Cara Membuat Keripik Ubi Manis Nikmat Dan Sederhana

Cara Membuat Keripik Ubi Manis Nikmat Dan Sederhana

Kali ini saya akan membagikan Cara Membuat Keripik Ubi Manis. Mendengar kata manis, tentu pasti akan banyak peminatnya. Atau, bisa juga menggunakan madu bagi mereka yang tidak terlalu suka rasa manis. Disini juga akan dijelaskan apa itu ubi dan manfaatnya.

Ubi

Ubi adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi yang tinggi. Selain dimanfaatkan umbinya, daun mudanya juga bisa dibuat menjadi sayuran.

Kandungan kolin dalam ubi merupakan senyawa antiradang yang membantu mengurangi peradangan, membantu penyerapan lemak, pergerakan otot, membantu melancarkan tidur.

Cara Membuat Keripik Ubi Manis Yang Nikmat Dan Sederhana

Cara Membuat Keripik Ubi Manis Yang Nikmat Dan Sederhana

Bahan-bahan:

  • 1 kg ubi
  • 250 ml minyak goreng
  • 1 1/4 jumbo gula merah
  • 1 sdm minyak goreng
  • 50 ml air

Cara Membuat Keripik Ubi Manis:

  1. Kupas ubi lalu parut dengan mesin keripik singkong, Lalu cuci bersih.
  2. Panaskan minyak goreng,Lalu goreng ubi sedikit demi sedikit hingga kecoklatan, tiriskan.
  3. Hangatkan kembali wajan dengan api sedang, masukkan 1 sendok makan minyak. goreng, masukkan gula merah aduk – aduk sebentar, masukan air, aduk kembali hingga menjadi kental seperti karamel.
  4. Kecilkan api, dan masukkan keripik ubi, aduk merata hingga karamel tercampur semua. Matikan api, aduk perlahan.
  5. Masukan ke dalam toples yang kedap udara.

Olahan Lain Ubi Manis

1. Ubi Goreng Manis

Bahan-bahan:

  • 1  buah ubi rambat
  • 3 sendok makan terigu protein
  • 1/2 sdt garam
  • gula pasir secukupnya
  • air
  • minyak goreng

Cara Membuat Ubi Goreng Manis:

  1. Kupas ubi dari kulitnya tipis-tipis lalu cuci bersih.
  2. Haluskan semua bahan lalu aduk.
  3. Panaskan minyak didalam wajan.
  4. Celup ubi satu persatu dan masukkan didalam wajan.
  5. Goreng dengan api sedang., Lalu angkat.

2. Kolak Biji Salak

Bahan-bahan:

  • 1 kg ubi jalar
  • 100 gram tepung tapioka
  • 1 1/2 sdt garam
  • 500 gram gula merah
  • 300 ml air
  • 2 lembar daun pandan
  • 1/2 sdt garam
  • 500 ml santan

Cara Membuat Kolak Biji Salak:

  1. Kukus ubi jalar sampai matang.
  2. Kupas kulit ubi dan lumatkan sampai halus.
  3. Campur dengan tepung tapioka dan garam. Uleni hingga semua tercampur rata.
  4. Bentuk adonan menjadi bulat-bulat.
  5. Rebus air hingga mendidih.
  6. Masukkan bola-bola bijik salak yang sudah matang, lalu angkat dan tiriskan.
  7. Cincang gula merah, masak aduk hingga gula merah larut.
  8. Saring gula merah, lalu panaskan santan masukkan daun pandan dan santan. Aduk hingga hampir mendidih.
  9. Sajikan kedalam mangkuk, tuang gula merah dan santan.

4. Kue Lumpur Ubi

Bahan-bahan:

  • 250 gr ubi jalar
  • 100 gram tepung terigu
  • 250 ml santan
  • 1 butir telur
  • 100 gr gula
  • 1/2 sdt vanilla bubuk
  • 1/2 sendok teh garam
  • 100 gram margarin
  • kismis

Cara Membuat Kue Lumpur Ubi:

  1. Rebus ubi jalar hingga empuk, haluskan ubi jalar lalu lelehkan margarin.
  2. Campur semua bahan, ubi jalar halus, telur, margarin, tepung  terigu, santan, gula, garam, dan vanila bubuk.
  3. Aduk hingga semua bahan tercampur rata, Panaskan loyang dan masak adonan dengan api kecil dan beri kismis dibagian atas.
  4. Tutup loyang dan masak hingga matang, lalu pindah ke piring saji.

5. Bola-bola Ubi

Bahan-bahan:

  • 500 gram ubi
  • 80 gr tepung tapioka
  • 30 gram  tepung beras
  • 4 sdm gula
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sendok teh backing powder
  • minyak secukupnya

Cara Membuat Bola-bola Ubi:

  1. Kupas kulit ubi, lalu rebus dan kukus hingga matang.
  2. Lumat dan haluskan ubi yang sudah di kukus.
  3. Campur dengan tepung tapioka, tepung beras, gula, garam dan backing powder.
  4. Aduk dan uleni hingga semua tercampur rata.
  5. Bentuk menjadi bulat-bulat kecil, Panaskan minyak lalu goreng angkat dan pindahkan ke piring saji.
Baca Juga: Resep Keripik Ubi Jalar Kuning

Jenis Jenis Ubi

1. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi yang tinggi.

Di negara Afrika umbi jalar menjadi salah satu makanan pokok terpenting, di Asia selain dimanfaatkan umbinya, daun juga bisa dijadikan makanan seperti sayuran.

Manfaat ubi jalar mengandung kandungan serat yang dapat membantu sistem pencernaan, membuat sistem pencernaan tetap sehat. Kandungan antioksidannya membuat ubi jalar berpeluang untuk melawan beberapa jenis kanker.

2. Ubi Ungu

Ubi ini memiliki warna ungu gelap dengan rasanya yang manis dan gurih. Manfaat dari ubi ungu adalah sarat akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang penting untuk tubuh.

3. Ubi Kuning

Memiliki kuning muda atau putih kekuningan. Misalnya varietas lapis 34, varietas South Queen 27, varietas Kawagoya, varietas Cicah 16 dan varietas Tis 5125-27. tidak rata, daging umbi lebih keras dan rasanya lebih manis.

Manfaat Ubi

1. Mengendalikan Gula Darah

kandungan serat yang terdapat pada ubi jalar juga penting untuk mengatasi diabetes. Pasalnya, sebuah penelitian pada tahun 2018 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi serat memiliki risiko mengalami diabetes tipe 2 lebih rendah.

Yang sudah menginjak usia lebih dari 19 tahun untuk mengonsumsi 22.4-33.6 gram serat setiap hari. Dengan mengonsumsi ubi jalar, Anda bisa membantu memenuhi kebutuhan serat untuk mengatasi penyakit kencing manis ini.

 

2. Mengontrol Tekanan Darah

Menjaga asupan natrium agar tetap rendah sangat penting dalam menurunkan tekanan darah. Bahkan, American Heart Association menyarankan Anda untuk menghindari berbagai makanan yang memiliki kandungan garam yang tinggi.

Justru, mengonsumsi makanan tinggi kalium dapat memberikan manfaat dalam mengontrol tekanan darah.

3. Mengurangi Risiko Kanker

Dapat mengurangi risiko Anda mengalami kanker prostat, kanker usus, hingga kanker payudara. Selain itu, ekstrak kulit ubi jalar juga memiliki sifat antikanker yang semakin memperkaya manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan saat mengonsumsinya.

antioksidan yang ada pada ubi jalar dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas yang terlalu banyak dalam tubuh. Pasalnya, jumlah radikal bebas yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat memicu kerusakan sel dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kanker.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Mengurangi risiko peradangan dan obesitas. Selain itu, kandungan vitamin A dan E pada bahan makanan ini juga mendukung sistem kekebalan tubuh sehingga menguatkan kemampuan tubuh melawan penyakit. Kandungan antioksidan yang berhubungan dengan pigmen pada ubi jalar memiliki sifat anti inflamasi yang bermanfaat untuk kesehatan secara menyeluruh.

5. Meningkatkan Kesehatan Sistem Pencernaan

anyak antioksidan yang terdapat pada ubi jalar meningkatkan pertumbuhan bakteri yang menyehatkan usus. Semakin banyak jumlah bakteri ini pada usus, semakin rendah risiko Anda mengalami irritable bowel syndrome (IBS) dan diare.

Selain itu, kandungan serat pada ubi jalar juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan Anda. Makanan yang kaya akan kandungan seratnya, seperti ubi jalar, dapat membantu mengurangi risiko kanker usus dan meningkatkan rutinitas buang air besar, sehingga mencegah gangguan pencernaan seperti sembelit.

6. Meningkatkan kesehatan mata

Kulit ubi jalar mengandung tujuh kali lipat kebutuhan beta karoten harian orang dewasa. Saat mengonsumsi beta karoten, tubuh akan mengubahnya menjadi vitamin A yang akan membentuk reseptor pendeteksi cahaya dalam organ mata.

7. Meningkatkan Kinerja Otak

Ubi jalar ungu berpotensi dapat meningkatkan kinerja otak. Manfaat ubi jalar ungu ini berasal dari kandungan anthocyanin yang dapat meningkatkan memori dengan menangkal radikal bebas.

Meski demikian, riset masih dibutuhkan untuk membuktikan manfaat ubi jalar bagi kesehatan kinerja otak.

8. Memiliki Kandungan Nutrisi Yang Baik

Ubi jalar memiliki serat, mineral, dan vitamin yang tinggi. Selain itu, ubi jalar juga kaya akan antioksidan untuk menanggulangi efek radikal bebas dalam tubuh.

Radikal bebas adalah zat jahat yang dapat menimbulkan peradangan dalam tubuh dan merusak DNA.

9. Mencegah Kekurangan Vitamin A

Manfaat ubi jalar terletak pada kandungan beta-karoten-nya, yang dapat diubah menjadi vitamin A untuk tubuh. Vitamin A tidak hanya berguna untuk mata, tetapi juga berfungsi untuk menjaga sistem imun tubuh.

Kekurangan vitamin A berpotensi memicu peradangan pada pencernaan dan memperlambat kerja sistem imun tubuh.

Tips Memilih Ubi Yang Baik Dan Manis

1. Pilih Ubi Dengan Kulit Mulus

Umumnya kulit ubi tidak mulus sempurna. Saat membeli ubi di pasaran, banyak yang masih dibalut tanah bekas tanam. Namun, mulus yang dimaksud adalah bukan bebas dari tanah.

Kulit ubi jalar yang mulus berarti tanpa bekas gigitan hama sawah.
Ubi jalar yang memiliki kulit mulus akan jauh dari penyakit. Ubi jalar yang memiliki kulit tidak mulus akan mengeluarkan rasa pahit.

2. Hindari Ubi Yang Berlubang

Ubi yang tidak bagus biasanya akan memiliki lubang-lubang kecil pada bagian badannya. Hal itu pertanda bahwa ubi sudah tercemar dengan penyakit dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Lubang pada badan ubi jalar disebabkan oleh umur ubi yang sudah tua. Selain itu, tempat penyimpanan ubi yang salah pun memengaruhi kualitas ubi itu sendiri. Meski begitu, bagian ubi yang berlubang dapat dipotong dan dibuang. Sementara, bagian lainnya bisa tetap digunakan.

3. Potong Ujungnya

Kamu perlu memotong sedikit bagian ujung ubi jalar untuk mengetahui ubi tersebut bagus atau tidak. Pastikan ujung ubi tersebut berwarna sesuai dengan jenisnya, baik itu putih, merah, oranye, atau ungu.

Menurut penjual lain, Haji Rudi, ubi jalar yang tidak bagus akan memiliki bintik-bintik hitam pada bagian ujung badannya. Sama seperti ubi yang berlubang, kamu juga dapat membuang bagian bintik-bintik pada ubi dan memanfaatkan bagian lain untuk dikonsumsi.

4. Hindari Ubi Yang Masih Bergetah

Salah satu hal yang dapat ditentukan kematangannya dari ubi adalah dengan cara menghindari ubi yang masih terdapat getahnya. Kualitas kematangan dari ubi memang dapat ditandai dari apakah ada getah yang terdapat di dalamnya.

Umumnya apabila masih terdapat getah, maka bisa jadi ubi tersebut masih mentah dan kurang baik untuk dikonsumsi. Sementara, apabila kamu mencoba mengupasnya sedikit dan masih ada getah, ubi tersebut masih mentah dan akan terasa hambar.

5. Haruslah memiliki bobot yang pas

Sebelum memilih ubi yang sesuai, pastikan untuk melihat bobot yang ada pada ubi tersebut. Apabila kamu menemukan ubi yang terasa ringan saat dipegang, maka bisa jadi waktu pemanenannya telah lama sehingga zat air nya mengering. Sementara apabila justru berat, maka bisa jadi kandungan zat pati di dalamnya cukup banyak. Pilihlah ubi yang memiliki bobot pas dan sesuai.

6. Jangan Memilih Ubi Berserabut

Selain berfokus pada permukaan ubi yang mulus, kita juga perlu menghindari ubi yang memiliki serabut pada bagian kulitnya. Ubi berserabut atau berkumis merupakan indikasi bahwa ubi tersebut telah tua.

Tekstur akan cenderung lebih keras jika dibandingkan ubi yang masih muda atau baru saja dipanen. Tentunya hal ini akan menentukan kualitas dari ubi tersebut.

7. Perhatikan Bobot Dan Ukuran

Ubi yang baik adalah ubi dengan bobot yang berat di tangan. Beratnya ubi menandakan kandungan cairan di dalamnya. Jika ubi yang anda pilih cenderung ringan, kemungkinan ia sudah lama dipanen dan telah mengering.

Hal ini dapat dilihat juga dari ukuran ubi. Pilihlah ubi dengan ukuran yang sedang, biasanya ubi dengan ukuran ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang creamy. Ukuran ubi yang terlalu besar menandakan zat pati yang terlalu banyak sehingga akan memiliki rasa yang cenderung hambar.

Kandungan Gizi

Mengandung vitamin A sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh. Selain itu, ubi jalar juga menyediakan 37 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C.

Ubi jalar ukuran sedang yang sudah dipanggang hanya memiliki 105 kalori, sehingga cocok bagi Anda yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Ubi jalar juga mengandung serat dan hampir tidak mengandung lemak.

Kandungan nutrisi penting lainnya pada ubi jalar yaitu 25 persen mangan, 14 persen vitamin B6, dan 9 persen kalium.

Selain itu, ubi jalar mengandung nutrisi lain yang tak kalah penting manfaatnya, seperti:

1. Kolin

Kolin adalah zat serbaguna yang sangat penting bagi tubuh. Disebut serbaguna karena zat ini membantu proses kimiawi dalam sel saraf, membantu penyerapan lemak, serta mempertahankan struktur membran sel.

Selain itu, kolin juga bermanfaat dalam membantu gerakan otot, tidur, belajar, dan mengingat. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa manfaat ekstrak ubi jalar juga sebagai antiradang dan penangkal radikal bebas.

2. Beta Karoten

Zat ini tidak hanya memberi warna cerah pada ubi, tetapi juga memberi banyak manfaat. Beta karoten berperan dalam menunda penuaan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit, antara lain penyakit jantung, kanker, dan asma.

Beta karoten dalam tubuh diubah menjadi vitamin A. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang mengandung beta karoten dapat membantu mencegah dan memperbaiki kerusakan mata, mencegah kerusakan saraf, dan memperkuat kekebalan tubuh.

3. Serat Dan Kalium

Ubi jalar berukuran sedang mengandung 4 gram serat dan sekitar 438 mg kalium. Penting diketahui bahwa kulit ubi jalar mengandung dua zat ini. Meski kulit ubi ada yang berwarna cokelat, ungu, atau kuning, kandungan gizinya tetap sama.

Saat mengonsumsi ubi jalar, usahakan tidak mengupas kulitnya agar Anda bisa mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Demikianlah beberapa resep Cara Membuat Keripik Ubi Manis dan pengetahuan mengenai ubi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Manfaat Air Kelapa Muda Bagi Kesehatan Previous post Manfaat Air Kelapa Muda Bagi Kesehatan Agar Tidak Terkena Penyakit
cara membuat keripik ubi jalar balado Next post Cara Membuat Keripik Ubi Jalar Balado Yang Melekit