cara buat pakan kambing fermentasi basah

Cara Buat Pakan Kambing Fermentasi Basah untuk Penggemukan

Cara buat pakan kambing fermentasi basah menjadi solusi cerdas bagi peternak modern yang ingin meningkatkan produktivitas ternak tanpa harus keluar biaya besar. Selain itu, metode ini tidak hanya menghemat waktu mencari rumput setiap hari, tetapi juga memberikan nutrisi yang lebih baik untuk kesehatan dan pertumbuhan kambing.

Manfaat Pakan Kambing Fermentasi Basah

Sebelum mempelajari cara membuatnya, penting untuk memahami manfaatnya:

  1. Meningkatkan nafsu makan, aroma dan rasa yang lebih menarik membuat kambing lebih lahap makan
  2. Mempercepat penggemukan, nutrisi yang mudah diserap membantu pertumbuhan lebih optimal
  3. Meningkatkan produksi susu
  4. Memperbaiki pencernaan, probiotik alami membantu kesehatan sistem pencernaan
  5. Mengurangi bau kotoran, kotoran kambing menjadi tidak berbau menyengat
  6. Menghemat biaya pakan

Cara Buat Pakan Kambing Fermentasi Basah

1. Bahan dan Alat

Pertama-tama, siapkan bahan-bahan berikut:

  • 250-300 kg pakan serat (jerami, rumput gajah, atau gedebog pisang)
  • 20-30 kg bekatul atau dedak halus
  • 50-60 kg pakan protein (ampas tahu, kulit singkong, atau pollard)
  • 70 liter air bersih
  • 3 liter tetes tebu (molase)
  • 1 kg garam krosok
  • 5-10 tutup botol EM4 peternakan atau probiotik sejenis

Kemudian, siapkan juga peralatan berikut:

  • Wadah atau drum plastik tertutup
  • Terpal atau alas plastik besar
  • Alat pencacah rumput (opsional)
  • Ember untuk mencampur larutan

2. Persiapan Bahan Pakan Kambing

Langkah pertama, cacah semua bahan pakan serat seperti jerami atau rumput dengan ukuran 3-5 cm. Selanjutnya, ukuran yang tepat memudahkan proses fermentasi dan pencernaan kambing. Namun demikian, pastikan bahan bersih dari kotoran atau kontaminan.

3. Cara Membuat Larutan Fermentasi

Setelah itu, campurkan 70 liter air bersih dengan 3 liter tetes tebu, 1 kg garam, dan EM4 dalam ember besar. Kemudian, aduk hingga semua bahan tercampur rata. Perlu diketahui, larutan ini mengandung mikroorganisme yang akan memecah komponen kompleks dalam pakan.

4. Cara Mencampur Bahan Pakan

Berikutnya, hamparkan bahan pakan serat di atas terpal dengan ketebalan 15-20 cm. Lalu, taburkan bekatul secara merata di atasnya. Setelah itu, siram dengan larutan fermentasi menggunakan gembor atau alat penyemprot hingga seluruh bahan lembab merata. Akan tetapi, jangan terlalu basah, cukup lembab saja.

5. Proses Fermentasi

Selanjutnya, masukkan campuran yang sudah lembab ke dalam drum plastik atau wadah tertutup. Kemudian, padatkan agar tidak ada rongga udara. Setelah itu, tutup rapat wadah karena proses fermentasi memerlukan kondisi anaerob (tanpa udara). Akhirnya, simpan di tempat teduh selama 3-5 hari.

6. Pemeriksaan Hasil Pakan Fermentasi

Adapun ciri-ciri pakan fermentasi yang berhasil:

  • Bau harum khas asam fermentasi (tidak busuk)
  • Warna berubah menjadi kuning kecoklatan
  • Tekstur lemas dan tidak kaku
  • Tidak berjamur atau busuk

Tips Pemberian Pakan Kambing Fermentasi Basah

  1. Berikan secara bertahap, mulai dengan mencampur sedikit pakan fermentasi dengan pakan biasa agar kambing terbiasa
  2. Dosis yang tepat, berikan sekitar 3-4% dari berat badan kambing per hari
  3. Pembagian waktu, bagi menjadi 2-3 kali pemberian (pagi dan sore)
  4. Kombinasi pakan, tetap berikan hijauan segar atau konsentrat sebagai pelengkap
  5. Sediakan air bersih
  6. Kesalahan Saat Buat Pakan Fermentasi Kambing

Saat melakukan proses pembuatan, hindari kesalahan berikut:

  1. Terlalu banyak air, membuat pakan terlalu basah dan mudah busuk
  2. Tidak menutup rapat, udara masuk dapat merusak proses fermentasi
  3. Bahan kotor, kontaminasi dapat menyebabkan jamur atau pembusukan
  4. Fermentasi terlalu lama, lebih dari 7 hari dapat menurunkan kualitas
  5. Pemberian berlebihan

Kesimpulan

Pada dasarnya, cara buat pakan kambing fermentasi basah sebenarnya cukup sederhana dan tidak memerlukan peralatan mahal. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, peternak dapat membuat pakan bergizi tinggi yang membantu meningkatkan produktivitas kambing. Selain itu, metode ini sangat cocok diterapkan terutama saat musim kemarau. Bagi peternak yang ingin alternatif lain, cara buat pakan kambing fermentasi kering bisa menjadi pilihan dengan proses yang sedikit berbeda.

Pada akhirnya, kunci keberhasilan cara buat pakan kambing fermentasi basah terletak pada kebersihan bahan, takaran yang tepat, dan pemantauan proses fermentasi. Dengan demikian, peternak tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga mendapatkan kambing yang lebih sehat, gemuk, dan produktif. Selamat mencoba!

peluang usaha olahan kedelai rumahan Previous post Peluang Usaha Olahan Kedelai Rumahan yang Jarang Diketahui
penerapan konsep dapur hijau dan sehat Next post Penerapan Konsep Dapur Hijau dan Sehat Langkah Hidup Sehat