Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan yang Wajib Anda Coba !

Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan – Kolak pisang adalah salah satu hidangan penutup nusantara yang paling populer. Pisang kolang adalah salah satu hidangan yang diantisipasi saat berbuka puasa.

Selain cukup mengenyangkan, rasanya yang manis juga bisa membuat tubuh kembali berenergi seketika.

Saus kolak pisang memiliki campuran rasa manis dan gurih karena dihasilkan dari campuran santan dan gula aren. Meski disebut kolak pisang, tidak semua pisang cocok untuk diolah menjadi kolak.

Jenis pisang yang direkomendasikan adalah pisang kepok dewasa.

Selain memiliki tekstur yang lembut, pisang jenis ini juga memiliki rasa yang manis. Kolak pisang ini dapat disajikan hangat atau dingin.

Pada artikel Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan ini Akan saya bagikan Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan yang dapat anda lakukan di Rumah sendiri.

Penasaran bagaimana Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan ? Simak Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan berikut ini

Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan

Cara Membuat Kolak Pisang Ubi

Bahan untuk Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan

  • 2 Buah pisang Kepok (secukupnya).
  • 200 ml Susu cair.
  • 2 Sendok makan gula pasir.
  • Keju yang cukup.
  • Garam secukupnya.

Langkah dan Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan

  1. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah memotong pisang sesuai dengan selera Anda, di sini kita akan memotong irisan panjang.
  2. Mudah, Anda bisa merebus susu cair lalu tambahkan gula, air, dan garam. Kemudian aduk sampai larut dan mendidih.
  3. Akhirnya Anda bisa menambahkan pisang dan daun pandan, terus memasak sampai matang.
  4. Dan kolak tanpa santan siap dinikmati, berbuka puasa.

Tips Cara Membuat Kolak

Untuk membuat kolak pisang yang enak, gunakan pisang kental. Itu tidak terlalu mentah, tetapi juga tidak terlalu matang. Hal ini dimaksudkan agar rasa dan tekstur pisang dipadukan dengan saus kolak.

Karena kalau pisang terlalu matang akan hancur saat dimasak. Begitu juga dengan bahan pertanian lain yang digunakan, seperti ubi, singkong atau labu.

Gunakan bahan-bahan yang tidak terlalu matang atau mentah. Kemudian dibandingkan dengan menggunakan santan instan, Anda harus menggunakan santan dari kelapa tua yang diparut. Karena rasa yang dihasilkan akan berbeda.

Sekarang Anda tidak perlu lagi repot-repot menggiling kelapa sendiri dengan parut manual, karena sekarang ada parutan kelapa dan mesin pemeras yang akan sangat membantu Anda menghasilkan santan berkualitas terbaik.

Penulis selalu menekankan untuk selalu mengaduk santan dalam proses pembuatannya. Karena jika santan tidak diaduk akan pecah dan membeku, dan ini akan membuat kolak lebih mudah rusak nantinya.

Satu lagi tip untuk menjaga kolak pisang lebih tahan lama dan bisa dimakan keesokan harinya, simpan di kulkas dan panaskan jika Anda ingin memakannya.

Atau jika Anda tidak memiliki kulkas, Anda dapat memanaskan kolak di pagi dan sore hari, tetapi metode ini akan membuat kolak lebih mudah pecah karena jika dipanaskan terus-menerus kolak menjadi terlalu lunak.

Manfaat Pisang untuk Kesehatan

Manfaat Pisang untuk Kesehatan

Makanan sehat tidak selalu enak. Namun, tidak untuk buah yang satu ini. Selain bisa diolah untuk berbagai jenis minuman dan makanan, pisang juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Penasaran tentang apa saja manfaat pisang bagi tubuh? Inilah ulasannya.

Mengurangi Tekanan Darah

Mengonsumsi pisang dapat mengurangi tekanan darah tinggi, karena kulit hijau dan kuning ini mengandung sekitar 420 mg potasium.

Mengurangi Berat

Pisang kaya serat, jadi Anda tidak ingin mencicipi makanan lain. Pisang juga ternyata mengandung sejenis pati yang mengurangi nafsu makan Anda, sehingga sangat cocok untuk Anda yang sedang diet.

Risiko anemia menurun

Penderita anemia akan merasa lelah, napas pendek dan membuat wajah pucat. Kondisi ini disebabkan oleh penurunan sel darah merah dan kadar hemoglobin dalam darah.

Pisang memiliki banyak zat besi yang merangsang produksi sel darah merah. Pisang juga memiliki vitamin B6 yang mengatur kadar glukosa darah dan membantu penderita anemia.

Meningkatkan pencernaan

Pisang mudah dicerna dan tidak mengganggu saluran pencernaan. Bakteri yang terkandung dalam pisang tidak dicerna dan berakhir di usus besar, yang berfungsi sebagai media nutrisi yang efektif untuk bakteri sehat.

Jika Anda mengalami diare dan mulas, pisang juga efektif mengembalikan mineral yang hilang ketika seseorang memiliki masalah pencernaan.

Mengurangi stres

Pisang efektif dalam memperbaiki suasana hati, karena pisang mengandung triptofan yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk menerima serotonin (hormon kebahagiaan).

Setiap pisang mengandung rata-rata 27 mg magnesium. Mineral bertanggung jawab untuk menghasilkan suasana hati yang baik dan tidur.

Menambahkan Vitamin

Pisang kaya akan vitamin B6. Rata-rata, satu pisang memiliki sekitar 20% vitamin B6 yang dibutuhkan tubuh kita setiap hari.

Itu berarti membantu tubuh Anda memproduksi insulin, hemoglobin, dan asam amino yang dibutuhkan untuk membuat sel-sel sehat.

Meskipun kami berpikir bahwa jeruk dan stroberi mengandung vitamin C dalam jumlah besar, pisang sebenarnya mengandung 15% zat penting ini.

Manfaat Ubi Jalar

  1. Membantu kekebalan tubuh Selain kaya akan beta-karoten, ubi jalar juga mengandung nutrisi lain seperti vitamin C, B kompleks, zat besi, dan fosfor. “Ini membuat ubi menjadi pendorong kekebalan tubuh yang baik,” kata Emilia Achmadi, MSc.
  2. Mengatasi peradangan Meskipun tidak termasuk dalam keluarga kentang biasa, ubi jalar memiliki efek antiinflamasi. Didukung oleh beta-karoten, vitamin C, dan magnesium, ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan internal dan eksternal.
  3. Atasi bronkitis dan asma Menurut Emilia, yang juga seorang ahli gizi, kandungan vitamin C, zat besi, dan nutrisi lain dalam ubi jalar efektif untuk membantu mengatasi bronkitis. Tidak hanya itu, ubi jalar yang dipercaya membantu menghangatkan tubuh juga memiliki kemampuan membantu mengatasi bronkitis. Aroma khas yang ditemukan dalam ubi jalar efektif dalam mengatasi kemacetan dan membantu meredakan asma.
  4. Meringankan sakit radang sendi Komposisi beta-karoten, magnesium, seng, dan vitamin B kompleks menjadikan ubi jalar pilihan dalam menangani artritis. Caranya, kompres bagian yang mengalami nyeri akibat radang sendi dengan air ubi rebus.
  5. Baik untuk pencernaan Kandungan serat dalam ubi jalar juga cukup tinggi. Lebih tinggi dari jenis kentang. Meskipun kandungan seratnya cukup tinggi, kentang manis diklasifikasikan sebagai sumber makanan yang mudah dicerna.
  6. Bantu mengobati kanker Kehadiran beta-karoten, yang merupakan antioksidan dan membuat warna pada ubi jalar, dan vitamin C, merupakan komponen penting dalam membantu mengatasi kanker. Terutama untuk usus besar, usus kecil, prostat, kanker ginjal dan sejumlah kanker lainnya. 

Sekian informasi Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan dari saya. Bagaimana? Mudah bukan? silahkan anda praktekkan Cara Membuat Kolak Pisang Tanpa Santan tadi di rumah ya.

Mungkin anda juga harus Baca Cara Membuatt Kolak Pisang dan Aneka Kreasi Kolak Pisang yang Unik. Semoga seluruh keluarga suka. Maaf bila dalam artikel ini masih kurang dan banyak salah, karena saya masih belajar.