang 30-40 cm (termasuk ekor). Bewarna coklat kekuning-kuningan. Perutnya berambut kelabu dengan bagian sampingnya berambut putih. Ekornya berwarna coklat.

Hewan ini memiliki habitat di persawahan, ladang dan padang rumput. Makanan kesukaannya bulir padi, jagung atau rumput.

Tikus ini membuat sarang di tanah dengan membuat lubang, di bawah batu, atau di dalam sisa-sisa kayu.

Hewan ini adalah jenis hama pengganggu pertanian tanaman utama dan sulit dikendalikan karena ia mampu ‘belajar’ dari tindakan-tindakan yang telah dilakukan sebelumnya.

Penyakit-Penyakit Yang Timbul Akibat Tikus

1 Hantavirus

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) pertama kali ditemukan pada tahun 1993. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Penyakit ini disebarkan oleh jenis tikus rusa, tikus berkaki putih, tikus padi, dan tikus kapas.

Penyakit dari hewan pengeratyang satu ini ini menular ketika Anda menghirup partikel dari urin, kotoran, atau air liur tikus yang ada di udara.

Anda juga bisa terinfeksi jika menyentuh atau memakan sesuatu yang bersentuhan dengan sesuatu yang pernah terkena tikus.

Bila Anda digigit tikus itu juga bisa menjadi salah satu cara penularan virusnya, meskipun kasus digigit tikus jarang terjadi.

Gejala awal HPS sangat mirip dengan gejala flu. Ini bisa termasuk demam, sakit kepala, muntah, diare atau sakit perut. Sekitar 4 hingga 10 hari kemudian, orang yang terkena mungkin juga mengalami batuk, sesak napas, dan penumpukan cairan di paru-paru.

2. Hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS)

Sama seperti hantavirus, HFRS adalah demam yang muncul bersamaan dengan perdarahan (hemoragik) dan disertai sindrom ginjal (HFRS).

HFRS termasuk penyakit seperti demam berdarah, demam berdarah epidemik, dan epidemi nephropathia. Penyebaran penyakit lewat tikus ini serupa dengan penyakit hantavirus.

Penyakit ini biasanya berkembang di dalam tubuh mulai dari 2 sampai 8 minggu setelah terkena.

Gejala awal bisa ditandai dengan sakit kepala sering, nyeri punggung dan perut, demam, menggigil, mual, dan penglihatan kabur.

Terkadang, penyakit ini juga bisa ditandai dengan wajah, mata dan kulit yang berwarna agak kemerahan.

Gejala parah juga bisa muncul ketika seseorang mengalami penyakit ini, yaitu tekanan darah rendah, syok akut, sampai gagal ginjal akut.

3. Penyakit Pes

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersina pestisia yang ditularkan oleh tikus dan hewan pengerat lainnya.

Bakteri penyebab penyakit pes ini dibawa oleh kutu yang tertular dari hewan pengerat, sehingga kutu kemudian akan menyebarkan bakteri tersebut saat menggigit tubuh Anda.

Umumnya penyakit pes tersebar di daerah yang lingkungan padat penduduk dengan sanitasi yang buruk.

Gejala penyakit pes yang paling sering terjadi yakni dengan munculnya pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, ketiak, atau leher.

Dalam beberapa kasus, penyakit pes bisa sampai menyerang paru-paru. Kondisi ini tentu sangat membahayakan karena bisa dengan mudah menular dari orang ke orang, melalui droplet atau tetesan air liur saat batuk.

Komplikasi penyakit dari tikus ini bisa berujung pada meningitis dan bahkan kematian.Perlu diketahui, bahwa penyakit ini bukan saja hanya disebarkan lewat hewan pengerat.

Hewan seperti kelinci, anjing, kucing yang kutunya sudah terinfeksi pes bisa menjadi sumber penularan penyakit. Penularan terjadi jika Anda berkontak langsung atau tergigit oleh hewan tersebut.

Peraturan Penggunaan Dana Desa Tahun 2019

Peraturan Penggunaan Dana Desa dituntun oleh Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 sebagai Pedoman Penetapan, Prioritas dan Penggunaan Dana Desa 2018.

Disebutkan dalam Batang Tubuh dan Lampiran Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018.

Dalam Batang Tubuh Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 Prioritas Penggunaan Dana Desa ada dalam BAB III Prioritas Penggunaan Dana Desa Pasal 4, sebagaimana berikut.

Pasal 4

  1. Prioritas Penggunaan Dana Desa untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa.
  2. Prioritas penggunaan Dana Desa diutamakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat lintas bidang.
  3. Program dan kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) antara lain bidang kegiatan produk unggulan Desa atau kawasan perdesaan, BUM Desa atau BUM Desa Bersama, embung, dan sarana olahraga Desa sesuai dengan kewenangan Desa.
  4. Pembangunan sarana olahraga Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan unit usaha yang dikelola oleh BUM Desa atau BUM Desa Bersama.
  5. Prioritas penggunaaan Dana Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib dipublikasikan oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat Desa di ruang publik yang dapat diakses masyarakat Desa.

Adapun Penetapan Penggunaan Desa dituliskan dalam Lampiran Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018.

Prioritas Penggunaan Dana Desa diatur melalui Pengaturan Dana Desa.

Sebagaimana maksud, tujuan dan manfaat Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 Prioritas Penggunaan Dana Desa yaitu:

  1. Maksud Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 Prioritas Penggunaan Dana Desa adalah sebagai Pedoman Umum Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018 ini diharapkan menjadi arah kebijakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa yang dibiayai dengan Dana Desa.
  2. Bertujuan untuk menjelaskan pentingnya prioritas penggunaan Dana Desa pada bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, dan memberikan gambaran tentang pilihan program/kegiatan yang menjadi prioritas dalam penggunaan Dana Desa untuk tahun 2018.
  3. Manfaat yang diharapkan dari Permendesa Nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa 2018 Prioritas Penggunaan Dana Desa adalah:
    1. sebagai pedoman bagi Pemerintah Daerah Provinsi dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota melakukan pembinaan kepada Desa dalam rangka penetapan prioritas penggunaan Dana Desa;
    2. sebagai pedoman bagi Pemerintah Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Desa dalam menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa; dan
    3. sebagai pedoman bagi Desa dalam menetapkan prioritas penggunaan Dana Desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Pengaturan Dana Desa

Pengaturan Dana Desa dalam penggunaannya diatur dengan aturan-aturan yang disepakati dan melibatkan masyarakat desa yang kemudian ditetapkan bersama-sama, proses yang harus dilalui antara lain:

  1. Penetapan Penggunaan Dana Desa berdasarkan Kewenangan Desa,
  2. Penetapan Penggunaan Dana Desa sebagai Bagian Perencanaan Desa,
  3. Penetapan Penggunaan Dana Desa melalui Musyawarah Desa,
  4. Penggunaan Dana Desa diatur melalui Peraturan Desa,

Penetapan Penggunaan Dana Desa berdasarkan Kewenangan Desa

Kewenangan Desa untuk mengatur dan mengurus dibatasi pada urusan kewenangan Desa berdasarkan hak asal-usul dan kewenangan lokal berskala Desa.

Tata cara penetapan kewenangan Desa dimaksud diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa khususnya dalam Pasal 37. Tata cara penetapan kewenangan Desa adalah sebagai berikut:

  1. Pemerintah daerah kabupaten/kota melakukan identifikasi dan inventarisasi kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa dengan melibatkan Desa;
  2. Berdasarkan hasil identifikasi dan inventarisasi kewenangan Desa, bupati/walikota menetapkan peraturan bupati/walikota tentang daftar kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
  3. Peraturan bupati/walikota dimaksud ditindaklanjuti oleh Pemerintah Desa dengan menetapkan peraturan Desa tentang kewenangan berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala Desa sesuai dengan situasi, kondisi, dan kebutuhan lokal.

Kegiatan-kegiatan yang dibiayai dengan Dana Desa harus berdasarkan kewenangan Desa yang sudah ditetapkan dengan peraturan Desa.

Karenanya, kegiatan yang dibiayai Dana Desa wajib masuk dalam daftar kewenangan Desa.

Dengan demikian, Desa berwewenang membuat peraturan Desa yang mengatur tentang penggunaan Dana Desa untuk membiayai kegiatan di Desa.

Penetapan Penggunaan Dana Desa sebagai Bagian Perencanaan Desa

UU Desa memandatkan bahwa Pemerintah Desa menyusun perencanaan Pembangunan Desa sesuai dengan kewenangannya dengan mengacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota.

Perencanaan Pembangunan Desa disusun secara berjangka yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa).

Kedua dokumen perencanaan Desa dimaksud ditetapkan dengan Peraturan Desa, yang menjadi dokumen perencanaan di Desa.

RPJM Desa dan RKP Desa merupakan pedoman dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa).

Dana Desa merupakan salah satu sumber pendapatan Desa yang termuat dalam APB Desa.

Perencanaan penggunaan Dana Desa merupakan bagian dari mekanisme perencanaan Desa yaitu mulai dari penyusunan RPJM Desa, RKP Desa dan APB Desa.

Kegiatan-kegiatan yang dibiayai Dana Desa harus menjadi bagian dari RPJM Desa, RKP Desa dan APB Desa.

Penetapan Penggunaan Dana Desa melalui Musyawarah Desa

Perencanaan Desa dilaksanakan berdasarkan kewenangan Desa yang pengambilan keputusannya harus dilaksanakan melalui Musyawarah Desa.

Badan Permusyawaratan Desa, Pemerintah Desa dan unsur masyarakat menyelenggarakan musyawarah Desa untuk membahas dan menyepakati hal yang bersifat strategis dan berdasarkan kewenangan Desa yang dibiayai dana Desa.

Oleh karena itu, penetapan penggunaan Dana Desa yang sesuai mandat UU Desa dibahas dan disepakati dalam musyawarah Desa.

BPD, Pemerintah Desa, dan unsur masyarakat yang hadir dalam musyawarah Desa membahas dan menyepakati penetapan penggunaan Dana Desa.

Daftar kegiatan yang disepakati untuk dibiayai dengan Dana Desa dijadikan dasar oleh BPD dan Pemerintah Desa dalam menetapkan kebijakan Pemerintahan Desa melalui Peraturan Desa.

Penggunaan Dana Desa diatur melalui Peraturan Desa

Penetapan kebijakan Pemerintahan Desa tentang penggunaan Dana Desa dalam bentuk Peraturan Desa yang disusun oleh Kepala Desa dan BPD.

BPD bersama Kepala Desa berkewajiban memastikan keputusan Musyawarah Desa tentang penggunaan Dana Desa untuk menjadi dasar dalam penyusunan Peraturan Desa tentang RKP Desa dan Peraturan Desa tentang APB Desa.

Keputusan musyawarah Desa harus menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa yang menjadi dasar dalam penyusunan Peraturan Desa.

Peraturan Desa tentang RKP Desa dan Peraturan Desa tentang APB Desa disusun sesuai dengan kepentingan masyarakat umum dan dengan mentaati peraturan hukum yang lebih tinggi.

Karenanya, pengaturan penggunaan Dana Desa di dalam RKP Desa dan APB Desa yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat umum dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi wajib dibatalkan oleh bupati/walikota.

Urusan dan Kegiatan Desa yang diprioritas dibiayai Dana Desa

Mandat Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa

Peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dari Peraturan Desa terkait penggunaan Dana Desa adalah Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang menyatakan bahwa dalam Pasal 19 ayat (1) mengatur bahwa Dana Desa digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan kemasyarakatan dan dalam Pasal 19 ayat (2) mengatur bahwa Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga Cara Berternak Lele Bagi Pemula

Karenanya, kegiatan yang diproritaskan untuk dibiayai Dana Desa harus memenuhi tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa yang dimandatkan UU Desa.

Cara Berternak Lele Pemula Yang Sukses

Cara Berternak Lele Pemula -salah satu jenis peluang usaha yang dapat anda manfaatkan adalah dengan cara berternak lele

lele adalah salah satu ikan tawar yang paling diminati, khususnya oleh masyarakat Indonesia. Menjalankan bisnis ikan lele pun tidak sulit.

karena ikan lele termasuk ikan yang mudah didapatkan dan cara perawatannya pun lebih mudah dibanding jenis ikan lainnya.

Bagi Anda yang ingin memulai cara berternak lele. ikutilah beberapa tips cara berternak lele pemula di bawah ini agar bisnis Anda berjalan dengan baik dan lebih mudah berkembang

Cara Berternak Lele Pemula

1.Mempunyai Kolam Ikan Lele

Hal pertama sebelum memulai cara berternak lele adalah menyediakan kolam, bisa dalam bentuk tanah, terpal, maupun semen.

Pastikan kolam yang Sudah Anda buat memiliki ukuran yang cukup besar sehingga mengurangi risiko ikan lele mati akibat kekurangan oksigen.

Setelah proses pengisian kolam, Lalu tunggu beberapa hari sebelum menebar bibit lele ke dalam kolam.

Karena, Anda harus menunggu proses pembentukan lumut dan fitoplankton yang dapat menetralkan air kolam agar tidak mudah kotor.

2.Plihlah Bibit Yang Terbaik

Dalam memilih bibit pun Anda tidak boleh sembarangan

Anda harus memilih bibit ikan lele berkualitas terbaik yang lebih agar lele sulit terserang penyakit, sehat, dan lebih besar.

Lantas apa saja ciri bibit unggul pada ikan lele?

Bibit ikan lele yang terbaik akan lebih gesit dan agresif saat anda memberi makan, ukuran ikan lele terlihat sama, warna sedikit lebih terang, dan lainnya

3.Pilih/Saringlah Lele Yang Berukuran Besar dan Kecil

Ikan lele adalah  jenis ikan kanibal atau senang memakan sesama jenis.

Jadi untuk menghindari risiko kematian pada ikan lele, Anda bisa memisahkan ikan lele yang berukuran besar dengan ikan lele yang berukuran kecil.

Dengan cara berternak lele seperti itu, Anda tidak perlu risau, ikan lele memakan satu sama lainnya.

4.Perhatikan Proses Pada Saat Penebaran Bibit

Kesalahan paling besar saat cara berternak lele oleh peternak pemula adalah menyebar bibit ika lele langsung ke dalam kolam secara bersammaan

Hal itu tentu bisa membuat bibit ikan lele mejadi stres, sehingga menyebabkan kematian.

Oleh sebab itu cobalah gunakan ember lalu masukkan sebagian ember yang berisi bibit ikan lele ke dalam kolam.

Lalu diamkan +-30 menit agar bibit ikan lele bisa keluar dengan sendirinya ke dalam kolam

Dalam penyebaran benih, akan lebih baik jika Anda melakukannya pada pagi atau malam hari,

5.Sortir Ikan Lele

Setelah ikan lele berumur +- 20 hari, Anda perlu melakukan penyortiran menggunakan bak untuk memisahkan lele berukuran besar dan kecil.

Hal ini dilakukan untuk menjaga ikan lele kecil dari kekurangan makanan akibat kalah cepat dengan lele berukuran besar.

kalau tidak dipisahkan, ikan lele ukuran kecil akan lambat dalam pertumbuhannya,serta dapat mengurangi risiko ikan lele besar memangsa ikan lele kecil.

6.Jaga Kualitas Air Kolam

Warna air kolam yang bagus bagi ikan lele berupa warna hijau, Karena ika lele dapat bertahan hidup di air yang berlumpur, di mana warna hijau berarti enandakan banyak lumut di sekitar kolam.

Air dala kolam ikan lele akan berubah menjadi berwarna merah ketika sudah dewasa dan siap untuk panen. Meskipun, ikan lele tidak suka hidup di air jernih,

Andapun tidak boleh memasukkan sembarang air ke dalam kolam, karena Anda tidak akan mengerti, apakah air tersebut mengandung kuman atau parasit yang bisa mengakibatkan penyakit pada ikan lele.

7. Perhatikan Kedalaman Kolam

Air pada kolam ikan lele akan berkurang akibat proses penguapan, sehingga anda harus rajin rajin menambahkan air kolam ke posisi normal.

Tingkat kolam ikan lele di bulan pertama adalah 20 cm, bulan kedua 40 cm, dan bulan ketiga 80 cm.

Usahakan air kolam ikan lele Anda tida terlalu cetek, karena hanya akan mengakibatkan dkonsisi air dan membut lele menjadi panas sehingga menyebabkan kematian pada lele.

Anda juga dapat menambahkan tanaman air seperti eceng gondok atau talas ke dalam kolam ikan lele Dengan begitu, kolam akan menjadi teduh dan dapat menyerap racun dalam kolam.

8. Perhatikan Pakan Ikan Lele

Biasanya, ikan lele harus dikasih makan 3x sehari yaitu pukul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Kalau Anda menemukan ikan lele aktif dan mendorongkan kepalanya, Anda dapat memberikan waktu makan tambahan.

Dalam proses pangan budidaya lele, Anda bisa menggunakan panngan jenis sentrat 781-1 yang didalamnya berisi nutrisi yang dibutuhkan ikan lele, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

Dalam pemberian pakan, Anda jangan melakukannya secara berlebihan, karena kalau berlebihan bisa menimbulkan berbagai penyakit akibat pakan yang mengendap dan tidak termakan oleh ikan lele.

cara berternak lele yang selanjutnya adalah

9. Pencegahan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit adalah salah satu penyebab yang mempengaruhi jumlah produksi menurun sehingga mempersulit kesuksesan cara berternak ikan lele.

Untuk mencegah hama, Anda bisa menggunakan penghalang agar terdapat hewan liar yang masuk ke dalam kolam ikan lele.

Untuk menghindar dari penyakit, Anda bisa memberi obat-obatan yang tersedia di toko perikanan.

10.Proses Panen

Ikan lele biasanya sudah bisa dipanen setelah 3 bulan sejak bibit ikan lele ditabur.

Pemanenan ikan lele bisa dilakukan dengan cara menyortir ikan yang layak dikonsumsi atau telah memiliki ukuran 4-7 ekor per kg, atau sesuai dengan keinginan pembeli.

11.Pasca Produksi

Sebelum Anda menabur bibit baru, ada baiknya kalau anda membersihkan kolam untuk menghilangkan kotoran atau sisa makanan ikan lele sebelumnya.

Dengan membersihkan kolam, Anda juga bisa mengetahui apakah masih ada ikan lele yang tertinggal didalam kolam,

karena kalau masih ada ikan di dalam kolam dan Anda telah menabur bibit baru, maka bibit ika lele baru akan habis disantap ikan lele yang siap panen tersebut.

Jenis-jenis Ikan Lele Yang Bagus Untuk Dijadikan Bahan Ternak

1.Lele Lokal

 

Jenis ikan lele yang satu ini memang sangat banyak dapat kita temukan pada saat memancing disungai,danau,dan rawa karena keberadaanya yang sangat banyak.

Dan sebelum ikan lele dumbo populer dibudidayakan dinegara kita, ikan lele jenis inilah yang dibudidayakan jaman dahulu kala.

Ikan lele lokal mempunyak pembedaan warna seperti hitam,putih,hitam belang putih, dan merah.

Untuk jenis ikan lele lokal warna merah, seiring digunakan sebagai ikan hias karena warnanya yang mencolok.

Kelebihan terhadap ikan lele kola ini dalah soal rasa, ikan lele lokal memilki rasa yang sangat gurih jika dikonsumsi.

Ikan ini juga sangat kuat untuk dapat hidup dianeka temapat, dan tentunya mudah untuk dibudidayakan.

Kelemahan ikan lele lokal adalah Food Convertion Ratio (FCR) yang tinggi, ikan ini memerlukan banyak makanan untuk tumbuh, jika kita berikan 1kg pakan dia tidak bisa mencapai bobot 1kg seperti pada ikan lele dumbo.

Pastinya ini sangat merugikan seiring dengan melambungya harga pakan ikan lele.

Ikan lele lokal ini mempunyai senjata yang mematikan untuk musuh atau mangsanya, yaitu sebuah sirip kanan kiri biasa disebut dengan patil.

Untuk mematikan musuh dan mangsanya dia dapat menggunakan patinya yang tajam dan berbisa, mangasa dan musuhnya akan mengalami kematian,

2.Ikan Lele Dumbo

Jenis ikan lele ini adalah jenis ikan yang paling favorit dan yang paling banyak dibudiayakan dinegara indonesia pada tahun 87an, dengan pertumbuhannya yang sangat cepat ikan lele ini menjadi yang terbaik dalam air tawar yang dibudidayakan.

Ikan ini diekspor dari Taiwan pada tahun 1985, dan masuk diindonesia banyak sekali yang mencoba untuk berternak jenis ikan lele ini.

Jenis ikan ini dumbo memiliki pertumbuhan yang begitu baik dibandingkan dengan ikan lele lokal, kalau sama-sama berumur 2 bulan besarnya akan 5 kali lipat dibanding dengan ikan lele tawar.

Ikan lele dumbo merupakan hasil pemijahan dari Ikan lele asal Taiwan (Clarias Fuscus) bersama jenis ikan lele asal Afrika (Clarias Mosambicus).

Tidak hanya itu,ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa ikan lele dumbo ialah jenis ikan lele (Clarius Gariepinus) yang sering ditemukan pada perairan Kenya, Afrika.

Untuk membahas asal usul ikan lele dumbo tentunya diperlukan penelitian lebih lanjut, dan banyak yang berpendapat bawah ikan lele dumbo merupakan ikan lele yang berasal dari pearairan Kenya, Afrika .

Untuk membedakan antra ikan lele lokal dengan ikan lele dumbo sangat senang sekali, cukup dengan warna fisik yang hitam kehijauan.

apabila ikan jenis ini mengalami stress maka warna pada tubuhnya akan berubah menjadi bercak hitam dan putih, ikan lele dumbo juga memiliki sirip kaanan kiri (patil) yang tajam seperti ikan lele lokal

Ikan lele dumbo mudah untuk dibudidayakan dan ikan ini mamapu hidup dengan baik dikolam tanah, dan ikan lele ini tidak suka membuat lubang untuk bersembunyi seperti ikan lele lokal.

Baca Juga Ternak Kambing Etawa tanpa ngarit

3. Ikan Lele Sangkuriang

Di tahun 2004 ikan lele sangkuriang resmi dilepas dengan persetujan Departemen Kelautan dan Perikanan.

yang merupakan hasil dari penelitian ikan lele yang telah dikembangkan dari Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPAT) Sukabumi pada tahun 2002.

sebab dilakukan penelitian ini karena terdapat keluhan terhadap para pembudidaya ikan lele tentang turunnya kualitas ikan lele dumbo.

Turnnya kualitas ikan lele dumbo ini sebab dilakukan pemijahan yang terus menerus dan akhirnya jenis asli ikan lele dumbo akan hilang dan kualitasnya menurun.

Dengan adanya kawin silang dari  ikan lele dumbo generasi ke-2  (F2) dengan pejantan ikan lele dumbo (F6) maka jadilah bibit dari ikan lele sangkuriang tersebut.

Denganinduk betina yang merupakansalh satu  koleksi dari BBPAT, sedangkan  keturunan F2 dari ikan lele dumbo yang pertama kali didatangkan oleh pemerintah pada tahun 1985.

Sedangkansang pejantan adalah keturunandari  F6 dari keturunan sang induk betina F2 tersebut.

Dan dengan hasil perkawinan antara sang anak (penjantan) dengan sang induk (betina) BBPAT mengambil inisiatif dengan persamaan cerita rakyat sangkuriang.

Dari pemijahan tersebut telah dihasilkanhasil positiv yaitu menghasilkan 40.000-60.000 telur setiap satu kali pemijahan.

Pastinya sangatlah berbeda dengan hasil pemijahan telur yang dihasilkan oleh ikan lele lokal yang hanya menghasilkan 1.000-4.000 butir telur.

Banyak kelebihan pada ikan lele sangkuriang ini,

salah satunya ialah ikan lele ikan tahan hidup diair yang minim, ketahanan penyakit yang baik, dan kualitas produk yang unggul.

Kelemalan dari lele ini adalah tidak bisa dipijahkan antara indukan ikan lele sangkuriang, karena jika terjadi kualitasnya akan menurun.

Cara berternak lele yang tepat untuk mendapatkan benih ikan lele sangkuriang yang unggul adalah dengan perkawinan persilangan balik.

Sekian Artikel mengenai Cara Berternak Lele Pemula

Ternak Kambing Etawa Tanpa Ngarit Dijamin Irit

Ternak kambing etawa tanpa ngarit -Di negara Indonesia, peranakan dan pembibitan serta ternak kambing etawa sudah di mulai sejak lama dengan pusat pembibitan terbesar ada di wilayah Kaligesing, Purworejo dan juga Kecamatan Gumelar, Banyumas, provinsi Jawa Tengah.

Di daerah lain, sentra-sentra perenakan etawa (PE) juga mulai berkembang dengan baik, misalnya di Bogor, Sukabumi, Lampung, Banyuwangi, Palembang, dan juga Bandung.

Kambing etawa adalah salah satu jenis ternak unggul yang dapat memberikan keuntungan keuntungan besar bagi para pelaku usahanya.

sebelum kita membahas tentang cara ternak etawa alangkah baiknya kita mengetahui jenis-jenis kambing etawa

1. Mengenal Jenis Kambing Etawa

 

Secara umum jenis kambing etawa hanya berupa satu macam saja, akan tetapi berdasarkan kelas, ciri ciri fisik, dan hasil kawin silang (pembibitan), saat ini kambing etawa bisa digolongkan dalam banyak jenis, yakni Etawa Senduro, Etawa Kaligesing, dan Etawa Super.

  • Kambing Etawa Kaligesing

Nama kambing ini diambil dari daerah sentranya, yakni Kaligesing – Purworejo. Jenis kambing ini merupakan hasil persilangan kambing jenis lokal dan kambing ras keturunan India.

Kambing yang satu ini cenderung memiliki bulu yang lebat serta memiliki warna dominan putih,hitam,coklat, bercak/ dalmatian,serta belang.

Jenis kambing etawa kaligesing merupakan salah satu kambing dengan kualitas tinggi. Kambing etawa kaligesing bisa dijadikan sebagai hewan ternak kontes serta penghasil susu kambing etawa.

  • Kambing Etawa Senduro

Awal mulanya Kambing etawa senduro adalah hasil pengembangbiakan ternak yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur, tepatnya berada di kecamatan Senduro, kawasan dekat dengan lereng gunung Merapi.

Pemberian nama Senduro tidak terlepas dari peristiwa bencana gunung berapi yang melanda desa Lumajang.

Ciri khusus kambing Senduro adalah adanya warna bulu putih menyeluruh pada seluruh bagian tubuh kepala dan kaki.

Baca Juga Ternak Sapi Perah Pemula

  • Kambing Etawa Super

Etawa super menjadi primadona bagi para pecinta dan peserta kontes kambing. Kambing ini memiliki tubuh besar, mudah dipelihara dan tentunya harga jual yang tinggi.

2. Pemilihan Bibit Indukan Unggul

 

Tahap awal yang perlu diperhatikan ketika anda mempraktekan cara ternak etawa ini adalah pemilihan bibit (anakan atau indukan) yang berkualitas baik.

Kambing etawa yang baik untuk dijadikan pejantan adalah ternak yang memiliki postur punggung yang lurus, besar, kaki kokoh, tidak ada cacat fisik, serta sudh berumur lebih dari 1,5 tahun.

Sedangkan kambing betina yang baik untuk dijadikan indukan memiliki ciri berkaki lurus, bentuk tubuh proporsioal, bersikap jinak, memiliki jumlah puting lengkap dan jika diraba terasa kenyal, serta kambing bebas dari penyakit.

Semakin panjang telinga kambing, berarti semakin bagus kambing tersebut.

Obervasi juga apakah kebanyakan cempe dalam kandang tersebut memiliki tulang-tulang yang kokoh dan besar.

3. Persiapan Lokasi Ternak dan Kandang

Untuk menggeluti usaha peternakan kambing etawa satu persyaratan yang wajib dipertimbangkan adalah lingkungannya.

Kandang berfungsi sebagai tempat habitat hidup kambing, melindungi dari ancaman pemangsa (misal ular dan anjing), serta perubahan cuaca (hujan dan panas).

Dan kandang juga salah satu masalah yang dapat menentukan tingkat keberhasilan dalam sebuah usaha ternak Kambing.

Kandang yang memiliki sanitasi kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor kesuksesan bisnis peternakan yang kita lakukan.

Kandang kambing sebaiknya dibuat dari bahan yang kuat serta murah, cukup lubang ventilasi, tempat makanan yang mudah dijangkau, memiliki alur sirkulasi kotoran dan dijangkau oleh sinar matahari untuk mengurangi kondisi kandang yang lembab.

Oleh karena itu, dalam pembuatan kandang kambing, bentuk dan model yang dipakai adalah menyerupai rumah panggung yang alasnya terbuat dari papan kayu, dimana tingi alas kandang dari tanah sekitar 0,5 meter.

Pada umumnya, seekor kambing membutuhkan luas tempat sekitar 1 m x 1,5 m = 1,5 m2.

Sehingga jika anda berencana untuk memelihara 10 ekor kambing, maka luas kandang yang dibutuhkan sekitar 15 meter persegi.

Ukuran Kandang Untuk Ternak Kambing Etawa

yang Biasa Digunakan Untuk Ternak Kambing Etawa Tanpa ngarit Adalah Sebagai Berikut:

  • Kambing beranak: 120 cm x 150 cm per ekor
  • Sedangkan kambing indukan: 100 cm x 150 cm per ekor
  • Kambing anakan: 100 cm x 125 cm per ekor
  • Dan Kambing pejantan: 120 cm x 150 cm per ekor
  • Kambing dewasa: 120 cm x 150 cm per ekor

4. Pemeliharaan dan Perawatan Kesehatan Ternak Kambing

Cara ternak etawa agar tetap sehat dan lincah sebenarnya tak jauh beda dengan ternak kaki empat lainnya.

Hal yang paling utama dilakukan adalah sanitasi kandang yang rutin. Tempat tinggal yang bersih dan nyaman akan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan dan kesehatan ternak kambing.

Salah satu kesalahan yang umum dilakukan oleh para peternak pemula adalah tidak memberikan makanan yang bervariasi, hanya monoton berupa pakan hijau.

Selain itu, banyak petani yang berpikir bahwa dengan memberikan makan secara terus menerus dan banyak akan membuat ternak kambing menjadi cepat besar.

Padahal, pemberian pakan yang terus menerus juga tidak baik, karena kambing etawa itu adalah golongan hewan yang memamah biak.

Jika kita berikan pakan secara terus menerus di tempat pakan, maka kambing etawa cenderung akan memakan terus pakan yang tersedia.

Hal ini membuat proses pemamah biak (mengunyah kembali makanan yang telah dimasukkan di lambung) menjadi lebih sedikit, padahal pengambilan nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak kambing etawa adalah saat mereka memamah biak.

Jadi, jika anda terus menerus menyediakan pakan di tempat makannya, maka berakibat tidak baik dan cenderung menghasilkan kambing buncit namun tidak gemuk.

Dalam pemeliharaan dan perawatan kambing etawa, hal yang juga perlu anda ketahui adalah pengenalan beragam penyakit yang sering menyerang ternak.

Penyakit yang sering menyerang ternak kambing pada umumnya adalah cacingan, kudis (scabies), kembung perut (bloat), paru-paru (pneumonia), orf, dan koksidiosis.

5. Reproduksi Kambing Etawa

Jika anda ingin memelihara induk betina kambing etawa untuk menghasilkan anakan baru dan juga produksi susu, maka perlu mengenali tentang masa reproduksi ternak ini.

Pada dasarnya, kambing etawa disebut sebagai mamalia yang memiliki reproduksi tinggi. Kambing etawa bisa melahirkan sebanyak tiga kali dalam dua tahun dimana satu kehamilan rata-rata melahirkan 1-3 anak kambing.

Lama waktu birahi sekitar  1 – 2 hari, dengan siklus birahi yang berselang selama 17 – 21 hari.

Ciri-ciri kambing yang sedang birahi dapat dilihat dari tingkah lakunya, yakni tampak lebih gelisah, nafsu makan dan minum menurun, selalu mengibaskan ekornya, kencing lebih sering, serta organ kemaluannya akan bengkak dan basah.

Jika tanda – tanda tersebut terlihat, maka harus segera dikawinkan, baik secara langsung maupun suntik kawin atau inseminasi buatan (IB).

Lama waktu atau periode kehamilan (bunting) dari indukan kambing betina adalah sekitar 5 bulan. Dan setelah melahirkan, induk kambing perlu masa istirahat selama 2 bulan.

Pada masa tersebut, pola makan serta kebersihan ternak kambing sangat perlu dijaga untuk menghindari terjangkitnya cacingan dan terkena penyakit skabies/kudisan.

6. Masa Panen dan Penjualan

Pada tahap pemanenan dapat dikelompokkan dalam 2 jenis, tergantung jenis kambing yang anda pelihara, yaitu kambing pedaging (potong) dan kambing susu perah.

Namun ada baiknya kita mengusahakan untuk memperoleh penghasilan tambahan dari bisnis ternak yang kita jalani, meliputi daging, susu, kulit, tanduk, atau kotoran yang bisa diolah dan dijual untuk bahan pupuk organik.

Masa panen dalam peternakan kambing etawa tergantung dari target pasar (konsumen) yang dituju.

Seperti harga hewan ternak lainnya, harga kambing etawa juga berfluktuasi dan tidak sama antar satu daerah.

Sementara itu, kambing pejantan yang siap kawin dengan tinggi 90 cm harganya sekitar 4 juta – 6 juta rupiah.

Sekian Artikel Ternak kambing etawa tanpa ngarit

Ternak Sapi Perah Pemula Yang Menguntungkan

Ternak Sapi Perah Pemula  merupakan sebuah usaha yang cara kerjanya adalah denganmengembang-biakkan sapi agar dapat diambil susunya.

Memang salah satu produk utama atau yang paling dicari dari peternakan sapi yaitu berupa susunya.

Olahan susu sapi begitu digemari oleh manusia. Dan menjadi salah satu sumber utama gizi nasional dan juga digemari oleh berbagai usia.

Untuk ternak sapi perah pemula dibutuhkan teknik khusus. Terutama dalam memberi makanya. Khusus sapi perah ini, makananya begitu benar-benar dijaga.

Waktu pemerahan susu sangat berpengaruh dalam jumlah produksi susunya. Harus diberi jeda pemerahan sebab jika diambil semuanya suatu saat  dapat habis dalam sekejap.

Sebab kapasitas masing-masing sapi berbeda produksi susunya. Ada yang hanya 1 liter per hari, terdapat pula yang bisa hingga 2-3 liter per hari.

Berikut adalah cara beternak sapi perah untuk pemula dan profesional yang bisa dicoba:

Mengumpulkan Modal Materi dan Non Materi

1. Pendanaan Uang

jika anda ingin memulai ternak sapi perah pemula, tentu mula-mula anda harus mempunyai modal uang yang kuat.

Tidak anda bisnis yang gratis. Apalagi kalau bisnis peternakan sapi, modal uangnya bisa mencapai ratusan juta.

2. Pembelajaran Ilmu

Sebelum anda mulai ternak sapi perah, ada baiknya untuk mempunyai ilmu ternak sapi perah dulu.

Belajar tentang segala hal tentang ternak sapi perah bisa menjadi cara berternak sapi perah yang paling ampuh.

3. Pergaulan Sosial

Tidak hanya itu, seorang calon pembisnis ternak sapi perah juga harus mempunyai pergaulan sosial yang luas.

Sikap supel ini dapat membawa keuntungan untuk bisnis anda di masa depan. Sebab, kemajuan bisnis anda juga sangat erat kaitannya dengan pergaulan sosial.

4. Penyiapan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia merupakan hal yang paten dan mutlak mesti ada dalam semua bisnis. Cara ternak sapi perah harus dilandaskan dalam penyiapan SDM ini.

5. Persiapan Tenaga Kerja

Selain itu juga harus memiliki tenaga kerja yang mumpuni di bidang peternakan.

Mempekerjakan seorang ahli atau sarjana peternakan jauh lebih baik daripada mempekerjakan 10 orang awam yang tidak memiliki skill dan ilmu peternakan sama sekali.

Mempersiapkan Perlengkapan dan Peralatan

1. Pembukaan Lahan Peternakan

Cara ternak sapi perah juga dapat dimulai dari mempersiapkan lahannya. Pembukaan lahan harus luas dan kalau bisa mempunyai lapangan rumput sendiri.

Cara ternak sapi perah memang butuh modal lahan lapagan yang luas. Dan alangkah baiknya berada di dataran tinggi atau di area pegunungan.

2. Penyediaan Kandang

Kandang tentu saja sangat vital diperlukan dalam ternak sapi perah. Buatlah kandang yang permanen yang terbuat dari kerangka baja contohnya.

Sebab sapi itu kan mempunyai tenaga yang sangat besar, kalau dari kayu atau bambu nanti dapat dijebol.

3. Pengairan

Cara ternak sapi perah juga sangat membutuhkan sistem drainase atau pengairan.

Air sangat diperlukan untuk minum sapi perah dan membersihkan tubuh sapi serta lingkungan sapi tersebut.

4. Pembelian Berbagai Peralatan Penunjang

Membeli berbagai macam peralatan penunjang/ pembantu seperti lampu dan tali sangatlah penting.

jika anda ingin mempelajari tentang cara ternak ayam bisa klik disini

Menyiapkan Bibit Sapi Perah Unggulan

1. Membeli Bibit Indukan Sapi Perah

Cara ternak sapi perah sangat bergantung pada indukannya. Belilah indukan sapi perah yang kualitas super yang kesehatannya terjamin. Sebab agar peranakan sapinya nanti dapat baik juga.

2. Usaha Kawin Silang Sapi Perah

menggunakan cara kawin silang sapi perah bisa dijadikan cara ternak sapi perah. Hal ini berguna untuk memperbaiki hasil produksi agar dapat lebih melimpah susunya.

Merawat dan Mengembang-Biakkan Sapi Perah

1. Memberi Pakan Terbaik

Pakan sangat mempengaruhi dalam jumlah produksi susu. Pilihlah pakan yang memang nyata dapat melancarkan asi/ susu sapi perah.

Seperti daun katuk contohnya, juga sangat cocok diberikan pada sapi perah ini.

Cara ternak sapi perah memang akan gagal apabila pakannya juga gagal. Jadi berhati-hatilah dalam memilih pakan sapi perah !1!

2. Memeriksa Kesehatan Sapi Perah

Memeriksa kesehatan sapi perah sangatlah penting sebagai cara ternak sapi perah.

Langsung saja panggil dokter hewan atau ahli peternakan agar dapat menganalisis bagaimana kondisi fisik dan mental sapi perah tersebut.

3. Menjaga Kebersihan Sapi Perah

Cara Beternak Sapi Perah mesti selalu dalam kondisi higienis. Dan juga orientasi produk keluaran dari peternakan sapi perah adalah susu.

Yang mana susu sapi segar harus benar-benar steril dari bakteri dan berbagai virus serta organisme yang membahayakan kesehatan.

Pemerahan Susu Sapi

1. Cara Pemerahan Susu Sapi

Memerah susu sapi perah menjadi tonggak ujung dari cara ternak sapi. Cara memerah yang baik dan benar akan menghasilkan susu yang baik pula.

2. Jadwal Memerah Susu Sapi

tidak hanya itu, jadwal memerah susu sapinya juga harus benar-benar diperhatikan.

Jangan sampai  salah waktu memerah, malah sapinya enggan memproduksi susu lagi.

Memasarkan Produk Susu Sapi

1. Menjual Susu Sapi di Lokasi Peternakan Langsung

Cara beternak sapi perah dalam hal penjualan mesti mempunyai banyak strategi. Salah satu strategi penjualan yang paling bagus adalah dengan menjual produk susu sapi langsung di lokasi peternakan.

Buatlah café yang menjual kopi susu,apalagi jika menggunakan kopi asli hasil mesin kopi,tentu perpaduan susu murni dan kopi asli akan menarik banyak pengunjung.

Ataupun juga bisa Ruko atau tempat khusus lainnya untuk melakukan pembelian susu yang berada di kompleks peternakan. Ini akan menarik konsumen untuk datang.

2. Pemasaran Susu Sapi Melalui Agen Distributor

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menyalurkan melalui distributor. lah agen-agen susu sapi murni berada di setiap kota. Ini menjadi cara beternak sapi perah yang banyak dipraktekkan orang-orang.

3. Branding dan Packaging Susu Sapi

Jika mampu membuat branding packaging yang baik untuk susu sapinya, maka anda akan mendapatkan nilai plus lebih.

4. Mencoba Internet Marketing untuk Promosi Susu Sapi

Sekarang merupakan masa di mana modernitas merajela. Teknologi internet dapat dijadikan alat marketing. Cara beternak sapi perah ini dapat dikatakan sukses bila sudah berhasil mengusai pangsa pasar internet ini.

Mengenal Jenis-Jenis Sapi Perah

Bicara tentang sapi perah, bisa dibilang tidak ada sapi lokal yang mempunyai karakter sebagai sapi perah.

Populasi sapi perah yang ada di Indonesia saat ini kebanyakan didatangkan pada abad ke-18.

Saat itu pemerintah kolonial mendatangkan sapi Friesien Holstein (FH) dari Belanda untuk memenuuhi kebutuhan susu orang-orang Belanda yang berada di Indonesia.

Hingga kini sapi FH mendominasi ternak sapi perah di Indonesia. Padahal sapi FH merupakan jenis sapi perah untuk daerah subtropis.

Sehingga produktivitasnya tidak sebaik di daerah asalnya. Terlebih lagi mutu genetik sapi FH yang berada di Indonesia sudah tidak terlalu baik.

Cara Ternak Ayam Petelur Yang Sangat Mudah

Cara Ternak Ayam Kampung– Ayam kampung merupakan salah satu jenis ayam buras (bukan ras) yang sudah banyak diternakkan sejak jaman dahulu.

Cara ternak ayam kampung di Indonesia pada umumnya hanya dijadikan sebagai usaha sampingan saja. Ayam kampung diternak hampir disetiap rumah, sebagai usaha sampingan pemeliharaan ayam kampung tidak dilakukan secara prioritas.

Pada umumnya masyarakat memelihara ayam kampung secara diumbar, yaitu dengan cara ayam peliharaan dibiarkan lepas agar pergi mencari makan sendiri di alam bebas, dan dimasukkan ke dalam kandang di saat malam hari saja.

Pemberian pangan juga tidak dilakukan secara rutin, pangan hanya diberikan jika ada sisa-sisa nasi atau sisa makanan yang lainnya.

jika anda ingin mengetahui rumput pakan ternak yang baik untuk hewan ,klik disini

Sejarah Ayam Kampung

Ayam kampung adalah salah satu jenis ternak unggas yang telah banyak dikenal masyarakat dan tersebar di seluruh penjuru nusantara.

Akan tetapi, sejak diperlakukan program pemurnian, pengembangan, dan pemuliaan salah satu ayam lokal unggul, saat ini dikenal juga beberapa jenis ras unggul ayam kampung.

Untuk membedakannya saat ini dikenal istilah ayam buras (Kepanjangan dari “ayam bukan ras“) bagi ayam kampung yang sudah diseleksi dan diternak dengan perbaikan teknik budidaya (tidak sekadar diumbar dan dibiarkan pergi mencari makan sendiri ).

Ayam kampung mempunyai citarasa yang berbeda dengan ayam ras (ayam pedaging dan ayam petelur). Daging ayam kampung rasanya lebih lezat jika dibandingkan dengan ayam ras.

Ayam kampung digemari banyak orang sebab dagingnya yang kenyal dan “berisi”, tidak lembek dan tidak berlemak sebagaimana ayam ras.

Tidak hanya itu, daging ayam kampung mempunyai keunggulan dibandingkan daging ayam broiler, sebab kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Dipasaran harga ayam kampung jauh lebih tinggi sehingga usaha ternak ayam kampung jauh lebih menjanjikan keuntungan. Sayangnya, belum banyak masyarakat yang memanfaatkan peluang tersebut.

Mereka lebih memilih ayam kampung untuk dijadikan bahan makanan. Hal ini terbukti dengan semakin meningkatnya permintaan daging ayam kampung, terutama menjelang hari-hari tertentu, misalnya menjelang bulan puasa dan lebaran.

A. Jenis-Jenis Ayam Kampung

 

Indonesia mempunyai banyak jenis ayam kampung dan juga cara ternak ayam yang sudah cukup dikenal dimasyarakat.

Beberapa jenis varietas ayam kampung yang telah cukup dikenal di Indonesia antara lain sebagai berikut ; ayam kedu, ayam pelung, ayam nunukan, ayam sumatera, ayam belenggek, ayam gaok, ayam arab, ayam samba dan lain-lain.

B. Sistem Peternakan Ayam Kampung

Setidaknya ada 3 jenis sistem cara ternak ayam. Yaitu sistem ektensif (tradisional), intensif dan semi intensif.

Ketiga jenis sistem cara ternak ayam ini masing-masing mengindikasikan skala kegiatan peternakan itu sendiri, yaitu skala kecil, menengah dan skala besar.

Akan tetapi sistem intensif tidak cocok untuk ternak ayam kampung dan hanya cocok untuk ternak ayam petelur dan beberapa jenis ras ayam lainnya.

Ayam kampung merupakan ayam asli lokal yang telah terbiasa hidup bebas dan tidak bisa dipelihara dalam kandang yang membuat ruang geraknya terbatas.

1. Ternak Ayam Kampung Sistem Ektensif (Tradisional)

Sistem ektensif atau sistem tradisional adalah sistem yang paling banyak dilakukan dalam beternak ayam oleh masyarakat di Indonesia.

Sistem ini juga disebut sistem umbaran, yaitu ternak ayam kampung dibiarkan lepas dialam bebas tanpa kandang.

Ternak ayam istem tradisional lebih banyak dilakukan oleh masayarakat yang bermukim dipedesaan, mengingat tersedianya lahan yang masih luas.

Peternak menganggap ini hanya sebagai usaha sampingan, dan oleh sebab itu mereka tidak begitu memperhatikan aspek teknis dan perhitungannya secara ekonomis.

Sistem ternak ayam umbaran (tradisional) pada umumnya hanya dilakukan dalam skala kecil.

Peternak hanya memanfaatkan hasil ternaknya, baik itu daging ayam maupun telurnya untuk keperluan sendiri.

Dengan sistem tradisional, peternak tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembelian pakan. Pakan hanya diberikan jika ada sisa-sisa makanan, dan ayam akan mencari sendiri tambahan makanannya di alam.

Modal dalam kegiatan ternak ayam dengan sistem ini relatif rendah, namun produktifitasnya juga rendah.

Cara ternak ayam kampung dengan sistem ini juga tidak memerlukan kandang, karena pada malam hari ayam-ayam biasanya dibiarkan bertengger di pohon-pohon yang terdapat disekitar rumah.

Ada juga peternak yang menyediakan kandang, namun hanya sebagai tempat tidur saja di malam hari.

Sedangkan pada siang hari ayam-ayam dibiarkan lepas dan mencari makan sendiri disekitar pekarangan.

Ternak ayam sistem tradisional memiliki banyak kelemahan, antara lain sebagai berikut ;

a). Kematian anak ayam relatif tinggi, sebab anak-anak ayam tidak terjaga kesehetannya dengan baik dan dibiarkan lepas bersama induknya.
b). Ayam sangat sangat rawan gangguan binatang liar, seperti ular, musang, biawak, burung elang dan predator-predator lainnya.
c). Produktifitasnya sangat rendah, baik daging maupun telurnya.

2. Ternak Ayam Kampung Sistem Semi Intensif

Pada sistem cara ternak ayam semi intensif, cara ternak ayam kampung dilakukan dalam skala menengah sampai skala besar. Pada sistem ini ayam-ayam dipelihara dan dilepas di hamparan lahan / pekarangan.

Akan tetapi karena ruang gerak ayam terbatas hanya pada lahan tersebut karena disekelilingnya dibuat pagar agar ternak tidak keluar.

Didalam pagar juga dibuat kandang sebagai tempat berlindung ayam pada malam hari atau berteduh jika turun hujan.

Pada sistem ini lahan dibiarkan alami dan beralaskan tanah seperti sediakala agar ternak bisa memperoleh makanan tambahan dengan mudah.

Pemeliharaan ayam kampung dengan sistem semi intensif dimulai dengan pemisahan anak ayam yang baru menetas dari induknya.

Anak-anak ayam dipelihara didalam kandang khusus dan diberi pakan sesuai dengan kebutuhannya.

Persenyase angka kematian anak ayam jauh lebih rendah karena anak-anak ayam terpelihara dengan baik. Selain itu anak ayam lebih aman dari gangguan binatang liar ataupun ayam-ayam dewasa.

Pemberian pakan dilakukan sekali dalam sehari, yaitu setiap pagi hari sebelum ayam-ayam dilepas dari kandang. Selanjutnya ayam dapat mencari pakan sendiri didalam kandang pekarangan.

Agar ketersediaan pakan alami tetap terjaga, sesekali tanah didalam kandang dicangkul agar tidak padat dan cacing-cacing tanah dapat tumbuh dengan baik.

Beternak ayam kampung menggunakan sistem semi intensif memerlukan lahan yang cukup. Jumlah ternak ayam yang diternak disesuaikan dengan ketersediaan lahan.

3. Ternak Ayam Secara Intensif

Pada sistem intensif ayam ternak dikandang sepanjang hari tanpa dilepas sama sekali. Ayam ternak tidak bisa mencari pakan sendiri dan ruang geraknya sangat terbatas.

Ayam kampung yang dipelihara dalam kandang dan dikurung selama 24 jam penuh akan menyebabkan pertumbuhannya lambat. Dan secara otomatis biaya pembelian pakan lebih besar karena ayam tidak bisa mencari pakan sendiri di alam.

C. Pemilihan Bibit Ayam Kampung Yang Baik

Bibit ayam kampung bisa diperoleh dengan cara menetaskan telur ayam sendiri, telur bisa diperoleh dari induk ayam yang sudah kita pelihara atau dengan membeli.

Selain telur, bibit juga bisa dibeli dalam bentuk DOC (Day Old Chicken) yaitu anak ayam yang baru menetas, bisa juga membeli indukan.

Jika membeli bibit, pastikan penjualnya adalah orang yang terpercaya dan sudah berpengalaman dalam dunia ternak ayam.

Pastikan juga asal usul bibit yang kita beli, untuk menghindari kerugian pastikan bibit yang kita beli benar-benar berkualitas dan berasal dari induk yang berkualitas.

Perlu diingat, bahwa bibit memiliki kontribusi besar dalam keberhasilan ternak ayam. Berikut ini ciri-ciri atau kriteria DOC (ayam yang baru menetas) yang baik untuk dipelihara dan diternakkan ;

  • Bibit ayam menetas pada waktu yang tepat, tidak terlambat atau lebih cepat
  • Memiliki mata yang cerah dan bersinar, hindari membeli DOC yang memiliki mata kurang bagus
  •  Bibit DOC terlihat lincah dan dapat berdiri tegap
  •  Jika anda membeli bibit harus sehat dan bugar
  •  Bibit tidak memiliki cacat fisik
  •  Memiliki bulu-bulu yang bersih dan terlihat mengkilap

D. Cara Pemberian Pakan Ternak Ayam

Pakan juga memiliki andil yang cukup besar dalam keberhasilan dalam usaha ternak ayam kampung.

Makanan yang baik harus mengandung protein, karbohidrat, vitamin dan mineral yang cukup yang dibutuhkan oleh ternak.

Memberi pakan ayam kampung tidak harus berupa pelet atau konsentrat, pakan bisa berupa apa saja asalkan sehat dan tidak beresiko menimbulkan penyakit.

Disinilah salah satu keuntungan dalam usaha ternak ayam kampung karena pemberian pakan tidak serumit seperti pada ternak ayam ras. Pakan ayam kampung bisa berupa cacing, serangga atau sisa-sisa makanan yang belum membusuk.

Berikut ini dosis pemberian pakan ayam kampung sesuai dengan tingkatan usianya ;

  •  Usia 0 – 7 hari : pakan diberikan 7 gram/ekor/hari
  •  Saat sia 8 – 14 hari : pakan diberikan 19 gram/ekor/hari
  •  Usia 15 – 21 hari : pakan diberikan 34 gram/ekor/hari
  •  Saat usia 22 – 28 hari : pakan diberikan 47 gram/ekor/hari
  •  Usia 29 – 35 hari : pakan diberikan 58 gram/ekor/hari
  •  Saat usia 36 – 42 hari : pakan diberikan 66 gram/ekor/hari
  •  Usia 43 – 49 hari : pakan diberikan 72 gram/ekor/hari
  •  Saat usia 50 – 56 hari : pakan diberikan 74 gram/ekor/hari
  •  Air diberikan secukupnya dan perlu ditambahkan vitamin dan antibiotik, terutama pada awal pemeliharaan yaitu ketika ayam masih kecil. Anak ayam usia 0 – 14 hari sangat rentan terhadap gangguan kesehatan.

E. Jenis Pakan Alternatif Ayam Kampung

Jenis pakan untuk ayam kampung bisa berbentuk apa saja, yang terpenting kandungan gizinya.

Pakan yang baik untuk ayam kampung setidaknya mengandung 12% protein kasar dan energi sebesar 2500 kkal/kg.

Pakan yang paling praktis dan banyak mengandung gizi adalah pakan buatan pabrik yang banyak dijual dipasaran. Namun untuk mendapatkan pakan tersebut harus ditebus dengan harga yang tidak murah.

Jika selalu memberikan pakan buatan pabrik tentu saja akan menambah biaya produksi, hal ini akan menyebabkan keuntungan yang didapatkan sedikit.

Untuk menyiasatinya agar biaya pakan bisa ditekan dan memperoleh keuntungan yang lebih besar, kita bisa meramu pakan sendiri.

Berikut ini bahan-bahan dan cara membuat ramuan pakan sendiri ;

1. Pakan Ayam Umur 0 – 60 Hari

Untuk anak ayam yang baru menetas atau umur 0 – 60 hari pakan bisa menggunakan pakan pabrikan. Gunakan pakan yang butirannya halus khusus untuk anak ayam agar mudah dicerna.

2. Pakan Ayam Umur 61 – 120 Hari

Untuk ayam-ayam yang sudah berumur 61 – 120 hari pakan bisa menggunakan campuran pakan pabrikan, dedak dan jagung.

Perbandingan masing-masing pakan adalah 1 kg pakan pabrikan : 3 kg dedak : 1 kg jagung giling kasar.

3. Pakan Ayam Umur 121 Hari keatas

Untuk ayam yang berumur 4 bulan keatas, pakan yang diberikan bisa menggunakan layer dan dedak atau jagung.

Perbandingan campurannya adalah 1 kg layer dan 2 kg dedak atau jagung. Untuk menambah nilai gizi, pakan bisa ditambahkan dengan hijauan yang dicincang halus sebanyak 20% dari jumlah pakan.

Baca juga  Manajemen Pemeliharaan AYAM BURAS (Ayam Kampung) Petelur dan Pedaging untuk Hasil Maksimal

4. Pakan Ayam Umur 180 Hari Keatas

Ketika ayam berumur 6 bulan ketasa biasanya sudah memasuki masa produktif atau periode bertelur.

Untuk ayam-ayam yang sudah memasuki masa bertelur (masa produktif) pakan bisa diberikan layer dan dedak atau jagung.

Dengan perbandingan campuran pakan 1 kg layer dan 1 kg dedak atau jagung. Tambahkan hijauan yang dicincang halus sebanyak 25% dari jumlah pakan yang diberikan.

Baca Juga cara merawat kuda pacuan

5. Pakan Tambahan

Untuk ayam-ayam dewasa (umur 4 bulan keatas) bisa diberikan pakan tambahan yang berupa sisa-sisa makanan, ampas tahu, ampas singkong, keladi/talas, ubi, cangkang keong yang dihaluskan dan sebagainya.

Rumput Pakan Ternak Terbaik Untuk Hewan

Rumput Pakan Ternak terbaik adalah jenis rumput yang bisa digunakan dalam usaha ternak. Memang, makanan yang paling utama dari hewan ternak adalah rumput.

Jika sedang mencari pakan ternak alternatif, maka sebaiknya pilih saja rumput.

Sebab, rumput itu bermacam-macam jenisnya. Jadi cocok buat rolling makanan tiap harinya.

Tak dapat dipungkiri, hewan ternak seperti sapi misalnya, adalah komoditas hewan konsumsi paling penting di Indonesia.

Masyarakat Indonesia memang sangat gemar makan “daging sapi” ini. Baik yang asli, maupun sudah diolah jadi bakso, fast food, maupun diawetkan.

Saking besarnya permintaan sapi di Indonesia, sampai-sampai pemerintah suka mengimpor sapi dari luar negeri, terutama Australia.

Apakah ini karena peternak sapi lokal gagal memenuhi kuota permintaan sapi? Atau ini menjadi permainan dari pemerintah semata?

Rupanya untuk menjawab pertanyaan tersebut sangat susah. Para peternak sapi pastinya akan menganggap bahwa pemerintah tidak pro terhadap mereka.

Bagaimana bisa membuka keran impor, sedangkan sebenarnya sapi domestlk sudah melimpah.

Tapi percuma juga protes bermacam-macam. Sekarang adalah era perdagangan bebas. Ekspor dan Impor menjadi hal biasa yang tidak bisa dibendung.

Maka untuk para peternak sapi domestik agar sabar dan terus semangat saja dalam menjalani bisnisnya ini.

Salah satu wujud dari perjuangan peternak domestik tentu saja dengan mampu mengolah pakan ternak sapi dan hewan yang lainnya, dengan tepat.

Sebenarnya apa saja jenis rumput pakan ternak terbaik ? Berikut adalah alternatif rumput yang bisa dipakai:

Daftar Isi

  • 1. Rumput Tutonc
  • 2. Rumput Grinting
  • 3. Rumput Cakar Ayam
  • 4. Rumput Lulangan
  • 5. Rumput Lamuran
  • 6. Rumput Gajah
  • 7. Rumput Ganjuran
  • 8. Rumput-Rumput Gulma
  • 9. Rumput Kolonjono
  • 10. Rumput Raja
  • 11. Rumput Mexicana
  • 12. Rumput Benggala
  • 13. Rumput Australia
  • 14. Rumput Teki
  • 15. Rumput Bermuda
  • 16. Rumput Setaria
  • 17. Rumput Bede
  • 18. Rumput Jarum
  • 19. Rumput Carulang
  • 20. Rumput Liar

Baca Juga cara merawat kuda pacuan disini

Berikut Rumput Ternak Terbaik Untuk Hewan

1. Rumput Tuton

Tuton adalah jenis rumput untuk pakan ternak. Para peternak pasti sudah tahu khasiat rumput ini yang ampuh untuk melancarkan dan memperbanyak air susu sapi.

2. Rumput Grinting

Sebagai salah satu jenis rumput pakan ternak, rumput Grinting memang baik untuk kesehatan hewan ternak. Membuat nafsu makan selalu tinggi. Membantu pembentukan daging pula.

3. Rumput Cakar Ayam

Rumput untuk pakan ternak ini namanya cakar ayam. Amat baik diberikan pada hewan ternak. Takaran memberi makan rumput ini sebaiknya 2 kali dalam sehari. Sisanya bisa diberikan jenis makanan lain.

4. Rumput Lulangan

Jenis rumput untuk pakan ternak yang bernama lulangan ini begitu baik untuk kesehatan binatang ternak.

Bisa membuat badannya menjadi lebih gempal dan timbangannya selalu bagus, ketika akan dijual kelak.

5. Rumput Lamuran

Selanjutnya, jika sedang mencari rumput untuk pakan ternak bisa pakai jenis rumput lamuran ini.

Harganya cukup terjangkau dan cocok sekali untuk peternakan besar yang ingin menghemat budget.

6. Rumput Gajah

Inilah rumput untuk pakan ternak yang sangat terkenal. Namanya rumput gajah. Sesuai dengan wujudnya yang memang tinggi-tinggi dan besar tanaman rumputnya ini.

7. Rumput Ganjuran

Jenis rumput untuk pakan ternak ini memang namanya ganjuran. Begitu berkhasiat dalam membentuk tubuh binatang ternak, agar segar-segar dan gemuk.

8. Rumput-Rumput Gulma

Rumput gulma adalah jenis rumput untuk pakan ternak yang diambil dari tanaman-tanaman gulma. Biasanya yang begini banyak ditemukan di area persawahan. Jadi para peternak harus ngarit dulu.

9. Rumput Kolonjono

Rumput kolonjono adalah rumput untuk pakan ternak yang begitu digemari sapi dan kambing. Membuat nafsu makan mereka sungguh melejit.

10. Rumput Raja

Rumput raja memiliki nama lain King Grass. Merupakan spesies rumput hibrida yang amat cocok untuk ternak. Rumput untuk pakan ternak ini bisa diberikan kepada semua binatang ternak yang herbivora.

11. Rumput Mexicana

Rumput untuk pakan ternak ini tentu saja berasal dari Meksiko. Sangat digemari binatang ternak. Namun budidayanya agak sulit. Sebab, hanya selama lima kali panen saja, biasanya rumput ini sudah hampir mati.

12. Rumput Benggala

Rumput Benggala berasal dari Afrika. Namun sudah diekspor dan disebar ke seluruh dunia hampir seabad.

Rumput untuk pakan ternak ini juga ditanan secara khusus dan sengaja di Indonesia, sejak lima dekade yang lalu.

13. Rumput Australia

Sesuai dengan namanya, rumput ini memang berasal dari Australia. Bagus sekali sebagai rumput untuk pakan ternak. Membuat badan ternak jadi gendut-gendut.

14. Rumput Teki

Rumput teki amat mudah didapatkan. Sangat dikenal oleh manusia. Dan harganya pun murah. Cocok buat peternakan yang ingin efisiensi dalam pengeluaran uang untuk pakan ternak.

15. Rumput Bermuda

Rumput untuk pakan ternak yang bagus selanjutnya bernama rumput Bermuda. Memang rumput ini punya daun-daun yang seolah muda terus. Binatang ternak amat suka makan ini.

16. Rumput Setaria

Jenis rumput setaria ini juga bagus sekali dijadikan rumput untuk pakan ternak. Meskipun harganya agak mahal, namun akan sebanding dengan hasilnya nanti saat binatang ternaknya dipanen.

17. Rumput Bede

Adapula rumput bede yang juga cocok sebagai rumput untuk pakan ternak. Bisa memperlancar produksi air susu sapi sehingga melimpah saat dipanen.

18. Rumput Jarum

Jenis rumput jarum juga amat baik untuk pertumbuhan binatang ternak. Rumput untuk pakan ternak ini memang sudah amat dikenal baik di kalangan para peternak.

19. Rumput Carulang

Nama rumput carulang sepertinya kurang dikenal masyarakat. Tapi rupanya jenis rumput untuk pakan ternak ini sangatlah ampuh sebagai alternatif pakan ternak, biar badannya gemuk-gemuk.

20. Rumput Liar

Namanya memang rumput liar, ini adalah jenis rumput yang tidak memiliki teknik budidaya khusus. Namun tumbuh secara liar di alam. Rumput untuk pakan ternak ini amat baik sekali dalam menunjang pertumbuhan.

Pengertian Hewan Herbivora

Hewan herbivora adalah kelompok hewan pemakan tumbuhan. Mereka bertahan hidup dengan mengandalkan tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar mereka.

Pada umunya hewan pemakan tumbuhan atau herbivora tidak mempunyai gigi taring yang tajam. Karena giginya yangtidak terlalu tajam memungkinkan mencerna makanannya dengan mudah.

Hewan herbivora tersebar diberbagai belahan dunia. Pada umumnya hewan herbivora hidup di darat.

Hewan herbivora meliputi hewan yang jinak dan mudah untuk dikendalikan, yaitu tidak hewan yang buas.

Hewan herbivora lebih pandai mencari makanan yang tersedia di alam seperti dipadang rumput, hutan, dan semak-semak dan tempat yang banyak tumbuh rerumputan.

Suapaya anda lebih memahami mengenai hewan herbivora, berikut ini adalah contoh hewan herbivora beserta penjelasannya.

Sekian Artikel mengenai rumput pakan ternak terbaik , bagi yang sudah membaca terimakasih

Cara Merawat Kuda Pacuan Yang Mudah

Cara Merawat Kuda Pacuan -Kebersihan dan kesehatan kuda merupakan hal yang paling utama untuk kuda anda.

Kuda yang bersih akan berdampak langsung apabila terjaga kesehatannya.

Kuda (Equus caballus atau Equus ferus caballus) adalah salah satu dari sepuluh spesies modern mamalia dari genus Equus.

Hewan ini telah lama merupakan salah satu hewan peliharaan yang penting secara ekonomis dan historis, dan telah memegang peranan penting dalam pengangkutan orang dan barang selama ribuan tahun.

Kuda dapat ditunggangi oleh manusia dengan menggunakan sadel dan dapat pula digunakan untuk menarik sesuatu, seperti kendaraan beroda, atau bajak. Pada beberapa daerah, kuda juga digunakan sebagai sumber makanan.

Walaupun peternakan kuda diperkirakan telah dimulai sejak tahun 4500 SM, bukti-bukti penggunaan kuda untuk keperluan manusia baru ditemukan terjadi sejak 2000 SM.

Cara ini dapat membuat kuda kalian bisa memberikan peforma terbaik saat berlari, berpacu dan berprestasi.

Makan dan grooming (mandi untuk kuda) senantiasa menjadi perhatian utama dalam menjaga kesehatan kuda anda.

Berikut pembahasan lengkap mengenai cara merawat kuda pacuan yang benar.

Tips Memandikan Kuda

1. Memandikan Kuda Anda

cara merawat kuda pacuan yang pertama yaitu anda harus bisa memandikan kuda tersebut,agar kuda dapat terlihat segar dan bugar

Meski beberapa kuda cukup terlatih untuk tetap berdiri ketika anda memandikannya, tapi beberapa kuda masih berpaling dari anda secara alami.

Ikatlah kuda anda dengan ikatan yang mudah dilepas ditiang.Jika anda mengikat kuda anda di tiang, jangan mengikat terlalu kuat.

Jika terdapat sesuatu yang dapat membuat kuda anda merasa takut, ia pasti akan mencoba untuk berlari atau jatuh. pastikan juga ikatan kalian tidak begitu longgar agar kuda tidak kabur dari Anda.

2. Lepaskan Tapak Kudanya

Agar anda dapat mengangkat kakinya, letakkan tangan Anda ditelapak kaki kuda dan remas uratnya secara halus.

Jika ia tidak juga mengangkat kakinya, anda bisa bersandar dibahunya dan angkat kakinya.

Pakailah hoof pick, mulai dari tumit dan korek kearah ujung kaki. Bersihkan dengan hati-hati menggunakan batu, tanah, dan kotoran lainnya.

Pastikan anda membersihkan lekukan di dua sisi dari Frog(bagian licin berbentuk V dari tapak kuda).

Perlu anda perhatikan bahwa memakai hoof pick pada frog dapat mengakibatkan frog menjadi timpang sebab benda ini sangat sensitif.

Dengan mengorek kaki kuda anda terlebih dahulu, anda akan menyadari jika terdapat ketimpangan sebelum anda selesai melakukan grooming.

Hal ini sangat disarankan karena anda tidak hanya melihat ketimpangan, namun juga menghindarinya dengan menyingkirkan batu dan tanah yang dapat merusak frog atau melecetkannya.

Mengorek tapak kuda sebelum anda mengendarainya merupakan hal yang penting sekali. Terlebih lagi apabila kuda anda akan menggunakan tapak tersebut.

Hal ini dapat menyebabkan kuda anda merasa lebih nyaman dan terhindar dari jamur hitam melakat yang berkembang di sekitar frog.

3. Gunakan Curry Comb Untuk Menyingkirkan Bulu Yang Longgar Dari Kuda Anda

Curry Comb merupakan sebuah sikat dengan bulu terbuat dari karet yang cukup elastis.

Curry Comb dirancang untuk menglonggarkan tanah, lumpur, dan kotoran yang terdapat di bulu kuda Anda.

Untuk hasil yang terbaik dan agar kuda tetap bersih, gunakan curry comb sebelum anda menyikat kuda anda.

Curry comb dapat digunakan dengan gerakan melingkar kecil yang kuat diatas otot kuda.

Hindari area yang bertulang lunak seperti muka, kaki, dan tulang belakang.

Mulailah dari area leher, tubuh hingga ke bokong. Lalu ulang kembali pada sisi lainnya.

Curry comb harus digunakan dengan cara melingkar dari lawan arah pertumbuhan bulu kuda.

4. Gunakan Dandy Brush

Dandy Brush atau sikat keras adalah sikat dengan bulu yang keras untuk menyingkirkan tanah dan rambut yang dilonggarkan dengan Curry Comb.

Penggunaan sikar keras ini adalah dengan cara menyikat secara lurus dan pendek. Mulailah dari area leher dan berakhir dibagian ekor kuda.

Jangan gunakan Dandy brush pada daerah kaki kuda karena kaki kuda lebih sensitif.

Jangan juga menggunakan dandy brush pada muka, telinga, rambut, ekor, dan kaki.

Karena alat ini dapat menyebabkan kuda langsung merasa gelisah dan terlebih lagi akan melarikan diri dari anda.

Untuk menghindari kuda anda dari stress, gunakan handuk atau kain halus pada bagian yang dibenci oleh kuda anda ketika menggunakan Dandy brush.

5. Bersihkan Dengan Menggunakan Sikat Halus

Sikat halus dapat digunakan diseluruh area kuda seperti wajah dan kaki.

Selalu berhati-hati ketika membersihkan area wajah kuda anda karena satu gerakan mengejutkan dapat menyebabkan kuda anda menjadi panik.

Selesaikan grooming tubuh pada kuda anda dengan menyikat seluruh tubuhnya.

Terdapat juga sikat khusus untuk area muka yang masih termasuk dalam sikat halus juga.

6. Membersihkan Muka Kuda

Ambil spons/lap basah lalu usapkan pada area mata dan hidung kuda anda. Gunakan spons yang berbeda untuk area bokong atau dibawah ekor.

Karena ini biasanya lembab, kotor dan berjamur maka dari itu anda harus membersihkannya.

7. Membersihkan Rambut dan Ekor

Gunakarn sisir atau sikat rambut  kuda dengan bulu yang lebar agar menghilangkan kekusutan.

pakailah jari anda untuk memisahkan rambut-rambut yang kusam sebelum memakai sisir.

Pegang seluruh bagian besar dari rambut kuda dengan tangan anda saat menyisir rambut kuda.

Hal ini untuk menghidari daya tarik yang tercipta ketika anda menyisirnya.

Berdirilah disamping kuda anda untuk menghindari dari tendangannya jika ia terkejut oleh daya tarik yang diciptakan oleh sisir.

8. Semprotkan Cairan Anti Lalat

Ketika sedang musim panas, atau suhu panas, semprotkan cairan anti lalat ke kuda anda.

Karena lalat dapat berkembang disekitar muka kuda dan menyebabkan infeksi.

Lalat besar atau yang disebut juga lalat kuda dapat menggigir kuda dan membuatnya stress.

Ketika anda sedang menyemprotkan cairan ini, usahakan untuk menghindari area wajah kuda.

Baca Juga cara membuat gudeg kering disini

Fakta-Fakta Tentang Kuda

Kuda adalah hewan mamalia herbivora yang memiliki tubuh besar dan tinggi, biasanya digunakan untuk ditunggangi atau membantu pekerjaan manusia lainnya. Berikut adalah beberapa fakta mengenai kuda:

1). Kuda dapat tidur sambil berdiri dengan cara mengunci sendi kaki mereka.

2). Kuda mengalami REM (rapid eye movement) saat tidur, yang berarti kemungkinan besar mereka dapat bermimpi.

3). Orang Hindu menganggap seekor kuda putih sebagai penjelmaan terakhir Dewa Wisnu.

4). Hippophagy adalah kebiasaan memakan daging kuda.

5). Beberapa kuda dapat menemukan cara untuk membuka pintu kandang untuk kuda lain dan membiarkannya keluar.

6). Kuda memiliki usus buntu yang berfungsi untuk mencerna daun.

7). Kuda minum banyak air putih, setidaknya 25 galon air sehari. Sebenarnya, air membentuk 50% dari total berat tubuh seekor kuda.

8). Gigi kuda tidak pernah berhenti tumbuh.

9). Memberi makan kuda rumput yang terlalu kasar dapat membuat kuda terkena kolik (gejala nyeri pada perut).

10). Kuda nil sebenarnya lebih dekat hubungannya dengan babi daripada kuda.

11). Ada sekitar 58 juta ekor kuda di dunia ini.

12). Hewan terdekat kuda bukanlah hewan ternak seperti sapi, babi, atau kambing, melainkan badak.

13). Kuda dapat berlari hingga 40-48 km per jam.

14). Di beberapa negara, daging kuda dianggap sangat lezat. Contohnya di Prancis, banyak restoran yang membuat menu seperti daging kuda, otak kuda, dan jantung kuda.

15). Otak kuda memiliki berat sekitar 0,62 kg, yang beratnya hampir setengah dari berat otak manusia.

16). Gigi kuda mengambil lebih banyak ruang di kepalanya daripada otaknya.

17). Equinophobia adalah phobia atau ketakutan berlebih pada kuda.

18). Beberapa kota di seluruh Amerika Serikat memiliki hukum yang aneh. Seorang pria yang baru menikah tidak dibolehkan menaiki kuda sendiri, kecuali jika ia telah menikah lebih dari 12 bulan.

19). Kuda tertua di dunia yang pernah tercatat adalah “Old Billy”. Dia meninggal pada tahun 1822 pada usia 62 tahun. Sebagian besar kuda hidup sekitar 25 tahun.

20). Hanya ada satu spesies kuda yang tidak pernah dijinakkan oleh manusia, yaitu kuda Przewalski. Kuda ini berasal dari Mongolia dan terancam punah.

21). Kuda jantan dan betina memiliki jumlah gigi yang berbeda. Kuda jantan biasanya memiliki 44 gigi, sementara kuda betina memiliki 36-40 gigi.

22). Manusia hanya memiliki 3 otot telinga, sedangkan kuda memiliki 10 otot telinga. Ini membuat mereka bisa menggerakkan telinga sampai 180 derajat.

23). Mata kuda sekitar 9 kali lebih besar daripada mata manusia.

24). Kuda memiliki lima indera yang sangat berkembang; perasa, peraba, pendengaran, penciuman, dan penglihatan. Mereka juga memiliki indera keenam yang penuh teka-teki dan misterius.

25). Ada hampir 160 jenis kuda yang berbeda di dunia ini.

26). Kuda menghasilkan sekitar 10 galon air liur per harinya.

27). Kuda tidak bisa bernafas melalui mulut, mereka hanya bisa bernafas melalui hidung.

28). Jantung kuda memiliki berat antara 9 atau 10 kilogram dan mempunyai ukuran sebesar bola basket.

29). Kuda bisa berjalan beberapa jam setelah kelahiran.

30). Kuda kloning pertama adalah seekor kuda betina bernama Haflinger pada tahun 2003.

31). Kuku kuda terbuat dari protein yang sama seperti yang terdiri dari kuku dan rambut manusia.

32). Karena mata kuda terletak di sisi kepala mereka, mereka mampu melihat hampir 360 derajat sekaligus.

33). Kuda bisa mengekspresikan perasaan mereka melalui ekspresi wajah.

34). Kuda tidak bisa muntah.

35). Seekor kuda bisa melihat lebih baik di malam hari daripada manusia.

36). Dibutuhkan waktu sekitar 9-12 bulan untuk menumbuhkan kembali seluruh kuku kuda.

37). Kuda yang memiliki kulit berwarna pink (merah muda) bisa terbakar sinar matahari.

38). Kuda adalah hewan yang sosial, dan mereka akan diam jika sedang sendirian.

39). Kuda sering terlihat tertawa atau tersenyum, sebenarnya gerakan ini membantu indera penciuman mereka agar menjadi lebih baik.

40). Secara total, kuda memiliki 205 tulang dalam kerangkanya.

Sekian Artikel mengenai cara merawat kuda pacuan ,Bagi yang sudah membaca terimakasih

Cara Membuat Gudeg Kering Yang Enak

Cara Membuat Gudeg Kering-Siapa yang tidak kenal gudeg? Makanan khas asal Jogja ini sangat mudah ditemui dari penjual keliling, pedagang kaki lima hingga restoran.

Gudeg itu sendiri merupakan sajian yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan menggunakan santan.

Gudeg umumnya berwarna cokelat yang berasal dari daun jati yang dimasak bersama dengan nangka muda.

Selain nangka muda, gudeg penyajiannya menjadi lebih spesial dengan ditambahkan bahan pelengkap yang lainnya.

Bahan pelengkap yang biasanya ditambahkan yaitu ayam, telur, kerecek atau lain sebagainya.

Masalah rasa, gudeg tidak bisa diragukan lagi, enak dan sedap akan anda rasakan saat menyantap gudeg.

Sensasi rasa manis dan gurih menambah kenikmatan dari sajian ini. Untuk anda yang tinggal di luar Jogja, mungkin agak sulit menemukan gudeg sehingga untuk menikmatinya anda harus membuatnya sendiri di rumah.

Cara membuat gudeg memang membutuhkan kesabaran, namun hasil yang didapatkan tidak akan sia-sia. Anda akan mendapatkan sajian yang lezat nan spesial ini.

Nah, untuk anda yang ingin membuat gudeg sendiri di rumah, pada kesempatan kali ini kami hadirkan resep dan cara membuat gudeg. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat gudeg ini cukup praktis.

Cara Membuat Gudeg Kering

 

Penasaran dan ingin segera mencoba membuat gudeg di rumah? Mari simak resep dan cara membuat gudeg di bawah ini untuk memudahkan anda saat di dapur.

Nama Resep Resep dan Cara Membuat Gudeg yang Lezat dan Sederhana Waktu Memasak Persiapan : 40 menit Memasak : 80 menit Total : 120 menit Jumlah Porsi 5 Porsi.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Gudeg yang Lezat dan Sederhana:

  • Bahan Utama Gudeg :
  • 800 gram nangka muda
  • 1/2 ekor ayam
  • 2 cm lengkuas
  • 1.000 ml air kelapa muda
  • 2 lembar daun salam
  • 1.000 ml santan yang diambil dari 1 1/2 butir kelapa
  • 5 lembar daun jati Bumbu Gudeg
  • 15 butir bawang merah
  • 8 butir kemiri
  • 135 gram gula merah
  • 6 siung bawang putih
  • Garam secukupnya
  • 2 1/2 sendok makan ketumbar.

Cara Membuat Gudeg Kering yang Lezat dan Sederhana :

  1. Menyiapkan Bahan-Bahan Gudeg Pertama kali, silahkan bersihkan nangka yang sudah anda siapkan.
  2. Kemudian potong-potong nangka dengan ketebalan sekitar 2 cm. Setelah itu, memarkan atau geprek lengkuas. Bersihkan ayam yang sudah anda siapkan.
  3. apabila sudah potong menjadi 4 bagian Haluskan bumbu-bumbu seperti yang telah disebutkan di atas.
  4. Kemudian masukan semua bahan dan bumbu gudeg ke dalam panci kecuali ayam.
  5. Aduk semua bahan dalam panci hingga merata. Pengadukan juga bisa menggunakan mixer roti,pastinya sebelum semua bahan dimasukkan kedalam panci, jadi di panci tinggal memasak.
  6. Masak semua bahan-bahan sambil diaduk  sesekali sampai cairan dalam panci tersisa setengah bagian. Setelah itu, masukan ayam dan aduk hingga merata.
  7. Tutup panci dan masak semua bahan dengan menggunakan api kecil sampai kuah mengering dan bumbu meresap sempurna.
  8. Setelah seperti itu, anda bisa langsung mematikan api kompor dan menyajikannya pada tempat saji yang sudah disiapkan sebelumnya.
  9. Gudeg sudah selesai dibuat. Nikmati sajian ini bersama dengan nasi putih hangat dan kerupuk agar semakin lezat dan berselera. Agar gudeg yang anda buat semakin spesial, anda bisa menambahkan bahan-bahan lainnya yang umumnya ditemukan pada gudeg.

Sejarah Gudeg

 

Djuhariah alias Yu Djum (85) adalah salah seorang pedagang gudeg ikonik di Yogyakarta. Yu Djum memulai gerai gudegnya pada tahun 1950, bertempat di Karangasem yang tidak jauh dengan Universitas Gajah Mada (UGM).

Gudeg buatannya senantiasa menjadi favorit masyarakat Yogyakarta. Orang Jawa mana yang tidak gemar gudeg dengan rasa manis yang mantap, dan juga olahan telur rebus yang bumbunya meresap sempurna? Wafatnya Yu Djum dapat dibilang hilangnya salah seorang legendaris kuliner di Yogyakarta.

Walau begitu, eksistensi gudeg sebagai masakan istimewa dan khas Yogyakarta tak lantas hilang.

“Gudeg sebetulnya sudah ada sejak Yogyakarta pertama dibangun,” tutur Murdijati Gardjito, seorang profesor sekaligus peneliti di Pusat Kajian Makanan Tradisional (PMKT), Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM kepada KompasTravel, Rabu (16/11/2016).

Waktu itu sekitar abad ke-16. Para prajurit Kerajaan Mataram Merubah hutan belantara menjadi peradaban yang kini terletak di kawasan Kotagede.

Ternyata di dalam hutan itulah Murdijati kisah itu dimulai,di hutan itu terdapat banyak pohon nangka dan kelapa.

Gudeg manggar Bu Seneng(Tribun Jogja/Hamim Thohari) “Para prajurit yang jumlahnya ratusan itu kemudian berusaha memasak nangka dan kelapa.

Karena jumlah mereka sangat banyak, nangka dan kelapa dimasak di dalam  ember besar yang terbuat dari logam.

Tongkat untuk mengaduknya pun besar, seperti dayung perahu,” lanjut penulis buku berjudul ‘Gudeg, Sejarah dan Riwayatnya’ itu.

cara membuat gudeg tersebut mereka sebut hangudek, alias mengaduk.

Dari hangudek, terciptalah makanan yang kemudian disebut gudeg. Dari ‘makanan tidak sengaja’ yang dibuat oleh prajurit Mataram, gudeg saat ini menjadi ikon sekaligus identitas Yogyakarta.

Masyarakat pun mulai mengenal gudeg dimulai oleh keluarga para prajurit mataram, setelah itu melebar ke masyarakat luas. “Masyarakat melihat gudeg itu sebagai makanan yang fleksibel.

Bisa dikombinasikan hanya dengan tempe, tahu, bahkan hanya gudeg dengan areh (kuah) saja sudah bisa untuk makan.

Warga yang memiliki uang bisa merasakan gudeg tersebut dengan telur atau ayam,” papar Murdijati. Itulah mengapa gudeg menjadi makanan favorit berbagai kalangan masyarakat.

Apalagi, menurut Murdijati, gudeg menjadi komoditi yang bisa disatukan dalam satu tempat.

Buktinya adalah Jalan Wijilan. Mulai tahun 1970-1980an, saat Yogyakarta mulai digalakkan sebagai kawasan pariwisata, Jalan Wijilan dijadikan sentra gudeg khas Yogyakarta.

Di tempat inilah Yu Djum dan para pedagang gudeg lainnya mulai membuka lapak. “Tiap penjual mempunyai pemangsa pasarnya sendiri. Ada pelanggannya setianya sendiri.

Mereka para penjual gudeg tidak takut akan kehilangan pembeli karena bicara soal gudeg berarti bicara soal selera,” tutur Murdijati.

Baca Juga Permainan ANAK TRADISIONAL JAMAN DULU

oleh sebab itu mengapa sepiring gudeg, dengan beragam lauk pauk yang dapat dipilih, senantiasa menempati ruang khusus di lambung warga Yogyakarta.

Seporsi gudeg selalu dapat dinikmati baik disantap saat sarapan, makan siang, hingga makan malam.