inilah bentuk usaha pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian
Usaha pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian ini termasuk salah satu materi dari rehabilitas lahan dan upaya peningkatan di bidang pertanian. Dan akhirnya pemerinta pun turun tangan untung ikut serta dalam meningkatkan hasil pertanian ini.
Usaha Pemerintah Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) membantu peningkatan hasil kerja pertanian melalui tiga program strategis. Ketiga programyang di maksud adalah penyediaan layananan :
- Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Adalah salah satu program dari pemerintah dalam meningkatkan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah(UMKM) yang disalurkan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan. Program KUR ditujukan untuk menguatkan kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.
Dan jika anda ingin membeli mesin perontok padi Anda bisa mencarinya di website CV RUMAH MESIN
Untuk membantu mewujudkan hal tersebut, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2007 yang berisi tentang Kebijakan Percepatan Pengembangan Sektor Riil dan Pemberdayaan UMKM. Program KUR ini secara resmi diluncurkan pada tanggal 5 November 2007. Pembiayaan yang disalurkan KUR ini bersumber dari lembaga keuangan yang merupakan Penyalur KUR. Dana yang disediakan berupa dana keperluan modal untuk kerja serta investasi yang disalurkan kepada pelaku UMKM individu.
- Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks).
Salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian dengan adanya Progam Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor) yaitu gerakan peningkatan ekspor pertanian yang digagas oleh Presiden RI dan kemudian disambut oleh Mentan Syahrul Yasin Limpo dengan program Gratieks.
- Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani).
Adalah gerakan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dengan mengoptimalkan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Kostratani adalah pusat pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi, dan peran BPP dengan memanfaatkan teknologi informasi dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional”.
Tujuan Kostratani adalah :
- menyediakan pangan untuk 270 juta jiwa, hal iniberdasarkan rilis BPS tahun 2021.
- meningkatkan kesejahteraan petani.
- mendongkrak ekspor pertanian.
itu tadi adalah usaha pemerintah untuk meningkatkan hasil pertanian. Jika Anda ingin mandiri, Anda bisa meningkatkan nya sendiri dengan menggunakan materi Ekstensifikasi Pertanian.
Berikut adalah contoh ekstensifikasi Pertanian:
- Perluasan lahan pertanian dengan pembukaan hutan baru
Membuka atau memperluas hutan yang masih tertutup atau belum dijadikan lahan pertanian. Perpindahan ladang yang dilakukan oleh masyarakat dengan menggunakan sistem nomaden sudah dilakukan sejak dulu di Indonesia. Teknik ini adalah hasil dari perluasan lahan yang mandiri.
- Perluasan lahan pertanian dengan pembukaan lahan kering
Lahan yang kering biasanya identik dengan tanah kering. Untuk meningkatkan kesuburan tanah, Anda bisa menanam tanaman yang bisa membuat tanah menjadi subur. Tanaman yang banyak di pakai yaitu jenis tanaman seperti kacang-kacangan, pohon lamtoro.
- Perluasan lahan pertanian dengan pembukaan lahan gambut
Di Indonesia,letak lahan gambut ini terdapat di daerah Sumatera dan Kalimantan. Kondisi lahan yang subur dan memiliki udara yang mencukupi, membuat lahan gambut menjadi lahan yang mungkin untuk ditanami. Hal ini digunakan agar dapat meningkatkan hasil produksi tanaman.
Kesimpulan
Rasa ingin meningkatan hasil pertanian merupakan hal yang wajar bagi para petani, banyak juga petani yang resah akan terjadinya hal ini. bahkan pemerintah pun sampai turut membantu masyarakat dengan menurunkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), dan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostra Tani).
Dan jika Anda turunan dari pemerintah itu terlalu rumit untuk Anda, Anda bisa meningkatkan hasil pertanian anda dengan mengunakan metode ekstensifikasi Pertanian