Cara Merawat AC dengan Benar Agar Lebih Awet dan Terawat
Pada artikel ini akan djelaskan mengenai cara merawat AC dengan benar.
Pengertian AC

AC adalah sebuah proses mengubah sifat-sifat udara (terutama suhu dan kelembaban). Dan AC bisa merujuk pada segala bentuk teknologi pendinginan, pemanasan, ventilasi, atau disinfeksi yang memodifikasi kondisi udara.
AC (sering terkenal sebagai penyejuk udara) adalah suatu alat, sistem, atau mesin yang dirancang untuk mengubah suhu dan kelembaban udara dalam suatu area.
(Digunakan untuk pendinginan dan kadang-kadang pemanasan tergantung pada sifat udara pada saat tertentu), biasanya menggunakan siklus refrigerasi tapi kadang-kadang menggunakan penguapan, biasanya untuk pendinginan kenyamanan dalam bangunan dan kendaraan bermotor.
Konsep dasar AC diketahui sudah diterapkan di Mesir kuno dimana alang-alang tergantung di jendela-jendela yang menyebabkan air menetes.
Penguapan air didinginkan udara bertiup melewati jendela, meskipun proses ini juga membuat udara lebih lembab. Di Roma kuno, air dari saluran air di edarkan melewati dinding rumah tertentu untuk mendinginkan ruang tersebut.
cara lainnya di Persia abad pertengahan melibatkan penggunaan tangki air dan menara angin untuk mendinginkan bangunan selama musim panas.
AC modern mulai dikenal dari kemajuan kimia / ilmiah selama abad 19. Dan pengkondisian udara skala besar pertama listrik ditemukan dan digunakan pada tahun 1911 oleh Haviland Willis.
AC sudah menjadi kebutuhan sekunder dalam kehidupan kita sehari-hari. Bayangkan saja, semua perkantoran, minimarket, bahkan ATM sudah dilengkapi dengan AC. Selain itu, AC juga dipasang di rumah pribadi agar aktivitas kita di rumah jadi lebih nyaman. Sayangnya, sama seperti peralatan elektronik lainnya, AC juga bisa rusak jika tidak dirawat dengan baik.
Nah, supaya AC di rumah Anda jadi lebih awet dan tidak mudah rusak, coba terapkan 7 cara merawat AC secara sederhana ini, yuk!
Cara Merawat AC

1. Bersihkan Filter AC
Ciri-ciri AC kotor adalah udara yang dikeluarkan tidak sedingin biasanya. Biasanya, masalah ini bisa disebabkan oleh filter AC yang kotor. Filter AC dirancang agar bisa dilepas dan dipasang dengan mudah.
Untuk membersihkan filter AC, Anda bisa melakukannya sendiri tanpa memanggil jasa pembersih AC. Filter yang terlampau kotor akan menghambat aliran udara yang keluar dari AC. Kalau dibiarkan terus menerus, maka AC akan menjadi rusak.
Waktu yang ideal untuk membersihkan filter AC yaitu 1-2 bulan sekali. Lepas filternya dan cuci dengan menggunakan air bersih dan sikat gigi bekas. Jika filternya terlalu kotor sebaiknya segera ganti dengan filter yang baru dan sesuai dengan model AC Anda.
2. Lakukan Pemeliharaan Secara Rutin
Cara merawat AC bisa dimulai dari melakukan pemeliharaan secara rutin. Agar tidak bocor lakukan perawatan dan perlindungan kepada ac agar tidak sampai bocor, maka dari itu anda harus mengetahui cara mengatasi ac bocor. Untuk melakukan pemeliharaan ini sangat disarankan untuk menggunakan tukang service perawatan AC yang sudah ahli.
Perawatan ini tidak hanya meliputi pembersihan filter, tapi juga pembersihan AC secara keseluruhan. Kalau Anda menggunakan AC split, maka mesin indoor dan outdoor-nya akan dibersihkan.
Gunakan tukang service perawatan AC ini minimal 3 bulan sekali. Maupun yang lainnya. Dengan melakukan pemeliharaan secara berkala, maka kinerja dan kebersihan AC dapat tetap terpantau. Selain itu, pemeliharaan rutin juga dapat mengurangi beban kerja AC karena bagian dalamnya terlalu kotor.
3. Pasang Termometer di Ruangan
Salah satu cara merawat AC yaitu dengan memantau kinerja AC setiap hari. Tanda-tanda AC yang hampir rusak dapat dideteksi dengan termometer yang dipasang di ruangan tempat AC tersebut berada. AC yang rusak akan mengeluarkan suhu udara yang tidak sesuai dengan pengaturan suhu yang Anda lakukan di remote AC.
Misalnya, Anda mengatur suhu AC di angka 25 derajat celcius. Namun, suhu di dalam ruangan tetap panas dan ketika mengecek suhu ruangan di termometer ternyata angkanya menunjukkan 30 derajat celcius. Bila menemukan kasus seperti ini teliti dulu permasalahannya, siapa tahu ketidaksesuaian suhu ini disebabkan karena ruangan terlalu besar atau terlalu banyak orang di dalam sebuah ruangan.
Apabila AC sudah berada di ruangan dengan ukuran yang sesuai dan tidak terlalu banyak orang di dalam ruangan tersebut, cek kembali termometernya. Jika masih tidak sesuai, segeralah memanggil jasa service AC untuk mencegah kerusakan AC yang lebih serius.
4. Menutup Pintu, Jendela, dan Ventilasi Saat Menyalakan AC
Punya kebiasaan membuka pintu atau jendela saat sedang menyalakan AC? Waspada, kebiasaan tersebut hanya akan membuat kompresor AC bekerja lebih ekstra sehingga dapat mengalami kerusakan.
Usahakan untuk selalu menutup rapat segala celah yang ada di ruangan ber-AC. Tujuannya agar AC terfokus untuk mendinginkan ruangan tersebut dan waktu yang dibutuhkan mesin kompresor untuk mengkondisikan ruangan tidak terlalu lama.
Cara ini akan meringankan tugas kompresor dengan tidak terlalu lama bekerja menyesuaikan aliran udara dari AC untuk mendinginkan ruangan. Dengan demikian, cara ini dapat mencegah kerusakan dini pada kompresor AC.
5. Cek Tekanan Freon
Freon adalah salah satu bahan pendukung untuk menentukan dingin atau tidaknya sebuah pendingin ruangan. Jika terjadi kebocoran, maka tekanan freon dapat berkurang dan hal tersebut berimbas pada AC yang tidak dingin atau justru menyebabkan AC mati-nyala dengan sendirinya.
Oleh sebab itu, cara merawat AC agar awet dan selalu dingin adalah dengan melakukan pengecekan tekanan freon setiap 6 bulan sekali. Hal ini harus dilakukan oleh orang yang ahli dan berpengalaman. Kalau terbukti tekanan freon berkurang, mintalah jasa service AC untuk menambah tekanan freon agar AC dapat bekerja dengan baik.