Cara Membuat Lontong Sayur Yang Sangat Enak

Cara Membuat Lontong Sayur Yang Sangat Enak

Pada ulasan saya kali ini, saya akan membahas bagaimana Cara Membuat Lontong Sayur yang enak.

Lontong adalah makanan khas dari Indonesia yang berkembang di masyarakat Jawa, terbuat dari beras yang dibungkus dalam di daun pisang dan dikukus di atas air mendidih selama beberapa jam dan jika air,

Hampir habis dituangkan air lagi demikian berulang sampai beberapa kali-kali.

Lontong umumnya disajikan dengan sate, rujak, atau juga dengan gulai kambing. Cara varian lontong yang terkenal adalah ketupat.

Ketupat (termasuk dalam olahan beras) terbuat dari beras dan dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda (janur) yang sering ditemukan sekitar hari raya Idul Fitri.

Berdasarkan tradisi Jawa, lima hari sejak hari raya Idul Fitri merupakan hari raya ketupatan, pasangan ketupat ini adalah lepet.

Karena direbus dalam daun pisang, lontong dapat berwarna hijau di luarnya, sementara itu di dalamnya berwarna putih.

Lontong banyak ditemui di berbagai daerah di Indonesia sebagai makanan alternatif pengganti dari nasi. Meski juga dibuat dari beras, lontong memiliki aroma yang sangat khas.

Mari simak ulasan kamu Cara Membuat Lontong Sayur, Sejarah Lontong Sayur, Manfaat Lontong, dan Tips Supaya Lontong bisa Empuk dan Hijau Cantik hanya di artikel kami ini…

Sejarah Lontong Sayur

Sejarah Lontong Sayur

Sejarah Asal Usul Makanan Lontong ini merupakan makanan tradisional Indonesia, Lontong terbuat dari beras yang dikukus dan di bungkus dengan daun pisang.

Karena dikukus dalam daun pisang, lontong dapat berwarna hijau di luarnya, sedangkan dalamnya berwarna putih.

Lontong banyak sekali ditemui diberbagai daerah di Indonesia sebagai pengganti nasi putih. Walau juga dibuat dari beras lontong juga memiliki aroma yang sangat khas.

Yang pasti lontong dan ketupat adalah makanan atau masakan khas asli dan original buatan Indonesia. Keasliannya tak ubahnya dengan Warok Ponorogo.

Kalaupun ada lontong dan ketupat di negara lainnya seperti negara Malaysia, Brunei, dan Singapura. Itu tidak lain adalah budaya serapan yang dibawa oleh perantau Indonesia ke negeri tersebut dari dulu kala.

Di masing-masing daerah yang terdapat di Indonesia Lontong banyak memilik perbedaan contonya saja :

1. Lontong Balap Surabaya

Lontong Balap Surabaya

Makanan yang biasanya didominasi oleh sayuran dan kecambah ini merupakan makanan berkuah ciri khas kota Surabaya yang diracik dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, bawang goreng, kecap dan sambal.

2. Kupang Lontong

Lontong Kupang

Kupang lontong adalah nama makanan khas dari daerah Jawa Timur. Makanan ini terkenal khususnya di daerah Surabaya dan juga Sidoarjo.

Bahan utama yang digunakan adalah “Kupang” yaitu hewan laut semacam kerang dan bentuknya kecil.

3. Lontong Orari

Lontong Orari

Lontong Orari biasanya dihidangkan dengan dua lontong segitiga yang berukuran lumayan besar. Kuahnya diguyur dari atas sampai menggenang di bawahnya.

Warna kuahnya memang tidak sekuning kuah dari ketupat kandangan karena tidak memakai kunyit. Lauknya adalah telur rebus dan ikan haruan goreng masak habang yang disajikan dengan piring terpisah.

4. Ketoprak Jakarta

Ketoprak Jakarta

Makanan tradisional Betawi ini memang sudah banyak penggemarnya. Potongan lontong, taburan tauge dan bihun yang di campur dengan bumbu kacang yang kental, pasti akan membuat kenyang perut anda.

Tak sulit untuk menemukan makanan ini bila anda sedang berkunjung ke Jakarta, karena hampir di setiap sudut kota Jakarta terdapat tempa-tempat yang menyediakan ketoprak jakarta.

5.Rujak Cingur

Rujak Cingur

Menu ini merupakan makanan yang sangat populer sekali di Surabaya satu porsi Rujak Cingur terdiri dari campuran lontong, tempe, cingur, irisan mentimun, mangga muda, krai (mentimun khas Surabaya), bengkoang, dan nanas.

Tak ketinggalan juga beberapa jenis sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung, dan kacang panjang.Bumbu dasar dari Rujak Cingur ialah campuran petis dan cingur, itulah mengapa rujak ini disebut rujak cingur.

Campuran itu tadi lalu ditaburi di atas lontong, sayuran, dll. Lebih nikmat lagi bila disantap bersama kerupuk.

6.Lontong Opor

Lontong Opor

Lontong opornya sangat mirip sekali dengan sajian yang secara umum juga dikenal dengan nama lontong capgomeh.

Irisan lontong ditambah dengan opor ayam dan kuahnya, sambal goreng ati-ampla, sayur buncis, dan setengah telur rebus, ditaburi bubuk kedelai.

7. Gado-Gado

Gado-Gado

Gado-gado adalah salah satu makanan yang berasal dari Indonesia yang berupa lontong dan sayur-sayuran yang direbus dan dicampurkan jadi satu, dengan bumbu atau saus dari kacang tanah yang telah dihaluskan.

Makanan itu juga disertai dengan irisan telur dan di atasnya ditaburkan bawang goreng.

Sedikit emping goreng atau kerupuk (ada juga yang memakai kerupuk udang) juga bisa ditambahkan.

8.Karedok

karedok

Karedok dibuat dengan bahan-bahan sebagai berikut antara lain adalah ketimun,lontong, tauge, kol, kacang panjang, daun kemangi, dan terong.

Sedangkan sausnya dibuat dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam, dan juga terasi.

9.Lontong Sate

Lontong Sate

Lontong sate merupakan makanan dengan hidangan utamanya adalah sate, sementara lontongnya merupakan pendamping dari sajian teesebut.

Sate yang biasa dibuat untuk sajian ini terbuat dari daging kambing dan daging sapi yang dipanggang di atas arang yang kemudian di atasnya diberi lumuran bumbu kacang dan irisan bawang merah.

Manfaat Mengkonsumsi Lontong Atau Ketupat di Hari Raya

Manfaat Mengkonsumsi Lontong Atau Ketupat

Meskipun dikenal sangat luas sebagai bangsa yang mengkonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

Dalam realitanya makanan pokok sebagian besar masyarakat tanah air berubah menjadi ketupat atau lontong saat merayakan Hari Raya Lebaran.

Jika kita tidak memasak ketupat atau lontong, seakan-akan ada yang sangat kurang dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Meskipun sama-sama terbuat dari beras, banyak orang yang menyebutkan jika lontong atau ketupat lebih dan juga sehat jika dibandingkan nasi. Apakah hal ini benar adanya?

Perbedaan dari lontong atau ketupat dengan nasi adalah teksturnya yang cenderung lebih lembut dari ketupat dan nasi.

Cara penyajian ketupat dan lontong juga cenderung lebih praktis dari yang lain. Selain itu, lontong dan ketupat juga lebih tahan lama jika dibandingkan dengan nasi.

Berbagai perbedaan yang mendasar dari lontong atau ketupat dengan nasi disebabkan oleh cara memasak ketupat atau lontong yang sangat berbeda dari nasi.

Jika nasi bisa tinggal kita masak di rice cooker setelah mencuci beras, maka ketupat atau lontong harus dimasukkan ke dalam selongsong ketupat atau daun pisang dahulu sebelum direbus hingga beberapa jam dan baru diangkat.

Perbedaan cara memasak ini ternyata bisa mempengaruhi kepadatan lontong atau ketupat sehingga bisa membuat kita seakan-akan lebih kenyang meskipun baru mengkonsumsinya dengan porsi yang sangat sedikit.

Pakar kesehatan sendiri menyebutkan bahwa  kandungan gizi dari lontong atau ketupat lebih rendah jika dibandingkan dengan nasi.

Sebagai contoh, dalam 100 gram nasi, kita dapat menemukan 180 kalori energi, 3 gram protein, 0,3 gram lemak, dan 39,8 gram karbohidrat.

Sementara itu, dalam jumlah yang sama, kita cuma akan menemukan 144 kalori, 2,7 gram protein, 0,28 gram lemak, dan 31,5 gram karbohidrat.

Melihat angka-angka ini, pakar kesehatan menyebutkan bahwa memakan lontong atau ketupat sangat bisa membantu kita dalam program diet atau menurunkan berat badan.

Resep-Resep Lontong Sayur

Cara Membuat Lontong Sayur ala Betawi

Cara Membuat Lontong Sayur ala Betawi

Bahan-bahan untuk cara membuat lontong sayur ala betawi :

  • labu siam
  • pepaya muda
  • kacang panjang
  • Kembang Kol
  • Tempe
  • Kentang
  • 1/4 buah Cabe merah keriting atau cabe merah besar 10
  • 2 Buah tomat
  • 6 Buah kemiri
  • 4 Siung bawang putih
  • 10 Siung Bawang merah ukuran besar
  • 1/2 batang terasi kemasan
  • 2 Batang Sereh
  • 4 Lembar Daun Salam
  • Santan
  • Garam
  • Gula
  • Merica
  • Lengkuas (geprek)

Pelengkap :

  • Bawang Goreng
  • Kerupuk
  • Tahu Coklat Bacem
  • Sambal Goreng
  • Daun bawang

Cara Membuat Lontong Sayur

  1. Pertama kupas dan  cuci bersih sayur,labu dan pepaya di serut sebesar korek api atau di potong korek api lalu semua bahan sayur di kukus satu demi satu.
  2. Untuk bumbu halusnya cabe dan tomat itu di kukus,setelah itu blender semua,bumbu halus beserta cabai dan tomatnya
  3. Tumis bumbu halus sampai matang dan warnanya berubah jadi menjadi gelap, masukan salam sereh dan lengkuas,sementara itu bagi dua santan kental dan cair, masak santan cair di api terpisah
  4. Setelah bumbu matang masukan ke dalam santan cair lalu sayurannya, tes rasa, masukan daun bawang, setelah mendidih beri santan kental aduk jgn sampai pecah, lalu taburi bawang goreng dan bahan pelengkapnya, sajikan

Cara Membuat Lontong Sayur ala Jawa

Cara Membuat Lontong Sayur ala Jawa

Bahan-bahan lontong :

  • Daun pisang secukupnya.
  • Beras 500 grm, cuci dulu lalu tiriskan.
  • Tusuk gigi secukupnya.

Bahan-bahan untuk sayur nya :

  • Serai 1 batang, ambil putih nya saja lalu di geprek,sebelum di masak.
  • Lengkuas 2 cm, memarkan.
  • Kacang panjang 10 lonjor, potong-potong, lalu rebus.
  • Kaldu bubuk 1 sendok makan, pilih rasa ayam.
  • Minyak goreng 3 sendok makan, untuk menumis.
  • Daun salam 2 lembar.
  • Udang 300 grm, kupas kulit nya.
  • Santan 1,500 ml.
  • Nangka muda secukupnya, kupas lalu di potong-potong dan di rebus.

Bahan-bahan bumbu di haluskan :

  • Bawang merah 8 butir.
  • Terasi goreng 1 sendok teh.
  • Merica bubuk ½ sendok teh.
  • Cabe merah besar 7 buah.
  • Bawang putih 3 siung.
  • Garam 1 sendok teh.

Bahan-bahan pelengkap :

  • Kerupuk.
  • Bawang goreng.
  • Daging ayam goreng suwir.

Untuk bahan-bahan di atas takaran secukupnya.

Cara membuat lontong :

  1. Untuk langkah yang pertama, daun pisang di gulung hingga membentuk silinder dengan ukuran diameter 3 cm, semat pada ujung nya menggunakan tusuk gigi satu saja.
  2. Terus isi lah menggunakan beras sampai ¾ tingginya daun, terus di tutup dengan menggunakan tusuk gigi lagi secara di semat.
  3. Sesudah semua daun terisi beras, lalu susun lah daun yang sudah di isi beras pada panci terus di tuangkan lah air pada panci tersebut sampai jadi terendam air semua.
  4. Masak hingga 4 sampai 6 jam hingga lontong menjadi matang. Perhatikan jangan sampai air nya jadi kering saat memasak.

Cara membuat lontong sayur ala jawa :

  1. Langkah yang pertama, minyak goreng di panaskan dahulu terus bumbu yang telah di haluskan di tumis, dan tambahkan lengkuas, serai, dan juga daun salam sampai aroma nya wangi dan harum.
  2. Berikutnya tambahkan udang dan juga kaldu ayam, nangka muda, dan kacang panjang yang keduanya telah di rebus dan di tambahkan juga, di aduk merata dan tuangkan santan, di aduk lah sebentar sampai kauh tidak pecah lagi, di masak sampai semua jadi matang, angkat.

Cara menyajikan nya lontong sayur jawa :

  1. Yang pertama, lontong di potong-potong terlebih dulu pada mangkok terus di siram menggunakan sayur pada atas lontong nya.
  2. Tambahkan suwiran daging ayam, bawang goreng dan juga kerupuk di bagian atas nya.
  3. Nah lontong sayur jawa siap untuk di hidangkan.

Tips Supaya Lontong bisa Empuk dan Hijau Cantik

Tips Supaya Lontong bisa Empuk dan Hijau Cantik

Sajian lebaran pasti akan lebih dan spesial kalau kita menyajikan lontong buatan sendiri.

Lontong yang padat, tetapi empuk dan memiliki warna hijau yangsangat  cantik. Namun, selama ini mungkin anda orang yang membuatnya karena tidak tahu cara yang tepat.

Nah, kali ini, anda tidak perlu bingung lagi. UsahaRumahan sudah merangkum 7 langkah penting yang perlu dilakukan untuk membuat lontong empuk dan berwarna hijau yang cantik itu.

Apa saja langkahnya? Simak ulasan di bawah ini, yuk.

1. Gunakan Jenis Beras Yang Bagus Dan Cuci Hingga Bersih

Lontong yang enak pasti dibuat dengan beras berkualitas. Pilihlah jenis beras yang memang sudah dikenal bertekstur yang sangat pulen, seperti rojolele, pandan wangi, dan mentik spesial.

Menggunakan beras yang pulen nantinya akan menghasilkan lontong yang tidak hanya enak saja, tapi juga empuk.

Sebelum digunakan, beras ini harus dicuci terlebih dulu sampai bersih. Anda bisa mencucinya 4-6 kali untuk menghasilkan lontong yang lebih awet dan enak.

2. Tambahkan Air Kapur Sirih

Beras yang sudah dicuci bersih kemudian ditambahkan sedikit air kapur sirih dan didiamkan selama 30 menit.

Perbandingannya 1:1. Jadi, untuk 1 kg beras, maka cukup tambahkan 1 sdm air kapur sirih saja. Penambahan air kapur sirih ini akan membantu beras menjadi lebih pulen dan melekat satu sama lain.

3. Pilih Daun Pisang Batu

Daun pisang batu adalah pilihan daun yang terbaik untuk membungkus lontong.Warnanya yang hijau tua, lembut, wangi, dan memiliki lebar yang pas.

Daun pisang lain biasanya lebih keras, sehingga rawan sobek ketika digulung saat membukus lontong.

Jemur daun pisang batu terlebih dulu sebelum dipakai supaya lebih lentur saat di gunakan. Kira-kira selama 5 menit. Setelah itu, potong-potong sesuai ukuran yang dibutuhkan lalu  dilap hingga bersih.

4. Gunakan 2 lembar daun pisang

Untuk membungkus lontong, anda perlu menyiapkan 2 lembar daun pisang yang ditumpuk; 1 lembar untuk bagian luar dan 1 lembar untuk bagian yang di dalam.

Daun pisang yang di bagian dalam diletakkan dengan cara terbalik, yakni sisi yang licin menghadap ke atas.

Sisi licin ini nanti akan bersentuhan langsung dengan beras dan memberikan warna hijau natural pada lontong.

5. Isi Beras Hingga Setengahnya Saja lalu Gulung Rapi dan Padatkan

Saat direbus nanti, beras di dalam bungkus lontong akan mengembang sendiri. Untuk itu, jangan isi bungkus lontong sampai penuh. Cukup hingga setengahnya tinggi bungkus saja.

Setelah diisi, rapihkan dan padatkan gulungan daun tersebut pisang hingga tidak ada ruang kosong. Lalu, semat kedua ujungnya dengan rapat menggunakan lidi kecil yang runcing atau bisa juga dengan tusuk gigi.

6. Rebus Dalam Posisi Berdiri Dan Terendam Air Kurang Lebih 4-5 jam

Proses merebus lontong adalah salah satu tahap terpenting. Saat akan direbus, tata lontong dalam posisi berdiri atau vertikal supaya bentuknya tidak saling tindihan dan kemudian hancur Lontongnya.

Setelah itu, tuangkan air ke panci rebusan hingga terrendam seluruh badan lontong. Ini bertujuan supaya lontong dapat matang secara merata dan sempurna. Rebus lontong selama 4-5 jam.

Jika menggunakan pressure cooker atau panci presto seperti Vicenza Pressure Cooker VP 308/8L , lontong bisa lebih cepat matang, yakni sekitar 1 jam saja.

7. Tiriskan lontong hingga dingin sebelum disantap

Ketika sudah matang, angkat lontong dari panci rebusan dengan perlahan supaya bentuknya tidak berubah dan hacur.

Tapi jangan langsung dimakan, ya. Lontong ini perlu untuk ditiriskan terlebih dahulu hingga dingin dan baru bisa di makan.

Saat ditiriskan, posisi lontong juga harus tetap berdiri seperti waktu direbus supaya seluruh air yang tersisa mengalir ke bawah semuanya. Kalau seluruh bagian sudah dingin, baru deh lontong siap untuk dimakan.

Nah, itulah 7 langkah penting yang perlu anda ketahui dan perhatikan ketika akan membuat resep cara membuat lontong sayur.

Kalau semua langkah dilakukan dengan baik,resep cara membuat lontong sayur yang enak, empuk, dan berwarna hijau bisa tersaji cantik bersama opor ayam dan sambal goreng ati di meja makan anda.

Dari ulasan diatas, anda dapat mengetahui tentang cara membuat lontong sayur, Sejarah Lontong Sayur, manfaat mengonsumsi lontong,dan tips supaya lontong bisa empuk dan hijau cantik.

Terimakasih telah membaca ulasan-ulasan dari kami dan jika anda ingin mengetahui bagaimana resep es pisang ijo,serta resep daging sapi lada hitam anda bisa menyimak pada ulasan berikut.

Bagaimana Cara Membuat Lontong Sayur di atas? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Cara Membuat Lontong Sayur tersebut.