Berapa Sih Modal Usaha Bakso? Inilah Rinciannya

Modal Usaha Bakso – Bakso adalah makanan sejuta umat, makanan berbahan daging yang umumnya berbentuk bulat ini selalu ada penggemarnya dimanapun tempatnya. Banyaknya pengemar bakso berbanding lurus dengan pengusaha bakso.

Pada umumnya bakso dibuat dari daging sapi, namun sekarang banyak ditemukan inovasi dari bakso seperti bakso ikan , bakso udang, hingga bakso sayuran. Olahan bakso memang memiliki rasa yang lezat. Dibuat dari daging yang dibentuk bulat dan disajikan dengan kuah kaldu serta ditambahkan mie kuning.

Sekarang banyak orang menjalankan usaha kuliner kekinian. Begitu juga Dalam usaha bakso, banyak penjual bakso yang mulai membuat inovasi bakso yang lebih kekinian.

Selain dikarenakan banyak potensi konsumennya, juga modalnya tidak terlalu besar serta pembuatannya mudah. Jadi berapa uang yang harus dikelurkan untuk modal usaha bakso.

Jika anda berminat mendirikan usaha bakso, berikut analisis modal yang dibutuhkan.

Analisis Modal Usaha Bakso

modal usaha bakso

Mendirikan usaha bakso bisa menjadi pilihan tepat jika ingin berlalih menjadi pengusaha kuliner. Membutuhkan modal yang tidak terlalu besar menjadi pertimbangan tersendiri memulai usaha ini. Sebelum memulai bisnis sebaiknya dihitung dulu analisis modal usaha bakso.

Pembelian Peralatan/Investasi

Gerobak/Etalase               = Rp 1.600.000

Peralatan Memasak        = Rp 800.000

Peralatan Makan              = Rp 300.000

Meja dan Kursi                  = Rp 400.000

Peralatan lainnya            = Rp200.000

Total                                      = Rp 3.300.000

Biaya Tetap

Penyusutan gerobak/ etalse                     = 1/36 x Rp. 1.600.00 =  Rp 44.444

Penyusutan peralatan memasak             = 1/36 x Rp 800.000  = Rp 22.222

Penyusutan peralatan makan                   = 1/12x Rp 300.000  = Rp. 24.999

Penyusutan meja dan kursi                       = 1/24 x Rp 400.000 Rp 16.666

Penyusutan alat lainnya                              = 1/12 x Rp 200.00 Rp 16.666

Gaji Karyawan                                                  = Rp 600.000

Total Biaya Tetap                                           = Rp 724.9997

Biaya Variable

daging sapi                     ( 3 kg x Rp. 100.000 x 30)         = Rp. 9.000.000

bumbu dan sayuran    ( Rp.400.000 x 30 )                    = Rp 1.200.000

mie                                      ( 3 kg x Rp 5.000 x 30 )            = Rp 450.000

tahu                                    (5 buah x Rp 1.500 x 30)          = Rp 225.000

gas 3 kg                             (Rp 16.000 x 2 x 30)                  = Rp 960.000

sewa tempat                                                                              = Rp 1.000.000

distribusi listrik, air, kebersihan                                     = Rp 700.000

Total Biaya Variabel                                                               = Rp 13.715.000

Total Biaya Operasional

Biaya tetap + biaya variabel = Rp 14.439.997

Penjualan Rata-Rata

50 bungkus x Rp 12.000 = Rp. 600.000

= Rp 600.000 x 30 hr = Rp 18.000.000

Keuntungan per Bulan

Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional

= Rp 18.000.000 – 14.439.997 = Rp 3.560.003

Lama Balik Modal

Total Investasi / Keuntungan = Rp3.300.000/Rp 3.560.003 = 0,92 (28 hari)

Jenis-Jenis Bakso yang Populer di Indonesia

Bakso yang merupakan makanan yang disukai semua kalangan, baik muda, tua, hingga anak-anak. Terbuat dari daging yang harganya relatif murah terjangkau. Hal itu menjadikan bakso salah satu makanan favorit masyarkat Indonesia.

modal usaha bakso

Di Indonesia sendiri sebenarnya jenis bakso beraneka ragam, tidak hanya bakso yang terbuat dari daging sapi, walaupun mayoritas bakso di Indonesia adalah bakso sapi. Jenis bakso lain yang banyak ditemui di Indonesia seperti bakso ikan, bakso keju, bakso ayam, bakso tahu, dan lainya.

Jika anda ingin mendirikan usaha bakso, tapi masih bingung jenis bakso apa yang kiranya mempunyai modal usaha bakso yang tidak terlalu mahal. Berikut beberapa jenis bakso yang populer di Indonesia, semoga bisa menjadi ide anda mendirikan usaha.

1. Bakso Sapi | Modal Usaha Bakso

Bakso sapi ini terbuat dari daging sapi yang diolah dengan tepung terigu dan dibentuk bulat-bulat. Namun sekarang bertuk dari bakso sangat variatif. Kebanyakan bakso yang dijual di Indonesia merupakan bakso sapi dan merupakan jenis bakso yang paling populer.

2. Bakso Keju | Modal Usaha Bakso

Sekarang ini banyak penjual bakso yang berinovasi terhadap olahan bakso. Ini dilakukan tentu saja demi menarik minat pelanggan. Salah satu inovasi dari olahan bakso adalah terciptanya bakso keju.

Dan ternyata respon masyarakat terhadap bakso keju sangat positif. Sensasi keju yang meleleh dan lumer di mulut ketika di makan membuat semua orang ketagihan untuk menikmatinya lagi.

Modal usaha bakso keju juga tidak berbde jauh dengan bakso sapi. Bahkan bisa lebih kecil, karena tidak terlalu banyak menggunakan daging sapi. Ide usaha yang patut dicoba bukan.

3. Bakso Ayam | Modal Usaha Bakso

Sama seperti bakso daging sapai, bakso ayam juga cukup banyak digemari masyarakat. Khusunya yang tidak suka dengan daging sapi, bakso ayam menjadi alternatif ketika ingin menikmati kelezatan bakso.

Namun tetap saja bakso ayam tidak begitu terkenal, kalah populer dengan bakso sapi. Karena menggunakan daging ayam, tekstur banyak menjadi agak berantakan susah diataur, meski masih terlihat bulat.

Jika anda menyukai tantangan dan ingin membuat perbedaan, usaha bakso ayam bisa menjadi pilihat tepat anda. Walaupun pangsa pasarnya masih minim, anda malah bisa fokus ke target pasar yang ingin anda raih .Modal usaha bakso ayam pun lebih murah dibandingkan bakso sapi.

4. Bakso Ikan

Mungkin bakso ikan merupakan jenis bakso yang paling populer setelah bakso sapi. Memiliki warna putih cerah dengan tekstur yang kenyal tidak kalah nikmat dibandingkan bakso sapi atau bakso jenis lainnya.

Jenis ikan yang biasanya sering digunakan adalah ikan tuna, ikan tenggiri, ikan tongkol, dan beberapa jenis ikan air tawar. Penamaan bakso ikan sendiri juga tergantung pada jenis ikan apa yang digunakan, misalnya bakso ikan tenggiri.

Selain itu yang membuat berbeda dengan bakso sapi adalah ukuran bakso ikan lebih kecil, namun juga tergantung produsen yang membuatnya. Banyak nya bahan baku ikan menjadikan peluang usaha bakso ikan terbuka lebar. Karena harga ikan lebih murah daripada harga daging sapi, modal usaha bakso yang dikelurkan pun lebih murah.

5. Bakso Tahu

modal usaha bakso

Bakso tahu merupakan perpaduan bakso daging yang dimasukkan ke dalam tahu yang kemudian digoreng atau direbus. Namun sering juga ditemukan penyajian sebuah bakso sapi yang ditambah dengan tahu, baik goreng atau rebus. Kombinasi tersebut ditemukan dalam bakso campur.

Modal usaha bakso tahu juga terbilang lebih kecil dibandingkan bakso sapi. Hal tersebut dikarenakan penggunaan daging sapi yang lebih sedikit. Kebanyakan daging yang digunakan dalam olahan bakso tahu adalah daging ikan, khususnya ikan tuna. Banyak masayrakat yang menyebutnya olahan ini sebagai tahu tuna.

6. Bakso Sarang Burung

Jenis bakso satu ini berasal dari Malang. Perbedaan dari jenis bakso lainnya adalah pada cara penyajiannya yang menggunakan banyak sayur-sayuran. Menjadikan bakso ini menjadi menu makanan sehat.

Secara tampilan, karena banyaknya sayuran yang ditambahkan seperti wortel dan kentang bakso ini layaknya sebuah sup. Pentol bakso yang digunakan bisa daging sapi maupun daging ikan.

7. Bakso Malang

Bakso satu ini juga populer di masyarakat. Seperti namanya bakso ini juga berasal dari Malang. Memang kota Malang terkenal akan kulinernya khasnya, terutama bakso. Bakso Malang sering disebut juga sebagai bakwan Malang.

Dalam penyajiannya bakso Malang menggunakan tahu putih rebus, kerupuk pangsit.Dan yang membuat berbeda dengan bakso lainnya yakni bakso ini dalam penyajiannya tidak menggunakan mie. Serta sajian bakso Malang ini mengandalkan kelezatan kuahnya.

8. Bakso Telur

Jenis bakso telur mudah ini cukup ditemukan, biasanya sebagai pelengkap dari bakso daging terutama bakso daging sapi. Bakso ini dubuat dengan memasukkan telur ayan yang sudah direbus kedalam adonan bakso sapi.

Ukurannya pun sebesar telur bahkan agak sedikit besar. Menganahi penyajiannya sama dengan kebanyakan bakso laiannya menggunakan kuah dan ditambah mie putih atau mie kuning. Modal usaha bakso telur juga bisa dibilang lebih kecil dari pada bakso Sapi. Sementara mengenahi

Ya itulah perkiraan analisis modal usaha bakso. Namun itu hanya perkiraan modal yang harus dikeluarkan. Sebab di setiap daerah memiliki harga yang bahan yang berbeda. Juga beberapa informasi tentang ide usaha bakso yang populer di Indonesia.

Cara Mudah Memulai Usaha Kuliner Kekinian untuk Pemula

Makanan adalah suatu kebutuhan pokok manusia. Setiap hari manusia selalu membutuhkan makanan. Hal itulah menjadikan peluang usaha kuliner sangat menjanjikan. Apalagi usaha kuliner kekinian, usaha kuliner yang menyasar kaum milenial.

Anak muda atau lebih dikenal kaum milenial diketahui sangat komsumtif, mereka sangat suka jajan. Walaupun sangat komsumtif, mereka sangat selektif dalam memilih jajanan apa yang akan dibeli. Oleh sebeb itu diperlukan sebuah strategi khusus untuk bisa menarik kam milenial ini.

Dibutuhkan kreatifitas dan inovasi dalam usaha kuliner agar memiliki perbedaan dari kuliner lainnya. Suatu yang kekinian dan berbeda sering kali bisa menarik pelanggan khususnya kaum milenial ini.

Usaha kuliner kekinian tentu akan menarik daya beli kaum milenial yang komsumtif tersebut. Meskipun pelanggannya kebanyakan adalah anak muda atau kaum miliial, tidak sedikit anak-anak atau orang tua yang juga tertarik dengan kuliner kekinian.

Membuka usaha makanan kekinian bisa menjadi solusi bagi anda yang masih bingung ingin merintis usaha apa. Jika anda masih pemula dalam usaha kuliner, khususnya kuliner kekinian berikut beberapa tips atau cara memulainya.

Cara Sukses Memulai Usaha Kuliner Kekinian

usaha kuliner kekinian

Untuk memulai sebuah usaha kuliner kekinian, Diperlukan beberapa hal supaya usaha anda bisa berjalan dan berkembang. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan.

1. Komitmen

Kunci pertama dan utama dalam merintis sebuah usaha adalah komitmen. Apalagi dalam usaha kuliner dengan persaingan yang sangat kompetitif ini dibutuhkan komitmen yang kuat ketika memulai dan menjalani usaha kuliner.

Komitmen juga juga merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi seorang pengusaha. Ada sebagian orang yang menjani usaha kuliner hanya sebagai usaha sampingan, walaupun hanya sebagai usaha sampingan harus tetap memiliki komitmen yang kuat jika tidak ingin usaha anda sia-sia.

Karena modal dalam usaha kuliner kekinian bisa dibilang tidak terlalu besar, namun dalam menjalani usaha ini tetap harus terorganisir dan terencana dengan baik.

Perlu juga mempertimbangkan bagaimana memberikan pelayanan terbaik untuk konsumen anda dan bagaimana timbal balik antara biaya produksi dan pendapatan.

2. Berani dalam Usaha Kuliner Kekinian

Dalam menjalani usaha kuliner kekinian ini sebuah keberanian juga diperlukan, baik keberanian mengambil keputusan atau berani memulai langkah.

Anda tidak boleh takut terhadap kemungkinan kegagalan usaha yang anda rintis, seorang pengusaha harus mengganggap suatu kegagalan itu adalah hal yang biasa dalam berbisnis.

Jika kalaupun mengalami kegagalan, jadikan itu sebuah pelajaran apakah ada yang harus diperbaiki dan ditingkatkan kedepannya.

3. Modal Awal Usaha Kuliner Kekinian

Modal adalah hal paling penting dan krusial dalam memulai sebuah usaha, termasuk juga usaha kuliner kekinian. Jika anda kekurangan modal, ada beberapa cara mendapatkan tambahan modal seperti meminta keluarga atau teman untuk diajak kerjasama atau bisa mengajukan peminjaman modal ke Bank.

Namun jika tidak mau meminjam modal ke orang lain atupun Bank, Anda tetap bisa memulai usaha kuliner kekinian dengan modal seadanya yang anda miliki. Mulai usaha dengan skala kecil dahulu, kemudia keuntungan yang anda dapatkan disisihkan dan bisa digunakan untuk mengembangkan usaha anda.

4. Konsep Usaha Kuliner Kekinian yang Menarik

Dalam dunia usaha apapun, konsep usaha yang menarik akan mejadi nilai tambah dalam usaha tersebut. Apalagi dalam usaha kuliner kekinian yang menyasar target pasar anak muda atau kaum milenial. Diperlukan konsep usaha yang menarik agar target pasar bisa tergapai.

Maka karena itu sebelum mendirikan usaha kuliner kekinian sebaiknya anda benar-benar memikirkan konsep yang bisa menjadi daya tarik bagi konsumen. Pastikan konsep usaha anda orisinil dan memiliki perbedaan dari kebanyakan usaha yang sudah ada.

Konsep usaha yang membuat orang penasaran dan membuat mereka bertanya-tanya tentang keunikan produk serta pelayanan apa yang ditawarkan. Dengan semua itu anda akan dengan mudah menjaring pelanggan.

4. Lokasi Usaha

Setelah mendapatkan modal usaha, menentukan lokasi usaha tidak kalah penting karena akan menentukan berjalan tidak nya usaha anda. Apalagi dalam usaha kuliner kekinian, lokasi yang trategis tentu akan mendatangkan pelanggan yang banyak.

Karena ini adalah usaha kuliner, lokasi strategis maksutnya adalah lokasi usaha anda berada di tempat yang ramai dan tentunya mudah diakses. Selain itu perhatikan juga peta persaingan usaha di lokasi yang anda pilih.

Misalnya anda membuka usaha kuliner kekinian yang lokasinya berdekatan dengan usaha sejenis yang sudah terkenal. Tentunya usaha anda akan kalah bersaing, karena konsumen akan lebih cenderung memilih usaha kuliner yang sudah mereka kenal.

5. Menu

usaha kuliner kekinian

Sebaiknya sebelum memulai usaha kuliner kekinian, lakukan riset terlebih dahulu mengenahi jenis menu yang beredar di pasar. Pilihlah jenis menu yang belum banyak dijual supaya menurunkan tingkat persaingan.

Karena usaha anda baru dibangun sebisanya hindari persaingan dengan usaha sejenis yang sudah terkenal dan besar. Meski berusaha menurunkan tingkat persaingan tapi tetap menyesuaikan target pasar.

6. Inovasi

Sebuah inovasi menjadikan usaha kuliner anda berbeda dengan pelaku usaha sejenis. Inovatif dalam usaha kuliner kekinian bisa dilakukan pada tampilan, rasa, bentuk, hingga cara penyajiannya serta kreasi pembuatannya.

Misalnya, makanan tradional yang dibuat dengan cara dipadukan dengan gaya barat, atau makanan luar tapi diolah dengan cita rasa Indonesia. Contoh sukses  dari inovasi kuliner adalah sempat viralnya kue cubit di masyarakat.

Kue cubit yang sebenarnya sudah ada sejak dulu, tiba-tiba menjadi viral setelah dalam pengolahannya ditambahkan dengan berbagai macam topping. Inovasi sederhana tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dam membuat kue cubit banyak diburu orang.

7. Pemasok Bahan Baku

Dalam usaha kuliner kekinian diperlukan bahan baku yang selalu ada dan mudah didapatkan. Pilihlah pemasok bahan baku yang terpercaya sebagai langganan anda agar proses produksi usaha anda berjalan lancar.

Ketika anda sudah menjadi langganan dari pemasok bahan baku, kemungkinan pemasok akan memberikan diskon kepada anda, serta anda akan menjadi prioritas jika suatu saat bahan baku langka di pasaran.

8.Sumber Daya Manusia (SDM)

Sumber daya manisia yang dimaksut disini adalah semua orang yang terlibat dalam usaha kuliner seperti karyawan yang terbagi dalam koki, pelayan dan kasir.

Namun jika anda memulai usaha dalam skala kecil, cukup dengan seorang asisten. Perhatiakan juga kesejahteraan dari karyawan dengan memberikan gaji yang sesuai dan tepat waktu.

9. Target Pasar Usaha Kuliner Kekinian

Menentukan target pasar yang sesuai dengan jenis usaha adalah salah satu kunci sukses dalam berbisnis. Anda bisa menentukan target pasar secara spesifik untuk mempermudah fokus anda menjaring pelanggan awal.

Misalnya, jika kamu membuka usaha kuliner kekinian dengan target pasar adalah anak muda atau kaum milenial. Sebaiknya anda fokus terhadap faktor pendukung yang mampu menarik kaum milenial. Ketika anda berhasil menjaring target pasar tersebut, dengan sendirinya usaha anda akan semakin dikenal luas.

10. Promosi yang Tepat

usaha kuliner kekinian

Stategi pemasaran yang sudah terkenal dari dulu dan terbukti ampuh menarik pelanggan adalah promosi dari mulut ke mulut. Tentu anda harus bisa membuat pelanggan merasa puas dengan produk dan pelayanan yang diberikan.

Dengan begitu pelanggan akan datang kembali dan bahkan merekomendasikan produk anda ke orang lain. Selain melakukan strategi promosi langsung di lapangan manfaatkan juga media promosi lain yang juga sangat efektif seperti media sosial dan memberikan promo-promo di hari tertentu.

11. Perizinan Usaha Kuliner Kekinian

Pastikan anda mengurus izin usaha usaha ke pihak terkait untuk menjaga keamanan dan kenyamanan usaha anda. Ketika usaha kuliner kekinan anda semakin besar dan sukses, sebaiknya mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak untuk usaha anda.

Serta juga mengurus perizinan ke dinas kesehatan bahkan sertifikat halal bagi usaha anda. Semua itu dilakukan agar usaha anda terjamin keamannya dan pelanggan bisa percaya sepenuhnya.

12. Action

Action berperan sangat penting ketika memulai sebuah usaha. Walaupun ide usaha anda sangat menarik serat planning sudah direncanakan dengan baik, tapi tidak segera di eksekusi maka ide usaha tersebut tidak akan berarti apa apa.

Selain itu banyak faktor bisa berada di luar kendali anda, seperti faktor keberuntungan. Namun jika anda menjalani usaha kuliner dengan serius dan kerja keras, kesuksesan akan menghampiri anda.

13. Menjaga Reputasi Usaha Kuliner

Setelah usaha kuliner anda sudah sukses dan dikenal secara luas, salah satu tantangan paling sulit adalah menjaga nama baik agar usaha anda tetap disukai konsumen.

Nama baik atau reputasi menjadi hal penting karena akan menentukan mampu bertahan lama atau tidak usaha anda. Menjaga nama baik bisnis bisa dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas, menjaga cita rasa makanan dan meniningkatkan peyanan terhadap pelanggan.

Nah, itulah beberapa hal penting yang harus anda perhatikan jika ingin memulai sebuah usaha, khususnya usaha kuliner kekinian. Walaupun itu semua tidak bisa menjamin akan suksesnya usaha anda, paling tidak akan meminimalisir kegagalan usaha anda. Referensi usaha lainnya seperti usaha ayam petelur.

Ingin Usaha Ayam Petelur Anda Sukses? Berikut Tipsnya

Permintaan pasar akan telur ayam dari waktu ke waktu terus meningkat. Nah ini merupakan peluang pasar yang menarik bagi anda yang berminat menjalani usaha ayam petelur.

Usaha ternak ayam ini dibedakan menjadi dua, yakni ayam pendaging dan ayam petelur. Kedua jenis ayam ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing untuk dibudidayakan.

Ketika memilih usaha ayam petelur, anda tidak perlu repot mencari kembali bibit ayam setiap kali masa panen tiba. Sebab ayam petelur mampu menghasilkan telur berulang kali sebelum membeli bibit ayam kembali.

Berbeda dengan ayam pedaging yang setiap kali memasuki musim panen ayam akan dipotong dan harus mencari bibit ayam baru lagi. Ayam petelur adalah ayam yang dibudidaya untuk dimanfaatkan telurnya.

Alasan inilah yang membuat usaha ayam petelur menjadi salah satu jenis usaha peternakan yang banyak diminati dan menjanjikan keuntungan yang berlipat. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa permintaan pasar akan telur ayam tidak pernah sepi. Penyebabnya adalah komoditas ini bisa digunakan untuk membuat berbagai macam makanan.

Melihat hal tersebut, bisa disimpulkan jika usaha ayam petelur masih sangat menjajnjikan di Indonesia. Bahkan usaha ini mugkin akan mendatangkan keuntungan sepanjang masa bagi pelaku usahanya.

Nah untuk itu jika anda serius berminat menjalani usaha ayam petelur ini, pelajari cara bagaimana mengelolanya agar keuntungan yang didapatkan bisa maksimal.

Tips Sukses Usaha Ayam Petelur

usaha ayam petelur

Dalam memulai usaha yam petelur agar bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan yang maksimal diperlukan pengetahuan lebih mendalam seputar usaha ini. Berikut tips usaha ayam petelur yang bisa anda perhatikan sebelum menjalankan usaha ini.

1. Lokasi Kandang yang Jauh dari Pemukiman

Langkah pertama dalam menjalani usaha ini adalah persiapan kandang ayam. Dalam porses menyiapkan kandang ayam tidak bolah dilakukan dengan sembarangan. Karena jika lokasi kandang ayam berda dekat dengan pemukiman warga, bau kotoran ayam akan sangat mengganggu.

Maka ketika merintis usaha ayam petelur carilah lokasi kandang yang jauh dari pemukiman warga. Dengan begitu keberadaan kandang ayam tidak akan menggangu siapapun. Selain itu lokasi kandang ayam yang jauh dari pemukiman akan meminimalisir stres pada ayam.

Ayam yang sehat secara mental akan mengurangi resiko penyakit dan kualitas telur yang kurang sempurna semakin kecil terjadi. Untuk itu pilihlah lahan kandang ayam yang cukup jauh dengan pemukiman namun tetap bisa dijangkau kendaraan penggangkut.

2. Pilih Model Kandang Ayam yang Bisa Memaksimalkan Lahan

Masih membahas tentang kandang ayam, untuk usaha ayam petelur anda bisa memilih dua model kandang. Masing-masing model kandang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan juga lahan yang digunakan.

Pertama model kandang ayam petelur adalah model koloni. Dinamakan model koloni karena kandang ayam hanya mengharuskan semua ayam petelur berada dalam satu kandang secara bebas. Meski mudah saat membuat kandang model koloni, namun memiliki kekurangan yakni saat proses pengumpulan telur tidak efektif.

Model kandang ayam petelur kedua adalah model baterei. Model kandang ini meyediakan ruangan terbatas untuk setiap ayam petelur. Penggunaan model kandang bateri ini sangat efektif untuk memaksimalkan luas lahan.

Sebab setiap baris ruang ayam bisa disusun sampai empat tingkat. Sehingga lahan yang digunakan bisa se efisien mungkin dan memudahkan dalam prosem pengambilan telur ayam.

3. Pilih Bibit Ayam Petelur dengan Cermat

usaha ayam petelur

Di Indonesia usaha ayam petelur biasanya menggunakan dua jenis ras ayam, yaitu ayam yang menghasilkan telur bewarna putih dan cokelat. Dua jenis ras ayam tersebut sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Tapi telur yang bewarna putih memiliki ukuran yang sedikit lebih kecil dibandingkan telur bewarna cokelat. Kemudian bagaimana memilih bibit ayam petelur yang tepat. Gunakan bibit ayam yang sehat, bulu lebat dan rata, serta tidak memiliki kecacatan fisik.

Pastikan juga anda membeli bibit ayam petelur dari penjual yang terpercaya serta berasal dari indukan yang sehat dan unggul supaya telur yang dihasilkan juga terjamin kualitasnya. Dengan memperhatikan semua hal tersebut pada bibit ayam petelur, kemungkinan besar produksi telur memiliki kualitas yang bagus.

4. Ketahui Kandungan Pakan yang Dibutuhkan Ayam Petelur

Tips selanjutnya setelah mendapatkan bibit ayam petelur adalah anda sebagai peternak harus tahu nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh ayam petelur. Pemberian pakan yang tidak tepat dapat menghasilkan telur dengan kualitas kurang bagus.

Pada umumnya pakan ternak ayam petelur harus mengandung nutrisi seperti karbohidrat, mineral, vitamin, protein, dan kalsium. Semua nutrisi tersebut dapat dipenuhi dengan memberikan ayam petelur dengan pakan berupa campuran jagung, dedak, dan konsentrat.

Tidak hanya mencukupi kandungan nutrisi pakan, anda sebagai peternak juga harus memberikan pakan sesuai dengan porsi yang dibutuhkan. Ketika ayam kekurangan nutrisi yang menyebabkan ayam menjadi kurus, maka produksi telur tidak akan maksimal.

Namun sebaliknya keadaan ayam petelur yang terlalu gemuk dengan tumpukan lemak pada tubuh ayam akan menghambat terbentuknya telur. Jadi pastikan memberikan pakan ayam dengan kandungan dan porsi yang pas.

5. Jaga Kesehatan dan Kebersihan Ayam Petelur

Supaya kesehatan ayam petelur selalu terjaga, harus diberikan vaksin dan vitamin secara berkala. Pemberian vaksin dan vitamin bertujuan agar ayam memiliki kondisi tubuh yang kebal terhadap berbagai serangan penyakit.

Kebersihan kandang juga harus diperhatikan dengan serius. Kondisi kandang yang bersih serta dilakukan penyemprotan desifektan akan membuat ayam petelur memiliki tingkat kesehatan yang baik. Telur yang dihasilkan ayam pun akan berkualitas sehingga keuntungan yang ddidapatkan bisa maksimal.

6. Sortir Telur saat Masa Panen Tiba

Dari proses pembibitan ayam petelur perlu waktu sekitar 4 bulan hingga ayam bisa menghasilkan telur. Setelah tiba masa panen, peternak ayam petelur akan mendapatkan panen telur setiap hari. namun itu juga tergantung dengan kesehatan ayam petelur sendiri.

Setelah telur selasai di panen, usahakan jangan langsung menjualnya. Karena telur tersebut perlu dilakukan sortir sesuai dengan kualitasnya. Proses penyortiran dilakukan untuk memisahkan telur yang tidak normal dan tidak layak dijual.

Telur yang tidak normal biasanya memiliki ukuran lebih kecil atau malah lebih besar dari telur biasa. Kadang telur berbentuk lonjong atau gepeng. Maka pastikan melakukan penyortiran terlebih dahulu agar telur yang dijual kualitasnya terjaga.

Risiko Ternak Ayam Petelur

Dalam dunia bisnis selalu ada resiko yang mengintai, termasuk usaha ayam petelur. Berikut adalah beberapa resiko yang mungkin terjadi pada usaha ayam petelur.

usaha ayam petelur

1. Kematian

Usaha di bidang yang berhubungan dengan makluk hidup selalu ada resiko kematian yang mengintai. Dapat dikatakan resiko kematian merupakan resiko terbesar yang munkin terjadi pada usaha ayam petelur.

Maka pastikan anda memperhatikan serta memantau kesehatan ternak ayam petelur secara berkala. Jangan sampai ayam anda terserang penyaikit.

2. Harga Telur yang Berubah-Ubah

Usaha ayam petelur memang memiliki peluang yang menjanjikan. Namun harga telur yang tidak stabil menjadi penyebab peternak ayam petelur mengalami kerugian. Khususnya bagi peternak ayam pemula yang dalam skala kecil.

3. Musim yang Ekstrem

Musim yang tidak menentu juga menjadi kendala bagi usaha ayam petelur. Pada musim tertentu yang ekstrem akan menyebabkan kerugian. Misalnya pada musim kenarau panjang, pada musim akan terjadi krisis pakan.

Pakan ayam seperti jagung, harganya akan melambung tinggi. Untuk anda yang akan merintis usaha ayam petelur harus memperhatikan dan waspada pada musim-musim ekstem seperti itu.

4. Kurang Rajin

Resiko selanjutnya yang sering dialami peternak pemula adalah kurang rajin, malas, kurang ulet, dan lain-lain. Kondisi ini akan menghambat pertumbuhan usaha anda.

Menjalani semua bisnis, termasuk usaha ayam petelur ini dibutuhkan kegigihan dan pantang menyerah supaya usaha anda dapat bertahan dan berkembang yang nantinya akan menghasilkan keuntungan.

Ya itulah beberapa tips dalam memulai dan menjalani usaha ayam petelur. Serta resiko yang mungkin muncul dalam mejalani usaha ini. Semoga informasi ini bisa memberi semangat anda memulai usaha ayam petelur. Anda juga bisa membaca artikel usaha lain yaitu ide jualan makanan ringan.

6 Ide Jualan Makanan Ringan yang Menghasilkan Omzet Jutaan

Menjalani usaha makanan ringan bisa mendatangkan keuntungan yang menjanjikan. Banyak sekali ide jualan makanan ringan yang bisa anda jalani. Jika anda bisa menemukan makanan ringan yang sesuai selera pasar, maka akan menjadi nilai tambah bagi usaha anda.

Sudah banyak usaha makanan ringan yang dulunya berawal dari usaha rumahan kini bisa sukses dan menjangkau bebrbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahwa jualan makanan ringan bisa menjadi bisnis yang menjanjikan.

Jualan makanan ringan bisa dijalani oleh siapa saja, mulai dari karyawan sampai ibu rumah tangga. Usaha makanan ringan juga bisa menambah penghasilan anda diluar pendapatan bulanan. Modal yang diperlukan tidak terlalu besar dan jika usaha berjalan lancar akan menghasilkan keuntungan yang banyak.

Tren kuliner di Indonesia memang tidak pernah ada matinya, setiap tahun pasti akan ada jenis makanan baru yang menjadi tren di masyarakat. Makanan ringan mejadi salah satu kuliner yang terus berinovasi mengikuti selera masyarakat.

Namun dalan jualan makanan ringan tidak cukup hanya melihat tren di masyarakat saja. Sangat perlu memperhatikan kualitas dan ciri khas dari makanan ringan yang anda tawarkan.

Karena tren bersifat sementara, makanan ringan yang memiliki ciri khas dan berkualitas tentu akan mampu bertahan dalam persaingan kuliner yang kompetitif ini. Selain itu agar usaha makanan ringan anda sukses diperlukan tips memulai usaha makanan ringan.

Ide Jualan Makanan Ringan yang Populer di Masayarakat

Sudah menjadi kebiasaan bahwa masyarakat Indonesia sangat konsumtif dan dikenal suka jajan. Untuk konsumen makanan ringan beragam mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua. Hal inilah yang menyebabkan jualan makanan ringan cepat menghasilkan keuntungan.

Bagi anda yang tertarik memulai usaha jualan makanan ringan, berikut bebrapa rekomendasi makanan ringan yang bisa dijadikan usaha, baik usaha sampingan maupun usaha utama anda.

1. Usaha Pisang Nugget

jualan makanan ringan

Pisang sekarang tidak lagi hanya diolah dengan digoreng atau direbus dan dijual di warung-warung kopi. Seiring berkembangnya usaha kuliner, pisang banyak diolah menjadi berbagai inovasi makanan yang menggugah selera. Salah satunya adalah Pisang nugget.

Pisang Nugget adalah olahan pisang yang dibalut dengan adonan tepung terigu dan tepung roti kemudian digoreng agak kering. Kelebihan dari pisang nugget adalah banyaknya pilihan toping seperti cokelat, keju, nutella, oreo, dan masih banyak lagi.

Pisang nugget memiliki tekstur rasa crunchy saat digigit. Mengenahi harga jual biasanya tergantung topping yang digunakan, rata-rata pisang nugget dijual berkisaran Rp 10 ribu sampai Rp 50 ribu per porsi.

2. Usaha Salted Egg Chicken

Salted Egg Chicken merupakan makanan yang masih diminati oleh masyarakat. Makanan ini merupakan potongan daging ayam fillet yang digoreng dengan tepung lalu disiram saus telur asin dan ditambahkan telur mata sapi diatasnya.

jualan makanan ringan

Salted Egg Chicken bisa dimakan langsung sebagai camilan ataupun bisa dimakan dengan nasi putih. Tergantung selera masing-masing. Mengenahi harga jual salted egg rata mulai Rp 30 ribu keatas, Namun itu juga tergantung harga bhan utama. Karena setiap tempat memiliki harga bahan baku ayam yang berbeda.

3. Usaha Egg Cheesetart

Jajanan satu ini merupakan makanan yang bahan utamanya adalah krim keju dengan dipadukan cake yang lembut. Egg Cheesetart sekarang sedang tren dan mulai digemari oleh masyarakat. Jajanan ini awalnya mulai populer di daerah Sapporo, Hokaido, Jepang.

Cheesetart merupakan bagian dari cheese cake, memiliki perbedaan pada lapisan tart yang renyah dipinggirnya. Ketika menyantap akan terasa kelembutan pada krim kejunya.

Serta memiliki kombinasi tekstur  yang lebih menyenangkan, karena kulit cheese tart tidak hanya ada di dasar kue saja, namun juga disampingnya. Jika cheese cake lapisan berupa sponge yang lembut, sedangkan cheese tart memiliki kulit pastry yang renyah.

4. Usaha Sempol Goreng

Ide jualan makanan ringan selanjunya adalah sempol goreng. Pertama jajanan ini terkenal di Malang, Jawa Timur yang kemudian mulai tren di beberapa kota di Indonesia.

Bahan yang digunakan membuat sempol goreng ini berasal dari tepung yang dicampur daging ayam cincang lalu dibentuk pada tusuk sate menyerupai tempura.

Setelah ditempel atau dibentuk pada tusuk sate kemudian dikukus hingga setengah matang. Selanjutnya sempol tinggal dicelupkan ke telur yang sudah dikocok dan goreng sampai matang. Dalam penyajian biasanya sempol ayam dipadukan dengan saus sambal.

Untuk harga sempol goreng bervariasi tergantung ukuran sempol. Tapi umumnya sempol goreng dijual mulai Rp 1.000 per biji.

5. Jualan Makanan Ringan Aneka Keripik

jualan makanan ringan

Usaha keripik adalah usaha yang cukup mudah dimulai. Karena modal yang dibutuhkan relatif kecil dan peralatan yang dibutuhkan mudah didapatkan, juga pangsa pasar yang luas.

banyak jenis bahan yang bisa dijadikan keripik mulai dari buah hingga sayuran. Untuk mendapatkan bahan baku di Indonesia ini bisa dibilang sangat mudah sebab di Indonesia kaya akan buah-buahan dan sayuran.

Cara pembuatan keripik tidak terlalu sulit apalagi di era internet ini sangat mudah mencari resep makanan ringan termasuk resep berbagai macam keripik. Walaupun mudah tetap harus dilakukan eksperimen untuk mendapatkan krik dengan tekstur renyah dan rasa yang enak.

Pertanyaannya adalah jenis keripik apa yang potensial dan banyak digemari masyarakat. Sebenarnya semua jenis keripik itu potensial. Namun pilihlah yang mudah di ekseskusi supaya usaha keripik anda segera bisa berjalan. Beberapa jenis keripik yang populer seperti keripik pisang, keripik kentang, keripik singkong, dan berbagai jenis keripik buah.

6. Jualan Makanan Ringan Makaroni

Makaroni, siapa yang tidak mengenak jajanan satu ini. Banyak kalangan masyarakat menyukai makanan berbentuk mirip usus ini. Makaroni merupakan makanan ringan yang terbuat dari tepung terigu. Camilan ini cocok dinikmati pada waktu santai seperti saat nonton.

Selain sebagai cemilan makaroni bisanya digunakan sebagai pelengkap sebuah makanan. Makoroni bisa diolah dengan cara digoreng yang akan menghasilkan tekstur renyah dengan rasa gurih saat dimakan.

Pembuatan makaroni cukup sulit bagi pemula karena ada beberapa tahap yang harus dilakukan  dengan benar. Adonan yang dugunakan haris pas agar tercipta makaroni yang berkualitas.

Tetap menjaga kualitas makaroni anda akan meningkatkan kepercayaan pelanggan anda. Kualitas produk juga akan mempengaruhi bertahan tidaknya usaha jualan makanan ringan makaroni anda.

Bagi anda yang mau merintis usaha namun masih bingun usaha apa dan dimulai dari mana, bisa mencoba menjalankan usaha makaroni ini. Usaha makaroni bisa dijalankan dengan dua cara yaitu menjual makaroni dalam bentuk mentah atau menjual makaroni dalam bentuk yang sudah matang.

Berdasarkan dua cara tersebut menunjukkan betapa potensialnya keuntungan daripada usaha makanan ringan jenis lainya. Karena sekarang penjual makaroni sudah banyak dimana-mana, maka jika anda memilih usaha ini harus memiliki keunikan atau ciri khas yang bisa menjadi keunggulan dibandingkan produk makaroni lainnya.

Misalnya makroni anda memiliki keunikan dan keunggulan di rasa. Anda bisa menawarkan beragam rasa mulai dari original sampai rasa yang anti maintream. Namun pilihlah satu rasa yang menjadi unggulan produk anda, misal rasa pedas level 100.

Dengan begitu konsumen yang mudah mengenali produk makaroni anda. Konsumen akan datang terus menerus karena penasaran dengan makaroni yang anda tawarkan. Pada akhirnya keuntungan mendatangi anda dengan sendirinya.

Yah itulah beberapa ide jualan makanan ringan yang bisa menjadi referensi dalam anda memulai usaha. Selain daftar makanan ringan di atas masih banyak jenis makanan ringan yang bisa dijadikan usaha. Semoga informasi yang ini bisa bermanfaat bagi anda.