Mengiris Bawang Tanpa Luka Tangan yang Dapat Anda Coba
Mengiris bawang memang sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama karena risiko melukai jari atau membuat mata perih hingga berair. Namun, dengan teknik yang benar dan pemilihan alat yang sesuai, Anda bisa mengiris bawang tanpa luka tangan.
Penguasaan teknik dasar serta beberapa tips praktis akan sangat membantu dalam mempermudah proses ini, baik untuk pemula maupun yang sudah terbiasa memasak.Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda terapkan agar proses mengiris bawang menjadi lebih efektif dan bebas dari rasa khawatir.
Cara Mengiris Bawang Tanpa Luka Tangan

1. Gunakan Pisau yang Sesuai
Pilih pisau yang tajam dan ukurannya pas di tangan Anda. Pisau koki (chef’s knife) atau santoku adalah pilihan yang tepat karena mampu menghasilkan irisan rapi dengan lebih mudah dan aman.
2. Teknik Memegang Bawang dengan Aman (Metode “Cakar”)
Dalam pembuka kalian memotong bawang menjadi dua bagian. Letakkan bagian datar di atas talenan agar stabil. Tekuk jari-jari tangan yang memegang bawang ke dalam, sehingga hanya bagian kuku yang menyentuh permukaan bawang, dan buku jari menjadi pelindung dari mata pisau. Gerakkan pisau mengikuti buku jari, bukan mendekati ujung jari. Ini akan membantu Anda memotong dengan presisi tanpa risiko cedera.
3. Cara Mengiris Bawang dengan Teknik yang Tepat
Untuk hasil irisan halus
- Setelah dibelah dan dikupas, iris bawang secara horizontal dari ujung ke arah akar, tanpa memotong hingga putus.
- Lanjutkan dengan irisan vertikal, tegak lurus terhadap talenan, menggunakan teknik genggaman “cakar”.
- Di akhir, bisa anda potong menjadi melintang agar menjadi potongan kecil bisa juga kalian iris tipis sesuai kebutuhan.
Untuk potongan berbentuk cincin
- Buang kedua ujung bawang dan kupas kulitnya.
- Potong bawang menjadi melintang. Ketebalan irisan bisa disesuaikan dengan selera.
4. Tips Menghindari Air Mata Saat Mengiris Bawang
Senyawa sulfur dalam bawang dapat menyebabkan iritasi mata. Beberapa trik berikut bisa Anda coba.
- Gunakan Air: Manfaatkan air untuk menjauhkan udara penyebab iritasi.
- Gunakan Kipas: Arahkan kipas kecil ke area kerja untuk meniupkan uap menjauh dari wajah Anda.
- Kenakan Kacamata Pelindung: Kacamata dapur atau renang dapat membantu mencegah uap bawang mengenai mata.
- Potong Akar Terakhir: Karena bagian akar memiliki konsentrasi senyawa tertinggi, sebaiknya potong bagian ini setelah selesai mengiris bagian lainnya.
- Bernapas Lewat Mulut: Ini bisa membantu mengurangi uap yang masuk ke hidung dan mata.
- Nyalakan Lilin: Api dari lilin dipercaya dapat membantu membakar sebagian senyawa iritan di udara.
5. Cara Menggunakan Mesin Pengiris Bawang

Bila Anda ingin kepraktisan atau mengiris dalam jumlah besar, mesin pengiris bawang atau chopper sangat membantu untuk menghasilkan potongan seragam.
Jenis-jenis Mesin Pengiris
- Chopper Manual: Dioperasikan dengan menarik tali atau menekan tuas. Cocok untuk penggunaan ringan.
- Chopper Listrik Mini: Versi kecil dari food processor, pas untuk keperluan harian.
Langkah-langkah Menggunakan Mesin
- Siapkan bawang: Masukkan bawang dengan ukuran yang sesuai dengan yang di anjurkan.
- Pasang Pisau: Pisau harus berada pada tempat yang di anjurkan di mesin.
- Masukkan Bawang: Jangan terlalu penuh agar hasil irisan tetap merata.
- Tutup dengan Rapat: Kebanyakan mesin tidak akan menyala jika penutup belum terkunci dengan baik.
Mulai Proses
- Untuk manual, tarik tali atau tekan beberapa kali hingga mencapai tekstur yang diinginkan.
- Untuk listrik, gunakan tombol “Pulse” agar hasil lebih terkontrol. Jika ingin hasil lebih halus, tekan tombol “On” lebih lama.
Periksa Hasil: Buka dan lihat hasil irisan. Jika belum sesuai, ulangi proses sebentar.
Bersihkan Mesin: Segera cuci bagian-bagian mesin setelah digunakan, ikuti petunjuk dari produsen.